Yuk kita bahas,
APA ITU CROSSCHAIN, MULTICHAIN, dan OMNICHAIN?
๐ถ SECARA UMUM
Mereka bertiga ini adalah teknologi yang menjadi solusi blokchain dalam hal Interoperabilitas.
Masih inget kan apa itu Interoperabilitas?
Interoperabilitas itu topik mengenai hubungan antar blokchain, bagaimana antar blokchain itu saling terhubung atau berkomunikasi, itulah Interoperabilitas dalam dunia blokchain.
Inget aja, kata kuncinya ada di "hubungan", tidak mesti blokchain, bisa aja antar DApps.
Lanjut, sekarang kita akan bahas mereka bertiga.
๐ถ CROSSCHAIN
Crosschain adalah teknologi yang memungkinkan antar blokchain itu saling berinteraksi dan berkomunikasi satu sama lain.
Jadi, teknologi ini perannya menghubungkan antar jaringan blokchain supaya bisa saling berinteraksi. Karena beda jaringan beda kebijakan kan?
Inget aja kalimat kuncinya,
"Antar blokchain dapat berinteraksi"
Contoh:
Bridge.
Kalian tau bridge kan?
Bridge = Jembatan
Perannya menjembatani antar blokchain.
Misal,
kalian punya BTC, tapi mau transaksi di jaringan ETH. Nah, karena BTC ini beda jaringan dengan ETH, supaya BTC ini bisa dipake di jaringan ETH kalian perlu nge"bridge" terlebih dahulu BTC ini ke jaringan ETH. Baru deh BTCnya bisa dipake dalam jaringan ETH.
Kenapa perlu di"bridge"?
Karena beda jaringan. Beda jaringan pasti beda kebijakan/protokol, teknologi, dll. Indonesia sama Singapur juga beda kan? Istilahnya gitu.
Cara kerjanya,
Coin BTC yang kita punya tadi dibungkus dulu menjadi BTC versi jaringan ETH, jadilah BTC versi jaringan ETH. Dengan begitu, BTCnya bisa dipake dalam jaringan ETH.
Kalian tau kan $WBTC / Wrapped BTC? Sesuai namanya, "Wrapped", dibungkus, itu adalah contoh BTC yang dibungkus dulu baru bisa dipakai di jaringan lain selain BTC.
Contoh Projek:
Buanyak. Biasanya tiap jaringan ada fasilitas bridgenya masing-masing.
$ATOM dengan IBCnya
$DOT dengan Parachainnya.
Dan lain-lain.
๐ถ MULTICHAIN
Berbeda dengan crosschain yang hanya dapat menghubungkan antar blokchain supaya bisa saling berinteraksi, Multichain adalah teknologi yang menghubungkan berbagai blokchain secara langsung, secara mulus dalam satu ekosistem. Ga cuman antar blokchain, tapi berbagai blokchain.
๐ฃ๏ธ: "Wah, kok bisa tuh bg?"
Karena sudah terintegrasi dalam satu ekosistem. Blokchain yang saling terhubung ini juga tetap memiliki identitas dan Tujuannya masing-masing. Jadi tetap independen, tidak tercampir satu sama lain.
Inget aja kalimat kuncinya,
"Terintegrasi dalam satu ekosistem"
Ibaratnya,
Seperti organisasi ASEAN yang menyatukan Asia Tenggara. Karena sudah terintegrasi dalam satu organisasi yang sama, Indonesia, Malaysia, Singapur, dan negara lainnya dapat terhubung satu sama lain secara mulus ketimbang Indonesia dengan negara Eropa. Kalau kita mau pergi ke US pun ngurus visanya aja ribet.
Dapet ya konsepnya?
Contoh Projeknya:
๐ธ $ATOM dengan Cosmos Hub.
Di dalam cosmos hub ada $TIA, $INJ, $SEI, dll.
๐ธ $DYM dengan Dymension Hub
๐ถ OMNICHAIN
Nah, kalau ini versi lebih sempurna dari crosschain & multichain.
