SELAMAT JALAN, INDRO...🥀💔
Kabar duka datang dari Taman Nasional Tesso Nilo, Riau. Indro, gajah Sumatera jinak berusia sekitar 45 tahun yang selama bertahun-tahun menjadi andalan tim Flying Squad, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif.
Meski tim medis telah mengerahkan berbagai upaya, termasuk terapi infus dan tindakan resusitasi, nyawa Indro tak berhasil diselamatkan.
Indro bukan sekadar seekor gajah. Ia adalah penjaga hutan yang setia, membantu meredam konflik antara gajah liar dan manusia, sekaligus menjadi simbol perjuangan konservasi di Indonesia.
Kepergian Indro adalah kehilangan besar bagi Tesso Nilo dan bagi upaya pelestarian gajah Sumatera yang populasinya terus menghadapi berbagai ancaman.
Selamat jalan, Indro. Jasamu untuk hutan dan satwa Indonesia tak akan terlupakan. ���💔
Gue abis nonton YouTube Professor Jiang.
ternyata, setelah nonton video ini gue jadi tau, kalo banyak orang tua miskin yang salah didik anaknya.
tanpa mereka sadar, mereka sendiri yang ngunci anaknya buat tetap miskin dari generasi ke generasi.
disini gue bakal nyampein apa yang bener-bener gue tangkep dari video itu.
dia mulai dari satu pertanyaan sederhana.
"kenapa anak orang kaya cenderung sukses, dan anak orang miskin cenderung tetap miskin?"
kalian pasti mikir jawabannya karena uang?
menurut gue juga bener, tapi professor Jiang bilang jawabannya lebih dalam dari itu.
uang itu akibat. bukan sebabnya.yang bikin perbedaan bukan hartanya, tapi adalah gimana cara mereka ngasuh anak mereka sehari-hari.
dan perbedaan ini sudah ada jauh sebelum si anak masuk sekolah.
Professor Jiang nyebut ada 3 perbedaan utama.perbedaan pertama yaitu dari cara mereka ngomong.
orang tua kaya ngobrol banyak sama anaknya.
kalimatnya panjang. kosakatanya luas. penuh penjelasan dan diskusi balik.
orang tua miskin? biasanya singkat dan langsung.
"iya." "tidak." "pergi sana." kayak kurang diskusi langsung sama anaknya.
menurut gue ini bukan karena mereka nggak sayang, tapi karena mereka capek, stres, dan nggak punya energi lebih.efeknya besar banget.
anak kaya masuk sekolah dengan kosakata yang jauh lebih kaya. lebih gampang ngerti instruksi guru. lebih mudah ngekspresiin diri. lebih percaya diri ngomong di depan kelas.
anak miskin masuk sekolah dan langsung ketinggalan, bukan karena dia bodoh, tapi karena dari rumah emang nggak diajarin cara itu.perbedaan kedua yaitu dari cara sikap.
bayangin dua skenario.
anak kaya nyentuh kompor, tangannya kebakar. orang tuanya duduk, jelasin pelan-pelan.
"api itu panas, bisa bikin luka, makanya kita harus hati-hati ya."
penuh kesabaran. penuh penjelasan. anak merasa dihargai.sekarang skenario yang sama, tapi anak miskin.
"jangan pernah lakuin itu lagi atau kupukul kau!"
selesai. nggak ada penjelasan. nggak ada diskusi.
orang tua miskin cenderung otoriter dan suka memerintah, bukan karena mereka jahat, tapi karena itu satu-satunya cara yang mereka tahu.
cara yang juga dulu dipake orang tua mereka ke mereka.dan pola otoriter ini ngebentuk cara anak ngeliat dunia.
anak kaya tumbuh dengan keyakinan: "dunia ini aman, pendapatku dihargai, dan gue boleh nanya."
anak miskin tumbuh dengan keyakinan yang berbeda: "dunia ini menakutkan, orang dewasa adalah ancaman, dan gue harus nurut tanpa nanya."
bukan salah anaknya. bukan salah orang tuanya juga.
itu pola yang udah diwariskan jauh sebelum mereka lahir.perbedaan ketiga yaitu stabilitas.
orang tua kaya punya uang, jadi mereka bisa nepatin janji.
"minggu depan kita liburan ke Bali."
dan minggu depan, mereka beneran berangkat.
anak itu tumbuh dengan satu keyakinan yang sangat mendasar: dunia bisa dipercaya.
orang yang bilang sesuatu, bakal menepatinya.orang tua miskin juga berjanji.
