Seumpama pasang dan bulan, cinta menahannya dengan kenangan sementara kebebasan memanggilnya dari celah-celah belenggu.. yang tak lama lagi bisa Ia abaikan.
@TamagoPost ㅤ
Sinthya Anandari, 1982.
"Ibu manajer" 24/7 baik di kantor maupun di rumah. Kamu, punya kesibukan apa akhir-akhir ini? 𝘑𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘭𝘶𝘱𝘢 𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘴𝘦𝘯𝘺𝘶𝘮, 𝘺𝘢. Itu pengingat yang selalu datang dari anakku.
ㅤ
ㅤ
Sinthya, 1982.
Berteman akrab dengan dokumen, terutama CV, kadang-kadang konflik, atau benturan ambisi. Boleh Mbak tebak kerjaanmu, Nara (@analogikisah)? Pengacara atau jaksa, kayaknya, ya?
ㅤ
@analogikisah ㅤ
Betul, di bidang HRD. Khas, ya? Langsung kentara, hahaha. Oh.. jadi apa itu namanya? Bagian dari tim khusus penyelidikan gitu, ya, Nar?
ㅤ
ㅤ
Morning person. Sudah lama sepertinya sejak terakhir kali saya bisa bangun siang, Gen (@TheCoruscant), hahaha. Tapi semenjak jadi kebiasaan, saya lebih suka suasana pagi daripada malam. Saya Sinthya, salam kenal, ya?
ㅤ
ㅤ
Pernikahan bukan kunci pasti kebahagiaan kok, santai saja, Mas. Tapi kalau Mas tanya, saya sendiri kebetulan sudah menikah, sudah ada putri juga usia sembilan tahun. Salam kenal, Sebastian (@VlTAMOR)? Saya Sinthya, kelahiran 1982.
ㅤ
@TamagoPost SEBASTIAN BUMI ADRIAANSE, 1989.
Pensiunan tentara, yang sekarang jadi perawat lansia.
Lebih sering diwanti-wanti jangan dulu pensiun (lagi), daripada ditanya kapan menikah. Calon kawan sudah ditanya kapan menikah?
ㅤ
Perlahan, pasti, dan penuh pertimbangan, Sinthya bekerja dengan ritme yang hanya Ia dan ketenangan dalam ruangan itu dapat memahaminya.
Ia percaya setiap kata yang Ia telusuri, setiap kalimat yang Ia baca adalah niat dan cerita seseorang yang menunggu untuk dipahami.
ㅤ
@Forthtitude ㅤ
Istigfarnya sekali-kali, tapi bersyukurnya selalu dong, Yah? 😇
Hahaha. Nggak, nggak perlu dilaminating. Seharusnya cincin di jari kamu udah cukup berbicara, ya. Kalau ada orang-orang yang nggak ngerti juga, I can be a good teacher for a good lesson.
ㅤ