Kalau crosschain mesti ngebridge supaya bisa saling berinteraksi antar blokchain.
Kalau multichain, berbagai blokchain dapat terhubung secara mulus. Tapi mesti satu ekosistem.
Kalau omnichain,
Teknologi yang dapat menghubungkan berbagai blokchain dan tidak mesti satu ekosistem, tapi berbagai blokchain yang dipasangkan dengan teknologi ini.
Ditambah, coin yang ada di blokchain A tidak mesti di bungkus-bungkus lagi kayak bridge, tapi bisa langsung dikirim dan dipake secara langsung walaupun berbeda jaringan.
Misal,
Kita punya BTC dan mau dipake di jaringan ETH, kalau pakai cara normal kita mesti ngebridge seperti pada crosschain. Nah, dengan teknologi omnichain ini, BTC yang kita punya tadi tidak mesti dibridge lagi, tapi bisa langsung dikirim dan dipake secara normal di jaringan ETH.
Jadi, BTC yang kita punya ini coinnya memang asli dari jaringan BTC, bukan coin BTC yang dibungkus dengan jaringan ETH dulu, namanya "native coin".
Dengan adanya omnichain ini, selain dapat terhubung ke berbagai blokchain secara mulus, keaslian coin yang kita punya tetap terjaga walaupun berbeda jaringan.
Tapi, teknologi Omnichain ini masih dalam tahap pengembangan/butuh pengembangan lebih lanjut, belum sempurna. Karena pastinya ribet kan menghubungkan berbagai blokchain sedangkan masing-masing blokchain punya teknologi dan protokol berbeda-beda.
Ibaratnya,
Visa Indonesia aja tidak bebas ke berbagai negara kan? Mesti kerjasama lebih lanjut lagi kalau mau terhubung dengan mulus. Karena berbagai negara punya kebijakannya masing-masing dan kultur yang berbeda.
Contoh Projek:
๐ธ $ZETA
๐ธLayerZero
๐ถ PENUTUP
Memang saat ini berbagai blokchain masih bersaing satu sama lain untuk menjadi ekosistem blokchain yang terdepan.
Tapi, pastinya kedepan akan banyak bermunculan projek inovatif seperti omnichain yang dapat menghubungkan berbagai blokchain secara muluss, contohnya $ZETA & LayerZero yang sudah memulai projek omnichain ini.
Semoga ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐บ๐ฎ๐ป๐ณ๐ฎ๐ฎ๐.
๐๐๐ง๐๐ข๐๐ก ๐๐จ๐๐๐ก๐๐๐ "๐๐ฅ๐ฌ๐ฃ๐ง๐ข๐๐จ๐ฅ๐ฅ๐๐ก๐๐ฌ"
๐ฃ๏ธ: "๐๐ผ๐ต ๐ฏ๐ด, ๐๐ถ๐๐ฐ๐ผ๐ถ๐ป ๐ฎ๐ฝ๐ฎ๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ผ๐ป๐ด ๐ธ๐ฎ๐น๐ฎ๐ ๐ฏ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฐ๐ฟ๐๐ฝ๐๐ผ?"
Sabar-sabar, yang dimaksud disini adalah,
๐๐ถ๐๐ฐ๐ผ๐ถ๐ป ๐ถ๐๐ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ฏ๐ฒ๐ฑ๐ฎ ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ "๐ฐ๐ฟ๐๐ฝ๐๐ผ๐ฐ๐๐ฟ๐ฟ๐ฒ๐ป๐ฐ๐" ๐๐บ๐๐บ๐ป๐๐ฎ.
Apa alasannya?
๐ถ ๐ฃ๐ฆ๐๐๐ข๐๐ข๐๐๐ฆ
"Cara Pandang" atau "Pola Pikir" investor itu sendiri berbeda terhadap Bitcoin dan Altcoin.
