Sebagai orang implusif, menahan diri untuk tidak bereaksi terhadap sesuatu yang indah itu sangat berat. Buktinya aku mampu menahan. Sebab terakhir kali senyum ini bermekaran, kau balas dengan
Dikasih buku gratis sama toko buku yang lagi rebranding jadi semi kafe di Ponorogo. Kasihan juga ga laku krn minat baca buku yg kurang di sini. Aku disuruh milih 1 buku dari tumpukan buku lama mereka. Lalu aku pilih Lupus krn inget Raditya. Blognya terinspirasi dri Lupus.