"minggu depan kita ke McDonald's ya."
anak itu excited. nunggu-nunggu dari hari Senin, tapi minggu depannya, gaji nggak cukup. kebutuhan mendadak datang. nggak jadi.
bukan karena mereka bohong. kondisinya memang nggak memungkinkan dan dari sini semua hal lain mulai masuk akal.
kenapa anak miskin susah percaya sama guru?? susah percaya sama sistem? susah percaya sama masa depan?
bukan karena mereka lemah atau nggak mau usaha.
tapi karena dari kecil, dunia udah ngajarin mereka untuk nggak terlalu berharap.terus gue mikir, emang ada jalan keluarnya?
kata professor Jiang, ada. tapi jalannya nggak gampang.
lo harus ninggalin komunitas lo. nikah ke status lebih tinggi. atau beruntung banget dapet kesempatan yang nggak semua orang dapet.
dan untuk bisa ambil jalan itu, lo harus jadi orang yang sangat individualistis.
berani ambil risiko yang kebanyakan orang di sekitar lo nggak mau ambil.
Guys, ada pernyataan dari pejabat senior pemerintah Indonesia yang menurut gue paling mengejutkan dan paling jarang dibahas secara jujur di media arus utama.
Menko Yusril Ihza Mahendra orang nomor satu di bidang hukum dan HAM kabinet Prabowo secara terbuka menyatakan Indonesia bisa menjadi target operasi militer seperti Venezuela.
Dan kalau itu terjadi
Indonesia hanya mampu bertahan 4 hari.
Empat hari. Lalu menyerah.
Pertama konteks Venezuela yang Yusril gunakan sebagai perbandingan:
Venezuela adalah negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia.
Amerika Serikat melakukan operasi militer dan tekanan geopolitik besar-besaran ke sana bukan karena ideologi, tapi karena sumber daya energinya.
Yusril menarik paralel langsung:
Indonesia punya kekayaan energi dan mineral yang sangat besar.
Nikel, bauksit, tembaga, emas, batu bara, gas bumi semua yang dibutuhkan dunia untuk transisi energi dan industri teknologi.
Dan Amerika punya pangkalan militer di Guam yang bisa menggerakkan kekuatan dalam hitungan 6 jam menuju wilayah Indonesia.
"Kita dalam kondisi terus terang tidak siap perang. Kalau kita perang, paling kita mampu bertahan 4 hari. Setelah itu kehabisan amunisi dan menyerah."
Dan ini tentang kenapa 4 hari itu bisa terjadi dari analisis para pakar:
Guru besar hubungan internasional Connie Rahakundini menyebut beberapa kelemahan yang sangat spesifik:
70% anggaran pertahanan Indonesia habis untuk gaji personil bukan untuk alutsista, amunisi, atau teknologi. Artinya uang sebesar apapun yang dialokasikan untuk pertahanan hanya 30% yang benar-benar meningkatkan kemampuan tempur.
Stok amunisi dan logistik masih sangat terbatas.
Banyak alutsista dalam kondisi heavy maintenance tidak siap operasi segera.
Sistem pertahanan udara masih lemah dan terfragmentasi.
Integrasi intelijen antar lembaga masih jauh dari optimal.
"Kita boleh bangga punya kapal induk mini atau apapun. Tapi kita harus lihat kelemahan Indonesia. Reing sistem itu lemah.
Domain awareness terfragmentasi.
Dan stok amunisi akan jadi isu besar kalau terjadi sesuatu."
Dan ini yang paling mengejutkan bukan soal invasi tapi soal perebutan pengaruh:
Pakar geopolitik Wibawanto Nugroho menawarkan perspektif yang lebih dingin dan lebih realistis.
Indonesia tidak akan diinvasi secara militer langsung. Itu bukan cara kerja geopolitik modern antara Amerika dan China.
Yang terjadi adalah perebutan pengaruh.
Indonesia adalah prize hadiah terbesar dalam pertarungan antara Amerika sebagai kekuatan yang ingin mempertahankan dominasinya dan China sebagai kekuatan yang terus menguat.
Kenapa Indonesia jadi prize?
Posisi geografis yang mengontrol Selat Malaka dan jalur pelayaran tersibuk di dunia.
Kekayaan sumber daya alam yang sangat dibutuhkan untuk teknologi masa depan.