Bitcoin sering dianggap sebagai "๐๐บ๐ฎ๐ ๐ฑ๐ถ๐ด๐ถ๐๐ฎ๐น" atau "๐๐ค๐ก๐ 2.0".
Kalian tau kan, emas?
Kenapa orang beli emas?
Apa alasannya orang menyimpan emas?
Karena harganya dianggap akan ๐ป๐ฎ๐ถ๐ธ ๐๐ฒ๐ฟ๐๐ dan menjadi ๐๐ฒ๐บ๐ฝ๐ฎ๐ ๐บ๐ฒ๐ป๐๐ถ๐บ๐ฝ๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฒ๐ธ๐ฎ๐๐ฎ๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐ฎ๐บ๐ฎ๐ป.
Berlaku juga untuk $BTC. Itulah kenapa bitcoin dianggap sebagai aset "Safe Heaven" atau "Aset penyimpan kekayaan".
Emas dan BTC sama-sama ๐ฑ๐ถ๐ด๐๐ป๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป untuk ๐บ๐ฒ๐ป๐๐ถ๐บ๐ฝ๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐บ๐ฒ๐น๐ถ๐ป๐ฑ๐๐ป๐ด๐ถ ๐ธ๐ฒ๐ธ๐ฎ๐๐ฎ๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ธ๐ฒ๐ป๐ฎ๐ถ๐ธ๐ฎ๐ป "๐ถ๐ป๐ณ๐น๐ฎ๐๐ถ".
Nah, dari sini kita jadi paham kan kalau $BTC itu berbeda dengan "Altcoin".
๐ฃ๏ธ: "๐๐ต๐บ๐บ, ๐ถ๐๐ฎ ๐๐ถ๐ต ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ฏ๐ฒ๐ฑ๐ฎ. ๐ง๐ฎ๐ฝ๐ถ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ฏ๐ฒ๐ฑ๐ฎ ๐ด๐ถ๐บ๐ฎ๐ป๐ฎ ๐๐ฎ ๐ฏ๐ด ๐บ๐ฎ๐ธ๐๐๐ฑ๐ป๐๐ฎ?"
Berbeda.
Kita beli altcoin bukan untuk hal-hal kayak tadi kan? Bukan untuk melawan inflasi kan?
Kita ๐ฃ๐๐ฆ๐ง๐ beli altcoin dengan pikiran untuk "๐ฐ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ฐ๐๐ฎ๐ป". Betul atau betul banget?
Pada altcoin pun kita ber"๐๐ฝ๐ฒ๐ธ๐๐น๐ฎ๐๐ถ",
๐ฃ๏ธ:"๐๐น๐๐ฐ๐ผ๐ถ๐ป ๐บ๐ฎ๐ป๐ฎ ๐๐ฎ ๐๐ด ๐ฏ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐น ๐๐ฒ๐ฟ๐ฏ๐ฎ๐ป๐ด ๐ญ๐ฌ๐ฌ๐ ?"
๐ฃ๏ธ:"๐๐น๐๐ฐ๐ผ๐ถ๐ป ๐บ๐ฎ๐ป๐ฎ ๐๐ฎ ๐๐ด ๐ธ๐ฎ๐น๐ฎ๐ ๐ฑ๐ถ๐๐ฎ๐ฟ๐ผ ๐ญ ๐ท๐๐๐ฎ ๐ท๐ฎ๐ฑ๐ถ ๐ญ๐ฌ๐ฌ ๐ท๐๐๐ฎ?"
Bener atau bener banget?
Dan, yang namanya "spekulasi" itu lebih rentan untuk turun daripada yang sudah terpercaya seperti Bitcoin. Karena di altcoin sebagian besar orang hanya sekedar ๐บ๐ฒ๐ป๐ฐ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ฝ๐ฟ๐ผ๐ณ๐ถ๐, bukan untuk nge"hold" atau "mempertahankan".
