Laporan langsung media Internasional Al Jazeera dari lokasi gempa di Flores,NTT.Jelas menelanjangi kebohongan pemerintah soal penanganan bencana.
**Pemerintah radue isen blas
rangkuman gebrakan skynani di fanmeeting malam ini (bagi yang udah tidur):
- sky bawain 'all in' nya phuwin dan nani ikut nyanyi jadi backing vocal nya sky
- sky berlutut melamar nani ()
- skynani main game rebutan kursi dimana ketika musiknya berhenti mereka harus rebutan kursi kosong, tapi kata sky mereka bisa duduk berdua di satu kursi and they REALLY DID THAT ()
- SKYNANI PIGGYBACK ()
SKYNANI FALLING IN ROME
#SkyNani1stFMinRome
minta doa nya ya teman" semoga segera diturunkan hujan, kabut asap makin tebal dada udh mulai sesek, mata mulai perih. kebakaran udh mulai masuk dkat permukiman dan beberapa wilayah ada yg blm padam jg...
RIP SUAKA MARGASATWA KERUMUTAN!
Rumah Harimau Sumatera Lenyap Jadi Arang!
Mencekam dan membagikan kebiasaan lama yang tak pernah usai: Suaka Margasatwa Kerumutan di Riau salah satu benteng pertahanan terakhir ekosistem alam dan habitat Harimau Sumatera kini luluh lantak dibakar oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab!
Pohon-pohon hijau yang tinggi menjulang berubah jadi hamparan arang hitam. Tak ada lagi naungan bagi satwa langka, semuanya ludes dilahap si jago merah karena keserakahan manusia.
📍 Realita Pahit & Rincian Krusial yang Harus Dibuka ke Publik:
1. Pembunuhan Pelahan Harimau Sumatera & Satwa Endemik
Kerumutan bukan sekadar HUTAN KAYU BIASA, melainkan kawasan konservasi benteng habitat Harimau Sumatera yang statusnya sudah Sangat Terancam Punah. Saat rumah mereka dibakar, satwa ini terdesak keluar menuju permukiman warga yang ujung-ujungnya berakhir dengan konflik, perburuan, atau kematian.
2. Pola Lama: Bakar, Lenyap, Lalu Jadi Perkebunan Sawit?
Kita semua tahu pola sistematis ini: Hutan lindung/suaka dibakar -> statusnya dianggap rusak/kritis -> lalu tiba-tiba diusulkan alih fungsi jadi kawasan perkebunan kelapa sawit atau konsesi industri. Butuh waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk memulihkan ekosistem gambut dan hutan Kerumutan, itu pun JIKA tidak diubah statusnya secara senyap oleh oligarki!
3. Di Mana Ketegangan Penegakan Hukum?
Riau kembali membara, dan yang dikorbankan adalah ruang hidup masyarakat adat, kualitas udara, serta keanekaragaman hayati. Penangkapan eksekutor lapangan saja TIDAK CUKUP jika aktor intelektual dan pemodal di balik pembakaran kawasan konservasi ini tidak diseret ke meja hijau dan dimiskinkan!
Semoga masih ada keajaiban bagi harimau dan satwa-satwa lainnya untuk selamat dan menemukan ruang baru. Namun, sampai kapan kita cuma bisa ngucapin PRAY FOR KERUMUTAN?
Apakah kasus Kerumutan ini bakal menguap begitu saja seperti karhutla tahun-tahun sebelumnya? Suarakan dan tanyakan keberadaan penegak hukum
Ternyata beneran ada part dia nahan ketawa.
Tinggal nyari fancam pond sebelum helikopter 😭
Soalnya kemarin ada fans thai notis phu nahan ketawa karna liat ada bapak bapak naik helikopter di impact arena 🥲
https://t.co/2O3k8haDvn
❗️ Update Bantuan Gempa NTT❗️
Siang hari ini, tim relawan humanies masih meneruskan bantuan dari masyarakat Indonesia ke Kampung Longkodoang
📍Kec. Lamba Leda Utara, Kab. Manggarai Timur
Mari teruskan kebaikan melalui:
https://t.co/8rLUQr6D6D