Sekarang kau tahu kan kenapa gaji guru di Indonesia cuma 60rm sebulan? Kerajaan Indon sengaja jahanamkan sistem pendidikan supaya masyarakat kekal bodoh, dan mudah digula-gulakan.
@JimlyAs Dari situ kita bisa tarik kesimpulan kan prof, kalo hukuman mati sama sekali ngga memberikan efek jera. Lagipula pemikiran kalo hukuman mati dapat memberikan efek jera, adalah pemikiran yang usang, kuno, dan udah ngga sesuai sama orientasi pemidanaan modern, prof ☺️
@JimlyAs “namun pidana mati akan timbulkan efek jera yang efektif”
Prof, di Pakistan dan india diterapkan hukuman mati bagi pelaku kekerasan seksual, harapannya bisa menekan kasus kekerasan seksual. Tapi faktanya, angka kasus kekerasan seksual justru meningkat.
Gak ada negara maju yang ekonominya ditopang sektor informal...
Di Indonesia-> MAYORITAS diisi sektor INFORMAL->pedagang kaki lima dan kerja serabutan.
Nih sektor informal, gak bikin org kaya, tapi hanya buat BERTAHAN HIDUP.
Inilah PR negara, gagal menciptakan lapangan kerja formal berkualitas dalam jumlah yg cukup...
Ironisnya, demi bersaing harga di jalanan, dagangan yang paling laris justru didominasi:
Tepung, Gula, dan Micin.
Bahkan-> Anak SD jajan pagi larinya ke CILOR
Sudahlah gak maju, gak sehat pula anak-anaknya.
Ada satu temuan lain yang mengoyak gambaran umum tentang keluarga Jawa. Secara resmi, ayah dianggap kepala keluarga, orang yang paling dihormati di rumah. Tetapi dalam kehidupan sehari-hari yang diamati Geertz, ibulah yang memegang kendali sesungguhnya, mengatur uang, mengambil keputusan rumah tangga, dan menjadi poros yang sebenarnya menahan keluarga tetap berjalan.
Jarak antara peran yang tampak dan kekuasaan yang nyata inilah yang membuat catatan Geertz terasa berbeda dari gambaran keluarga Jawa yang selama ini beredar. Di balik hierarki yang terlihat rapi, ada negosiasi diam-diam yang jarang diakui secara terbuka.