Jadi, kalau altcoin turun dalam sangatlah wajar. Ga butuh banyak alasan, sesimpel karena orang "๐ฉ๐๐ ๐ ๐ฅ๐ง๐ค๐๐๐ฉ" aja udah cukup jadi alasan.
๐ถ ๐ฃ๐๐ก๐จ๐ง๐จ๐ฃ
Dari cara pandang dan pola pikir orang terhadap Bitcoin dan altcoin bisa kita simpulkan,
๐๐ถ๐๐ฐ๐ผ๐ถ๐ป = "๐ฆ๐ฎ๐ณ๐ฒ ๐๐ฒ๐ฎ๐๐ฒ๐ป" ๐ฎ๐๐ฎ๐ "๐ฝ๐ฒ๐ป๐๐ถ๐บ๐ฝ๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฒ๐ธ๐ฎ๐๐ฎ๐ฎ๐ป"
๐๐น๐๐ฐ๐ผ๐ถ๐ป = ๐๐น๐ฎ๐ ๐๐ฝ๐ฒ๐ธ๐๐น๐ฎ๐๐ถ & ๐ง๐ฒ๐บ๐ฝ๐ฎ๐ "๐๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ฐ๐๐ฎ๐ป"
Dan, Bitcoin pun kita ga perlu ngerti-ngerti amat, tinggal beli, beres, kita ga begitu pusing.
Kalau altcoin?
Kita liat, research, deep dive.
Sehingga yang kita lihat dari altcoin adalah ๐ฝ๐ฟ๐ผ๐๐ฝ๐ฒ๐ธ "๐ฏ๐ถ๐๐ป๐ถ๐"๐ป๐๐ฎ atau "๐ณ๐๐ป๐ฑ๐ฎ๐บ๐ฒ๐ป๐๐ฎ๐น". Kayak saham aja. Makanya, kalau turun dalem, kebanyakan dari kita pusing liatnya. Bisnis kalau rugi terus juga pusing kan kayak Goto.
Kata/kalimat kunci yang mencerminkan $BTC:
1. Gold 2.0
2. Penyimpan kekayaan
3. Melindungi dari inflasi
4. Kepercayaan terhadap BTC (merasa aman)
Dari sini kita jadi tau kalau,
๐๐ถ๐๐ฐ๐ผ๐ถ๐ป ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ฏ๐ฒ๐ฑ๐ฎ ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ "๐ฐ๐ฟ๐๐ฝ๐๐ผ๐ฐ๐๐ฟ๐ฟ๐ฒ๐ป๐ฐ๐" ๐ฝ๐ฎ๐ฑ๐ฎ ๐๐บ๐๐บ๐ป๐๐ฎ.
Semoga ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐บ๐ฎ๐ป๐ณ๐ฎ๐ฎ๐,
Salam Cuan ๐ธ
EXCHANGE LOKAL VS EXCHANGE LUAR
Pada post kali ini kita akan bahas 2 topik utama yang hangat diperbingungkan oleh kaum cryptobros yaitu,
PAJAK & KEAMANAN
๐ถ PAJAK
Nah, ini nih buanyak banget yang masih bingung penghitungannya & mekanismenya gimana.
Sebelum memulai, disini gw merangkum dari berbagai sumber, salah satunya dari post pak @GabRey99 yang sudah pernah membahas perihal pajak di post ini secara lengkap ๐
https://t.co/xJLLhkF4Bu
Pertama,
Kita samakan persepsi kita dulu biar sama-sama paham.
Pada dasarnya, SEMUA transaksi yang dilakukan diluar exchange lokal akan terkena pajak PPh progresif senilai 5% -35%.
Jadi, mau itu trading futures trus rungkad, P2P, cuan airdrop dari exchange luar, dan lain-lain itu semuanya kena pajak PPh progresif 5%-35% tersebut.
Intinya, diluar exchange yang terdaftar di Indonesia.
๐ฃ๏ธ: "Kalau kita cuan di exchange luar terus kita tarik/withdraw lewat exchange lokal kan udah otomatis bayar pajak tuh, gimana bg?"
