NIH BRO DAN SIS....BEDANYA:
SRI MULYANI ❌️ IHSG TERTINGGI RP 7.800 PADAHAL 14 TAHUN SEBAGAI MENTRI
PURBAYA✅️ IHSG TERTINGGI RP 9.000 PADAHAL BARU 1 TAHUN MENJABAT
PAHAMKAN🎯
Just reminding:
Ini juga yg bikin dia dimusuhi. Pernyataannya 'provokstif' bagi para bangsat yg biasa manipulasi pedapatan negara lewat pajak dan bea cukai.
Tak akan ada lagi perlindungslan bagi oknum² nakal yg selama itu dilindungi.
Bongkaaaar!! Tapi yg didapat Reshufle!! Menyedihkan...
Kecuali tempat yang memang dikhususkan untuk area merokok, area outdoor bukan berarti otomatis orang jadi bebas merokok.
Kondisi natural itu adalah udara bersih, bukan udara dengan asap rokok. Harusnya ini cukup mudah dipahami kecuali bagi yang otaknya sudah diperbudak nikotin.
Jangan Khawatir sapa pun yang kalah tapi kalian jago2 kan dan bangga2 kan.
Pada akhirnya juga akan gabung dg yang menang, gabung dg kubu yang kalian jelek2an itu.
itu da biasa dan pada akhirnya yaa semua akan bersatu🇮🇩
Israeli day in a life vlog but there was a ‘terrorist attack’
She has clean water, went grocery shopping, had full meals, access to her medication, & edited this TikTok in the comfort of a home built on stolen Palestinian land.
Gaza barely has AID. But how scary for her🥺😢
Left: Israel posted this PR picture with a disabled elderly Gazan, Bashir Hajji (75), bragging about their "humanity"
Right: Bashir's body was discovered right after, killed with 2 shots to the head & back, per his granddaughter
"He died tired, cold, thirsty & hungry" she wrote
Selamat jalan, dr. Mueen al Shurafa.
Kami memiliki beberapa kenangan manis bersama beliau dan keluarga. Saat beliau masih kuliah PPDS di Solo, beberapa kali kami melewatkan waktu bersama. Saling mengunjungi, saling silaturahmi.
Awal bertemu, beliau belum terlalu lancar berbahasa Indonesia. Saat kami ajak makan siang di sebuah restoran di Solo, beliau salah memilih menu: es kelapa muda, menjadi es kepala muda. Anak-anak saya tertawa saat itu.
Anak-anak kami saling mengenal.
"Kami tunggu kalian di Gaza," kata beliau.
Tapi, kalaupun suatu saat kami berkunjung ke Gaza, tentu sudah tak bisa bertemu. Beliau syahid kemarin, karena bom Israel membunuhnya.
Sebulan penuh, sebagai dokter anestesi, beliau sibuk di rumah sakit, menangani pasien yang membeludak. Masih ingat bagaimana suara beliau bergetar saat mengirim pesan suara beberapa hari yang lalu ke kami, "it's very bad, banyak mayat tanpa kepala, tubuh tanpa ekstremitas..."
Keluarga beliau, alhamdulillah selamat, saat ini mengungsi di Rafah. Sebulan mereka tak bertemu, dan tiba-tiba mendapat info: sang ayah telah tiada.
Wahai, Israel, wahai Amerika, wahai UK, Uni Eropa, Perancis... mau berapa lagi nyawa harus melayang?
#CeasefireNOW #StopGenocideInGaza
Gaza: “9,000 civilians have died”
Joe Biden and Sky News: “the Palestinians are massively overstating deaths for media attention - their numbers aren’t credible”
The IDF: “we think we’ve killed 20,000 people”