Temen gw kerja di Qatar, dia bilang
- Kerja di Qatar ga perlu nilai TOEFL tinggi. Broken english gapapa asal poin speaking nya nyampe
- Ga filter by kampus ternama
- Ga ada istilah orang dalam, apply online, ga perlu tes, trus interview
- Yg dicari yg punya pengalaman kerja yang relevan
- Kalopun diminta interview offline, seluruh biaya pp akmodasi dll buat interview bakal dicover
- Bidang yang dibuka juga macem”, engineering, tech sampe finance jg dibuka
- Gaada istilah gaji net atau gross, gaji gross=gaji net, gaada potongan goib apapun
- ga harus bisa bahasa Arab, org2 disana bisa speaking english
coba iseng2 apply disana, siapa tau rezeki
Pernah baca kalimat bagus :
"Jangan batasi doamu dengan logikamu, mintalah yang terasa mustahil, karena yang kamu ajak ngobrol ini bukan (manusia)."
Percaya, Allah so so so so so so so so so powerfull
Ternyata kehilangan “spark” itu
obatnya baca Al-Quran dan perbaiki sholat 🥹
QS. Al-Baqarah ayat 45: "Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat.
Dr. Gia pernah ngomong :
Peluang kita meninggal itu 100%
Sedangkan peluang kita hidup sebenarnya sangat kecil. Jadi jangan sia2kan waktu yang berharga hanya untuk overthinking
Jalani, syukuri, nikmati saat ini🥹💯✨
untuk perempuan yang ga sengaja baca tweet ini, semoga kamu menikah dengan orang yang akan selalu memilih kamu berulang kali, yang akan selalu memperjuangkan dan mengusahakan kamu di depan keluarga dan semua orang. dari banyaknya cinta yang dirayakan, semoga kamu termasuk salah satu didalamnya🤍
yes gurlss
pokonya kalo lagi pdkt maupun pcrn terus dibikin bingung, insecure dll
langsung aja cuci mindset di kepala mu dgn “my future hubby wouldn’t do that”
dijamin auto ilfil dan luntur itu perasaan🙏🏻
ternyata banyak bgt yg relate sama hal ini, semoga sekalinya hati kalian mencintai seseorang lagi, it's the right person who cherishes you, who loves you the same amount you love them. dan semisalnya kalian memilih untuk cinta diri sendiri, semoga kebahagiaan menyertai kalian.
Girls, menikahlah dengan laki-laki yang :
- Yang "ingin mengurusmu", bukan yang "ingin diurus olehmu".
- Yang ketika kamu capek, refleksnya membantu, bukan malah bertanya "terus aku makan apa?"
- Yang bisa mengurus dirinya sendiri, bukan mencari istri untuk menggantikan peran ibunya.
- Yang melihat rumah sebagai tanggung jawab bersama, bukan otomatis wilayah kerja istri.
- Yang ketika kamu sakit, sibuk mencari cara merawatmu, bukan sibuk mencari siapa yang akan mengurus kebutuhannya.
- Yang bisa mengambil keputusan, bukan semua hal harus kamu pikirkan, ingatkan, dan atur.
- Yang tidak gengsi membantu pekerjaan rumah karena tahu menikah bukan berarti punya asisten pribadi.
- Yang ingin membuat hidupmu lebih ringan, bukan menambah satu lagi manusia yang harus kamu urus.
- Yang ketika punya masalah berpikir "gimana kita selesaikan?", bukan "kamu bisa ngapain?"
- Yang tetap bisa mandiri ketika kamu sedang tidak baik-baik saja.
- Yang paham bahwa menjadi suami bukan cuma soal mencari nafkah, tapi juga hadir, melindungi, membantu, dan bertanggung jawab.
- Karena pada akhirnya, pernikahan itu seharusnya partnership, bukan perpindahan tanggung jawab dari ibu ke istri.
Semenjak belajar tauhid, omongan dan cibiran manusia itu ternyata keciiiillll banget 🤏🏻
Bener-bener sesuatu yang gak layak buat dimasukin ke hati, apalagi sampe bikin gak bisa tidur.
Semoga Allah selalu jaga kita.