Iya, withdrawnya sih di exchange lokal. Tapi transaksinya dimana? Cuannya dimana? Exchange luar. Yang baru kena pajaknya baru transaksi pas wd di exchange lokal, transaksi lainnya belum terkena pajak. Jadi, tetep mesti lapor, begitu.
Clear ya?
Lanjut.
๐ธExchange Lokal
Nah, ini mungkin udah banyak yang tau nih pajaknya berapa, yaitu 0,21%.
0,21% terbagi dari 2 jenis pajak:
1. Pajak Penghasilan (PPh) = 0.1%
2. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) = 0.11%
Total = 0.21%
Khusus untuk pair USDT berdasarkan informasi dari Indodax, total terkena pajaknya adalah 0.42%,๐
Kalian gaperlu repot lapor SPT Tahunan lagi asalkan 1, transaksinya FULL di dalam exchange lokal/terdaftar di Indonesia. Inget, FULL ya, bukan cuman pas cuan wdnya baru lewat exchange lokal kayak yang kita bahas sebelumnya.
Alasannya:
1. Exchange yang terdaftar di Indonesia memang sudah bekerja sama dengan pihak DJP
2. Pajaknya memang sudah diatur oleh pemerintah khusus untuk transaksi crypto dan itu sudah FINAL
๐ธExchange Luar
Para pencari cuan, pencari airdrop, yang suka P2P, hunter coin micin, nah ini merupakan tempatnya mereka cari cuan, exchange luar.
Seperti yang sudah gw sebutkan diawal, pajak yang dibayarkan senilai 5%-35% tergantung seberapa besar kalian cuannya. Dan, ini sifatnya WAJIB dilaporkan dalam pajak SPT Tahunan.
Untung rentang bayar pajaknya udah dibagi menjadi beberapa lapisan sesuai besaran cuan kalian/penghasilannya, ini rinciannya ๐ (yang 2021)
๐ฃ๏ธ: "Eits, kalau ga mau bayar gimana bg? Nyesek juga bayarnya"
DJP punya kuasa untuk melihat 5 tahun kebelakang riwayat transaksi kalian. Dan kalau ketauan...bisa kena denda hingga 46%!
Tambah nyesek kan?
Udah kena pajak + denda.
Kan DJP pasti heran juga,
๐ฃ๏ธ: "Ini orang di rekening 10 Juta, gaji juga UMR, kenapa tiba-tiba ada uang masuk 10 Milyar? Duit dari mana nih?"
Masa cuman jawab,
๐ฃ๏ธ: "Oh, itu Cuan dari $BOME, $WIF, $BONK Pak DJP. Oiya, sama airdrop juga pak. Jadi kasir McD cuman side hustle aja itu pak."
Kalau jawabnya kayak gitu nanti Pak DJPnya bisa resign dari kerjanya, nanti malah jadi hunter coin micin.
Jadi, selama kita masih transaksi di Indonesia entah itu beli mobil, jam, dll tetap WAJIB bayar pajak ya, daripada ribet urusannya nanti, DJP intelnya dimana-mana euy, apalagi kalau cuan kalian gede.
๐ธPenghitungan Pajak
Mungkin masih banyak yang bingung cara ngitung pajaknya, yuk kita simulasikan.
Disini gw simulasikan hanya transaksi diluar exchange lokal ya. Karena exchange lokal udah otomatis, jadi gaperlu repot lagi.
Simulasi:
Misal,
Kita beli 1 $BTC tahun 2023 senilai 300 Juta. Dan diakhir tahun kita jual senilai 800 Juta.
Artinya, kita cuan senilai 500 Juta.
500 juta ini dibagi lagi menjadi beberapa lapisan sesuai aturan yang tertera (difoto sebelumnya yang gw sertakan), yaitu:
1. 60 juta pertama.
Terkena pajak 5%
2. 190 juta berikutnya (250jt-60jt).
