Harga diri > cinta. Sesimpel itu.
Harga diri letaknya jauh di atas cinta. Cinta yang baik seharusnya membuatmu merasa dihargai, bukan terus memohon untuk dipilih.
Jadi secinta apapun aku ke seseorang, jika dia merendahkan harga diriku. Maka, saat itu juga dia bukan apa-apa bagiku.
Move on itu beneran ada.
Dari yang nangis terus, setiap mau tidur dan bangun tidur selalu kepikiran, setiap liat sesuatu jadi deja vu… pelan-pelan pasti bisa move on. Dan di situ kamu akan belajar apa sebenarnya arti ikhlas.
Move on itu nggak usah buru-buru. Nikmati aja rasa sakitnya, rasa nahan rindunya, dipuasin aja nangis-nangisnya. Semua cuma butuh waktu. Jangan libatin orang baru buat nyembuhin luka itu. Sembuhin sendiri aja. Bener-bener nikmatin segala prosesnya, sampai di suatu titik kamu berhenti menangis.
Dan di situ, pelan-pelan, kamu bakal nemuin lagi versi dirimu yang sempat hilang.
And find your sparks again.
Pada akhirnya, hubungan yang sehat bukan membuat kita tidak pernah cemas, melainkan membuat kita tahu bahwa ketika kecemasan itu muncul, kita tidak harus menghadapinya sendirian.
Ada pasangan yang mau mendengar, menjelaskan, dan tetap memilih untuk bertahan bersama. Itu yang sering membuat seseorang merasa, "Aku aman di hubungan ini." ♥️
satu hal yang paling gua ga suka itu dicuekin. kalau emang sibuk, bilang aja. kalau lagi ga mood ngobrol, bilang aja. kalau udah bosen atau gamau sama gua lagi, ya tinggal BILANG. intinya KOMUNIKASI.
Kalau ditanya, hubungan seperti apa yang aku inginkan? Aku cuma pengen hubungan yang tenang. Nggak ada kebohongan, nggak ada rahasia yang disembunyikan, nggak ada orang ketiga, dan nggak ada hati yang masih tertinggal di masa lalu. Cukup ada aku, kamu, dan komitmen untuk saling menjaga.
Karena menurutku, hubungan yang paling membahagiakan bukan yang penuh drama, tapi yang penuh rasa aman. Saat dua orang sama-sama jujur, saling percaya, dan memilih setia setiap hari, itu sudah lebih dari cukup.
ada waktunya untuk berharap, ada juga waktunya untuk berhenti.
ada waktunya untuk memperjuangkan, ada juga waktunya untuk mengikhlaskan.
jika sudah tidak diinginkan lagi ya pergi, jangan malah bertahan.
jangan membuat penyakit sendiri, harus tega, jangan kalah dengan perasaan.
setara yang aku maksut yaitu ketika menemani seseorang untuk berproses kita juga harus ikut berproses. dan kita hanya butuh pasangan yang grow up together, bisa diajak kerjasama, komunikasi, deeptalk, tukar pikiran, dan saling support. bukan yang “aku emang gini orangnya”
Cowoknya gila kerja, disiplin, dan punya target yang jelas. Cewenya jago bisnis, ngerti money management, melek investasi, dan tahu gimana cara grow capital.
Dua-duanya gak cuma sibuk cari cuan, tapi juga sibuk bangun masa depan. That’s literally power couple energy.
semogaaa suatu hari kamu ketemu sama seseorang yg akan terus melihat kamu tanpa alasan transaksional, seseorang yg gaakan pergi, seseorang yg nyebut nama kamu tiap hari di doa-doa ungkapan syukurnya
Vino G Bastian:
"ketika jatuh cinta sama seseorang, kamu bakal mat* rasa sama yang lain. tapi kalo kamu masih suka sama yang lain, berarti kamu belum cinta"
respect banget sama orang yang sadar kalo dirinya belum siap untuk menjalin hubungan dengan siapa-siapa, sehingga dia lebih memilih untuk jeda dan fokus merapikan kualitas hidupnya dulu. tujuannya cuma satu; supaya nanti pas waktunya tiba, dia udah berhasil menjadi versi terbaik yang sepadan dan setara dengan pilihannya