Populasi muslim terbesar di dunia.
Dan status sebagai negara demokrasi yang masih bisa dipengaruhi ke berbagai arah.
"Siapa yang bisa memenangkan pengaruh di Indonesia menambah chance untuk memenangkan pertarungan di Indo-Pasifik.
Indonesia itu sentral untuk mengubah dunia secara sistemik."
Dan ini yang paling mengganggu dari seluruh diskusi ini:
Analis dari Lab 45 Kristian Guntur Lebang menyoroti sesuatu yang sangat penting tapi sering diabaikan: ketidaksinkronan komunikasi pemerintah.
Di satu sisi presiden aktif berdiplomasi ke mana-mana Paris, Moskow, Washington. Membangun citra Indonesia sebagai kekuatan yang seimbang dan independen.
Di sisi lain menterinya bicara di forum terbuka yang bisa diakses siapapun di YouTube bahwa Indonesia hanya bisa bertahan 4 hari dari serangan.
Bersamaan dengan itu ada isu bandara Kertajati akan dijadikan pusat perawatan pesawat militer Amerika untuk seluruh Asia.
Ada isu proposal akses terbang menyeluruh pesawat militer AS di ruang udara Indonesia. Ada keputusan Indonesia bergabung dengan Board of Peace bentukan Trump.
Semua sinyal ini dilihat dari kacamata China atau Rusia membaca Indonesia sedang bergerak mendekati Amerika.
Sementara pemerintah masih menyebut dirinya bebas aktif.
"Ketika presiden melakukan diplomasi aktif yang di bawahnya pun harus punya sensitivitas untuk tidak sembarangan mengeluarkan pernyataan di forum terbuka.
Ini bukan soal apakah ancamannya nyata atau tidak.
Ini soal keselarasan cara komunikasi pemerintah."
Dan ini tentang tiga syarat yang harus dipenuhi agar Indonesia benar-benar bisa berdiplomasi secara independen:
Bottom line:
Yusril bicara tentang ancaman dari luar.
Tapi ancaman terbesar Indonesia bukan dari Guam yang bisa mengirim kekuatan dalam 6 jam.
Ancaman terbesar Indonesia adalah ketidakstabilan dari dalam ketika rakyat tidak percaya pada pemerintahnya, ketika pejabat-pejabatnya tidak berbicara satu suara, dan ketika kekuatan pertahanan riil jauh di bawah anggaran yang sudah dialokasikan.
Negara yang rakyatnya kompak dan percaya pada pemerintahnya jauh lebih sulit diVenezuelakan daripada negara yang anggarannya besar tapi kepercayaan publiknya sedang runtuh.
Dan itu bukan soal berapa hari Indonesia bisa bertahan dari serangan militer.
Itu soal berapa lama Indonesia bisa bertahan dari perang pengaruh yang sudah berlangsung sekarang di media, di ekonomi, di politik, dan di kepercayaan rakyat terhadap negaranya sendiri.
Before after yang paling amat sangat gue benci 😭
RAM 1.5 juta jadi 8.5 juta GADA SETAHUN. Kalo dulu gue beli 10 aja, modal 15 juta udah jadi 85 juta. Seserem itu.
GMAIL LO BUKAN PENUH. CUMA KOTOR DOANG.
Tadi storage gue udah 13.8GB dari 15GB, hampir aja bayar Google tambahan.
Eh ternyata bisa dibersihin dalam 20 menit doang, tanpa ilang satu invoice penting pun.
Langsung pake 5 filter otomatis ini:
Teman gue beli Avanza 2019.
Harga 135 juta.
Murah dikit dari pasaran.
BPKB ada. STNK ada. Pajak hidup.
Nama di BPKB sesuai KTP penjual.
Semua keliatan beres.
Langsung deal. Langsung transfer.
3 bulan kemudian.
Dia mau jual lagi karena butuh uang.
Calon pembeli baru minta cek fisik dulu.
Bareng ke Samsat.
Petugas cek nomor rangka.
Diam lama.
Terus bilang:
"Pak, BPKB ini diduga palsu."
Teman gue shock.
Kira salah baca.
Petugas tunjuk satu per satu.
Serat kertas diterawang, gak ada benang merah biru.
Nomor seri dicek di sistem, gak terdaftar.
Hologram terlalu mulus. Terlalu licin.
Palsu. Tapi hampir sempurna.
Balik ke penjual.
Nomor masih aktif hari pertama.
