ada anak perempuan yg sedang sibuk meyakinkan dirinya bahwa “i can handle everything”, trust me dia sebenernya perlu someone to talk, tapi dia gabisa terbuka dengan perasaannya. dalam hatinya “please hug me” anak perempuan satu ini lagi ga baik-baik aja.
today's affirmation :
apapun bentuk pekerjaanmu, meski ngga keliatan keren, bukan dream job, atau bahkan sering diremehkan. ingat satu hal, from that job, kamu udah belajar berdiri di kaki sendiri, bayar hidupmu sendiri & tanggung jawab atas dirimu sendiri.
Lost my spark-nya lagi kenceng banget akhir-akhir ini. Lagi males ngejar apa pun, males berharap ke siapa pun. Cuma pengen menjalani hari ini karena emang masih bernapas aja. No target, no ekspektasi, cuma survive mode on.
percayalah, jadi cewe yg bisa "kerja" tuh privillege totalll. otak keasah, ga gabut, bisa manage waktu kerja & istirahat, bisa tetep grow & menghasilkan uang sendiri, bisa berkarya ga ditentukan sama umur.
i wish ketemu pasangan yang bisa ngobrolin plan soal arah hidup, growth, punya pemikiran luas, mau di ajak bertukar pikiran dan mendengarkan dengan baik, punya emotional intelligence yang baik dan mindset yang positif.
PLEASEEEE girls.. pacarilah seorang pria yang tau arti kata romantis dan memiliki provider mindset🥹🥹 kayak bukain pintu, nuruin step motor, selalu kasih bunga, menikahimu, memperlakukan mu dengan lembut, selalu mendahulukan kamu, selalu merencanakan kejutan untukmu dan yang paling penting selalu menghormati mu dengan segala cara yang dia bisaa.. cuzz YOU DESERVE ALL THAT GIRLSS!!🫵🏻🙂↕️🩷
I love it when my boyfriend proudly said
“Pacarku”
“Cewe gw”
“My bini”
“Bini gw”
“Kok bisa yg semantep ini jadi cewe gw”
like YESSSS you bagged ME. I LOVE YOU LITTLE CUPCAKE. GRGRGRGRRR. (I’m a men hater but my man gets a freepass) 🍀
manifest omongan adalah doa:
• pulang teng go
• kerja di tempat yang tepat
• gaji 15jt ++
• karir jelas
• kerja sesuai job/role
• lingkungan positif ga toxic
• perusahaan gak pelit/dzolim
• hak karyawan dipenuhi
• senin-jumat
• tanggal merah libur
bayangin di kehidupanmu
yang mandiri, tiba-tiba ketemu
seseorang yang:
“gapapa sayang ada aku”
“ngomong sama aku sayang”
“biar aku yang handle sayang”
“aku temenin ya sayang”
“sama aku terus ya sayang”
“nanti belinya sm aku sayang”