Terkena pajak 15%
3. 250 juta berikutnya (500jt - 250jt).
Terkena pajak 25%
Kalau di total,
60 Juta + 190 juta + 250 juta = 500 juta
Udah sesuai ya sama total cuannya.
Penghitungannya:
1. 60 juta pertama ร 5% = Rp 3.000.000
2. 190 juta berikutnya ร 15% = Rp 28.500.000
3. 250 juta berikutnya ร 25% = Rp Rp 62.500.000
Artinya, Total bayar pajaknya:
Rp 3 jt + Rp 28.5 jt + Rp 62.5 jt = Rp 94.000.000
Rp 94 jt tersebut dimasukkan ke dalam pajak SPT Tahunan.
๐ฃ๏ธ: "Bg, kan kita transaksinya ga cuman 1, ada banyak, gimana tuh bg perhitungannya?"
Kalau gw pribadi, semua transaksi tersebut gw akumulasikan, dijumlah semuanya.
Kalau kelebihan bayar pajaknya ga masalah gw pribadi, itung-itung sedekah ke negara. Pajaknya mau dibeliin jeep atau buat bangun negara itu udah urusan mereka, yang penting gw sebagai warga Indonesia udah taat bayar pajak.
Perlu diinget, disini baru perhitungan pajak cuan di cryptonya, belum ditambah penghasilan-penghasilan lainnya yang kalian miliki.
Udah dapet ya gambaran bayar pajaknya gimana?
๐ถ KEAMANAN
Setelah pajak, kita bahas keamanannya.
๐ธExchange Lokal
Kalau kalian mengutamakan keamanan gw pribadi lebih menyarankan exchange lokal ketimbang exchange luar. Apa alasannya?
Alasannya:
1. Sudah terdaftar & dijamin oleh hukum di Indonesia
2. Diawasi oleh Bappebti & harus memenuhi aturan yang berlaku
3. Kustodian atau dana kita yang disimpan di exchange lokal itu menggunakan pihak ke-3. Jadi, kalau ada kenapa-napa sama exchange lokalnya dana nasabah dipastikan untuk tetap aman.
4. Kalau ada masalah dengan si pemilik asetnya (entah kecelekaan, meninggal, dll) setidaknya kita bisa lapor ke exchange lokal terkait aset yang disimpan tersebut. Hal ini pastinya tidak bisa dilakukan kalau kita simpan di exchange luar.
5. Pemerintah masih bisa menanggulangi kalau ada masalah terkait exchange & dana nasabah di Indonesia
Gw mau menambahkan pernyataan-pernyataan yang lebih meyakinkan terkait keamanan exchange yang sumbernya langsung dari pihak exchange lokal masing-masing:
Dari @WanIqbal - Tokocrypto
Data pengguna
https://t.co/UEwOeHhCty
Dari @williamsutanto - Indodax
Data pengguna
https://t.co/EuEhFWQcGX
Dana simpanan exchange
https://t.co/cVe1CM02K1
Wallet Indodax
https://t.co/Ll39wiTbfz
Dari @OscarDarmawan - Indodax
Data pengguna
https://t.co/XEwJftpmW8
Dari @GabRey99 - Triv
Modal exchange, Audit, Kustodian
https://t.co/32oG5XjzD8
๐ธ Exchange Luar
Kalau keamanan exchange luar beda-beda ya. Pastinya, mereka harus punya dana simpanan yang jumlahnya 100% sesuai dengan jumlah dana nasabah/penggunanya yang disimpan di exchange tersebut.
Maksudnya, kalau dana nasabahnya ada 100 Milyar di exchange, artinya exchange tersebut harus punya dana simpanan minimal 100 Milyar juga.
(Berlaku juga untuk exchange lokal)
Seaman-amannya exchange luar gw tetap lebih menyarankan exchange lokal perihal keamanan. Alasannya sudah gw sebutkan sebelumnya. Pemerintah Indonesia juga tidak bisa banyak ikut campur kalau urusannya dengan exchange luar, kayak kejadian saat FTX collapse.