Jawabnya:
"Saya juga gak tau Pak, saya beli kondisi gitu."
Telepon berikutnya.
Tidak diangkat.
Berikutnya lagi.
Nomornya tidak aktif.
Lapor polisi.
Mobilnya ditahan sebagai barang bukti.
Penjual belum ketangkap.
135 juta raib.
Mobilnya raib.
Penjualnya raib.
BPKB palsu sekarang bukan kaleng-kaleng.
Kertas mirip. Hologram mirip. Tanda tangan mirip.
Mata telanjang gak akan ketahuan.
Tapi ada 3 hal yang selalu ninggalin jejak:
1. Serat kertas.
BPKB asli kalau diterawang — ada benang merah dan biru di dalam kertas.
Palsu: polos. Atau seratnya dicetak, bukan tertanam.
2. Nomor seri.
Tiap BPKB punya nomor seri unik yang terdaftar di sistem Polri.
Cek di: https://t.co/UA5mhtlZUI
Palsu: nomornya gak akan muncul. Atau muncul tapi datanya beda.
3. Tekstur cover.
BPKB asli covernya agak kasar, ada tekstur grid halus.
Palsu: terlalu mulus dan licin waktu dipegang.
Tapi cek dokumen saja gak cukup.
Nomor rangka dan mesin juga bisa dimanipulasi.
Digerinda halus. Di-stamp ulang.
Kelihatan mulus kalau cuma dilihat sekilas.
Yang bisa deteksi: senter kuat + kaca pembesar.
Sorot miring ke nomor rangka.
Kalau ada bekas gerindaan, batalkan transaksi.
Ini checklist wajib sebelum bayar:
Terawang kertas BPKB → cek serat merah biru.
Cek nomor seri BPKB → ke website Korlantas Polri.
Pegang cover BPKB → harus kasar, bukan licin.
Sorot nomor rangka pakai senter → cek bekas gerindaan.
Bandingkan digit per digit → satu angka beda = batalkan.
Minta cek fisik bareng ke Samsat → gratis, 30 menit.
TAMPARAN TERAKHIR:
Lo pegang BPKB-nya.
Tapi gak diterawang.
Lo baca nomornya.
Tapi gak dicek ke sistem.
Lo lihat hologramnya.
Tapi gak diraba teksturnya.
Semua butuh kurang dari 5 menit.
Tapi di-skip.
Dan itu yang bikin 135 juta raib semalam.
Kok bisa, banyaknya seperti itu apa ga ada yg lihat po?🤦
7 Orang Kru Odong-odong Horeg Tersengat Listrik di Cikarang, 3 Orang Tewas di Tempat.
INSIDEN TRAGIS DI CIKARANG UTARA Peristiwa nahas terjadi di Kampung Cibeureum, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, pada Selasa (2/6/2026).
Sebanyak 7 orang panjak atau kru odong-odong dilaporkan tersengat aliran listrik saat berada di lokasi kejadian. Akibat insiden tersebut, 3 orang meninggal dunia di tempat, sementara 4 korban lainnya dalam kondisi kritis dan telah dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Pihak berwenang masih melakukan penanganan dan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.
Turut berduka cita atas meninggalnya para korban. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Sementara itu, para korban yang sedang menjalani perawatan semoga segera diberikan kesembuhan.
https://t.co/GBq1r4E8RC
Istrinya sakit pinggang. 2 tahun.
dia beliin kasur baru. Rp 2 juta
Niatnya baik. Biar dia tidur nyenyak. Biar sembuh.
Gak sembuh.
Bantal ortopedi. Rp 1juta
Gak sembuh.
Kursi ergonomis. Rp 1 juta
Gak sembuh.
Sampai fisioterapis tanya satu pertanyaan:
"Ibu mandiin anaknya di mana?"
PETISI KERAS DAN KECAMAN RAKYAT SUMATERA KEPADA PLN
Atas Kegagalan Besar yang Menyebabkan Blackout Massal Sumatera 22 Mei 2026 Kami, Rakyat Sumatera yang Terzalimi, Menuntut.
PEMECATAN SEGERA DAN TIDAK HORMAT terhadap Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama PT PLN Atau kami menuntut merdeka supaya tidak terjadi ketiga kalinya blackout listrik se-pulau sumatera, pilihan ada di tangan penguasa.
Cukup sudah!