Dengan isu yang beredar, jadi nambah satu doa gue di pernikahan gue nanti: dapet pasangan yang selalu memilih gue, dalam keadaan apa pun, di tengah ujian apa pun, bahkan ketika ada pilihan lain. And I’ll do the same for him. InsyaAllah Aamiin
15 HAL YANG HARUS LO LAKUIN SAMA MAMA, SELAGI BELIAU MASIH ADA.
Gak harus semuanya dilakuin hari ini. Tapi jangan sampe baru kepikiran setelah waktunya gak bisa diulang.
1. Rekam suaranya.
Rekam suara ketawanya, nasihatnya, obrolan biasa di dapur, atau cara dia manggil nama lo.
Suatu hari nanti, hal sesederhana itu bisa jadi salah satu hal paling berharga yang lo punya.
Ternyata omongan Raditya Dika yang "Gue nggak mau tahu urusan orang lain, dan gue nggak mau orang lain tahu urusan gue" itu the ultimate key to inner peace di kehidupan sehari-hari. 🧘♀️✨
sebagai alumni kutu loncat, ini valid
jangan lupa, kalo interview di calon kantor baru jangan pernah jelek2in kantor lama ya, kalo ditanya alasan resign karena looking for another kesempatan buat growth, lalu kalo ditanya apa kelebihan kamu jawabnya fast learning dan adaptable
CARA MEMBESARKAN ANAK YANG TENANG, BAIK, DAN PERCAYA DIRI.
(Terasa dari pola asuh Belanda.)
1. Ulang tahun dan kehidupan dibuat sederhana.
2. Anak tidak dibiasakan mendapatkan semua yang diinginkan.
3. Diajarkan menikmati hal kecil tanpa harus selalu membeli sesuatu.
4. Orang tua memberi pilihan, bukan selalu memaksakan keputusan.
5. Anak dibiasakan mengurus hal-hal sederhana sendiri sejak kecil.
6. Tidak setiap kesalahan langsung dibantu atau dibereskan orang tua.
7. Anak diajarkan bahwa gagal itu bagian dari belajar.
8. Pujian diberikan pada usaha, bukan hanya hasil.
9. Anak boleh menyampaikan pendapat, bahkan ketika berbeda dengan orang tua.
10. Aturan dibuat jelas dan konsisten, bukan berdasarkan mood orang tua.
11. Anak diajarkan menghargai waktu, barang, dan orang lain.
12. Tidak semua keinginan harus dipenuhi saat itu juga.
13. Anak dibiasakan bermain di luar, bergerak, dan dekat dengan alam.
14. Waktu bersama keluarga lebih penting daripada memenuhi rumah dengan barang.
15. Anak tidak dibanding-bandingkan dengan anak lain.
16. Diajarkan meminta maaf, berterima kasih, dan menghargai batasan orang lain.
17. Orang tua tidak menuntut anak selalu sempurna.
18. Anak diberi ruang untuk menjadi dirinya sendiri.
19. Mereka belajar bahwa percaya diri bukan berarti harus menjadi yang paling hebat.
20. Yang paling penting: anak merasa dicintai tanpa harus "berprestasi" terlebih dahulu.
Funfact:
Ketika depresi, paksa mandi dan lamain durasi di dalam kamar mandi nya (bebersih smpe ngosek seluruh kamar mandi). Beres mandi, pake pakaian bagus dan parfum yg menenangkan, lalu bongkar isi lemari danrapihin daleman lemari serapih mungkin.
Tertanda, survivor.
Diajarin Mindful Eating versi tante gw:
1. Bedakan kamu lapar fisik atau ga? -> tes dengan minum air kalo masih lapar berarti lapar fisik.
2. Makan yang paling kamu inginkan -> kalo mau makan bakso ya baksonya aja mienya ga usah.
3. Fokus saat makan -> jangan sambil lakuin kegiatan lain, kunyah yang benar, lihat makanannya.
4. Stop saat sudah merasa “terpuaskan” -> beda antara "satisfied" dan "stuffed”
5. Bangun pola makan & aktivitas yang konsisten.
PERMASALAHAN GEN Z SEKARANG. which one are you?
1. kehilangan spark dalam hidup
2. quarter-life crisis
3. pengen sukses tapi gatau harus mulai dari mana
4. ngerasa ketinggalan dari teman sebaya
5. overthinking soal masa depan
6. burnout padahal merasa belum mencapai apa-apa
7. susah fokus & gampang terdistraksi
8. terlalu sering membandingkan diri di media sosial
9. pengen istirahat tapi merasa bersalah karena gak produktif
10. gak tahu sebenarnya mau hidup seperti apa😭