Banyak juga yang nanya,
๐ฃ๏ธ: "Exchange luar yang aman/recommend apa ya?"
Gw pribadi paling percaya dengan Binance. Apa alasannya?
Ya udah digempur banyak masalah, bayar denda senilai $4.3 Billion, menutup stablecoin BUSD dengan mulus, dan lain-lain. Dana nasabah & operasi exchangenya terbukti masih berjalan dengan aman sampai post ini diupload.
Inget ya, itu menurut gw pribadi, bukan ajakan, ga dibayar juga sama binance.
๐ถ List Exchange Lokal beserta Tokoh-tokohnya
Ga lengkap nih kayaknya kalau ga disebutin, ini listnya:
1. INDODAX since 2014
@OscarDarmawan@williamsutanto
2. Triv since 2015
@GabRey99
3. Tokocrypto since 2017
@WanIqbal
4. Pintu since 2019
@jeth_soetoyo
5. Nobi since 2018
@LawrenceGS
Dan masih banyak lagi. Total ada 23 exchange yang terdaftar di Indonesia.
๐ถ KESIMPULAN
Sebagai warga negara Indonesia yang taat pajak, pastinya kita WAJIB bayar pajak.
Kalau soal pajak bayangin aja kata-kata dari DJP kayak gini,
๐ฃ๏ธ (DJP): "Cuanmu, Cuanku ๐."
Dan inget, selama kita masih menggunakan KTP/identitas lainnya untuk KYC, artinya kita tidak sepenuhnya bebas dalam dunia crypto, termasuk stalkingan dari DJP ๐.
Soal keamanan gw pribadi lebih menyarankan exchange lokal. Tapi inget jargon di dunia crypto,
๐ฃ๏ธ: "Not your keys, not your crypto."
Seamana-amannya exchange baik lokal maupun luar, kalau kita simpennya di exchange itu tetap bukan milik kita sepenuhnya. Yang sepenuhnya jadi milik kita kalau kita simpannya di cold wallet, bukan exchange.
Sekian,
Semoga bermanfaat.
ANALISIS DATA ON-CHAIN + 4 REKOMENDASI WEB/TOOLS DATA ON-CHAIN
Dalam menganalisa projek crypto salah satu yang perlu kita lakukan adalah analisis data on-chain.
๐ถ Apa itu "Data On-chain"?
Data on-chain merupakan data yang tersimpan atau terhubung langsung dengan blokchain.
Dengan menganalisa data secara on-chain, artinya kita melihat langsung data serta aktifitas yang terjadi dalam suatu jaringan blokchain.
๐ถ Tujuan dari Analisis Data On-chain
Tujuannya adalah untuk menganalisa secara langsung data serta aktifitas yang terjadi pada suatu jaringan blokchain. Seperti:
"Jaringannya aktif ga ya?"
"Penggunanya (user) rame yang make blokchainnya atau ga ya?"
"Apakah blokchainnya aman?"
"Volume di blokchain A meningkat atau menurun?"
Dan lain-lain.
Tidak cuman terbatas pada blokchain, tapi juga suatu coin/token, projek apapun yang berbasis blokchain.
Intinya, dari kita analisa data secara on-chain ini kita bisa menilai mana blokchain/projek yang aman & potensial dan mana yang tidak.
๐ถ Gambaran Basic Data On-chain
Gambaran paling basic tentang data on-chain adalah explorer langsung dari masing-masing blokchainnya.
Kita bisa melihat data seperti transaksi, jumlah transaksi, wallet, dll yang sumbernya langsung ditampilkan dari masing-masing blokchainnya.
Contoh:
$ETH : https://t.co/XF5wWauJJe
$SOL : https://t.co/I8HVOkW4Pd
Data yang ditampilkan merupakan data dari masing-masing blokchain.