Malam Jumat, 22 Mei 2026, seluruh Sumatera gelap gulita. Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, Jambi, lampung dan puluhan kota/kabupaten lainnya hampir seluruh pulau sumatera mati lampu secara serentak. Rumah sakit berjuang dengan genset, mall kelabakan, lalu lintas chaos, sinyal mati, air bersih terhenti, bisnis rugi miliaran, dan jutaan warga menderita. Ini bukan musibah alam semata, ini kegagalan sistemik yang berulang di bawah kepemimpinan Darmawan Prasodjo
Mengapa Darmawan Harus Dicopot Sekarang?
* Rekor Kegagalan Berulang, Blackout Sumatera bukan yang pertama. Sudah berkali-kali transmisi PLN ambruk, tapi infrastruktur tetap rapuh, redundansi minim, dan pemeliharaan buruk. Sumatera kaya energi (batubara, gas, hidro, panas bumi), tapi rakyatnya sering gelap. Ironi memalukan!
* Kepemimpinan Gagal, Darmawan Prasodjo sudah bertahun-tahun memimpin PLN. Janji keandalan listrik, modernisasi grid, dan ketahanan bencana hanya omong kosong. Setiap kali blackout, dia minta maaf, janji perbaikan, lalu ulangi kesalahan yang sama.
* Abai terhadap Sumatera, Pulau yang jadi tulang punggung energi nasional diperlakukan seperti anak tiri. Sementara Jawa-Bali lebih prioritas, Sumatera dibiarkan rentan. Ini bentuk kelalaian berat yang merugikan jutaan jiwa
* Tidak Ada Akuntabilitas, Sudah saatnya budaya tak kenal mundur di BUMN diakhiri. Kegagalan berulang ini menunjukkan ketidakmampuan memimpin perusahaan sebesar PLN.
Kami Tuntut
1. Prabowo segera memecat Darmawan Prasodjo melalui RUPS dan menggantinya dengan figur kompeten yang punya track record keandalan listrik nyata.
2. Audit independen menyeluruh terhadap manajemen risiko transmisi PLN di Sumatera selama kepemimpinan Darmawan.
3. Ganti rugi kepada korban blackout (rumah sakit, UMKM, warga) dari kantong pribadi direksi jika terbukti kelalaian
4. Reformasi total sistem kelistrikan Sumatera agar tidak bergantung pada satu titik lemah transmisi.
Kata Terakhir Kami
Darmawan Prasodjo, mundurlah dengan hormat sebelum rakyat Sumatera semakin marah!
Stop jadi beban negara. Stop alibi bencana alam sementara infrastruktur Anda yang rapuh. Sumatera bukan tempat eksperimen kegagalan Anda.
Ini bukan sekadar mati lampu ini kegagalan negara dalam melindungi rakyatnya!
Perwakilan rakyat sumatera
Indepensumatera
Blackout Sumatera kemarin bikin timeline rame bukan cuma karena listrik mati. Yang bikin publik makin panik: sinyal hilang, air mati, QRIS error, semuanya ikut lumpuh bareng.
Internet langsung berubah jadi ruang distrust kolektif: "kok bisa serentak?"
"Backup system kemana?"
Mungkin yang paling bikin takut bukan blackoutnya. Tapi sadar kalau hidup digital kita ternyata serapuh itu.
Imagínate la necropsia de una persona que falleció así.
Se dice que algunas obras "necesitan una vida" para poder mantenerse de pie.
Y aunque suene como una leyenda urbana.
Han existido casos reales de trabajadores que quedaron atrapados accidentalmente dentro del concreto fresco durante colados y construcciones.
Lo perturbador es imaginar que el cemento comienza a endurecer mientras la persona sigue atrapada dentro.
Sin poder moverse.
Sin poder salir.
Imagínate lo que sentirá la persona estando atrapada ahí, sin poder ser escuchada, incluso tragando mezcla y sin poder respirar (por lo pesada de la mezcla).
Lah, Andrie Yunus gak diminta untuk disiram. Itu kan ulah dari mereka sendiri.
Kemudian, hukumannya diringankan karena terkena dampak cipratan juga?
Yap, gua yakin memang ini ada perintah.
134 warga lemas dan 1 balita meninggal usai menyantap menu MBG yang dibagikan lewat posyandu.
Program makan bergizi seharusnya menyelamatkan generasi.
Bukan malah bikin warga masuk IGD massal.
Kalau distribusi dan pengawasannya amburadul, yang dibagi bukan gizi.
Tapi bencana.