๐ถ 4 WEB/TOOLS untuk Analisis Data On-chain
Sebagai langkah awal, ada 4 web/tools yang bagus untuk melakukan riset data secara on-chain:
๐ธ1. Coinmarketcap & Coingecko
Nah, mungkin disini udah banyak yang tau tools satu ini, Coinmarketcap & Coingecko.
Tools ini sebenarnya tidak hanya menyediakan data on-chain, melainkan data off-chain juga.
๐ฃ๏ธ: "Data off-chain? Apaan tuh bg?"
Kebalikan dari data on-chain.
Data off-chain = data dari luar blokchain.
Seperti Volume pasar, harga coin, dll, itu diambil juga dari berbagai sumber CEX/Bursa crypto dimana tidak semua tercatat 100% dalam blokchain. Jadi, tools ini mengambil informasi dari berbagai sumber.
Tools ini sangat berguna banget untuk menemukan sumber informasi umum mengenai suatu coin/token yang kita cari. Mulai dari websitenya, sosmednya, sampai kilas latar belakang projeknya.
Selain informasi umum tentang suatu coin, dengan tools ini kita bisa mengecek data berguna lain seperti:
- Narasi/bidang yang sedang populer (AI, RWA, dll)
- Kapitalisasi/Marketcap crypto
- Volume pasar
- Circulating Supply
- Mencatat portofolio pribadi kita
Dan lain-lain.
Gw pribadi sering menggunakan tools satu ini untuk mengecek volume pasar crypto. Karena mudah dilihat & datanya terhubung dengan berbagai cex & dex, jadi datanya sudah dikumpulkan dari banyak sumber.
Mengenai Volume pasar gw sudah pernah bahas sebelumnya di post ini ๐
https://t.co/iWBBg0hKHb
Perlu diinget, tidak semua coin/token terdaftar dalam tools ini, apalagi yang nyari informasi terkait coin micin/memecoin, belum tentu ada itu.
๐ธ2. Token Unlock
Tools ini digunakan untuk mengecek jumlah supply dari suatu coin/token. Dari jadwal supply diedarkan sampai informasi terkait coin/tokennya.
๐ฃ๏ธ: "Jumlah supply? Apa itu bg? Memangnya ada pengaruhnya ya sama harga coinnya?"
Jelas ada pengaruhnya sama harga coin/token. Karena harga coin/token dipengaruhi oleh supply & demand. Makanya, tools ini salah satu yang berguna banget.
Mengenai pengaruh jumlah supply coin terhadap harga coin sudah gw bahas sebelumnya di post ini ๐
https://t.co/EL4xOngRsx
๐ธ3. DefiLiama
DefiLiama digunakan untuk menganalisa data terkait "Defi" atau "Decentralized Finance". Intinya, yang berhubungan dengan aktifitas keuangan di suatu jaringan blokchain seperti Total Value Lock (TVL), Jenis coin/token apa yang disimpan dalam blokchainnya, dll.
DefiLiama menampilkan data jaringan blokchain yang memang ada aktifitasnya. Jadi, kalau datanya kosong ada 2 skenario:
1. Jaringan blokchainnya memang tidak ada aktifitas
2. Sumber blokchainnya tidak terhubung dengan DefiLiama. Jadi, tidak semuanya terhubung dengan DefiLiama.
Gw pribadi sering menggunakan tools satu ini untuk mengecek jumlah TVL dari suatu blokchain.
๐ฃ๏ธ: "TVL itu apa ya bg? Kenapa penting?"
TVL itu simpelnya jumlah seberapa besar dana yang disimpan dalam suatu blokchain.
Kalau orang menyimpan dananya pada suatu blokchain, artinya mereka percaya dengan blokchain/projek tersebut. Dengan begitu,
TVL = Mencerminkan seberapa besar kepercayaan User
Ibaratnya,
Bank BCA dipake oleh banyak orang untuk nyimpen uangnya dan bank BCA dipake untuk keperluan sehari-hari. Artinya banyak orang yang percaya dengan bank BCA.
๐ธ4. Token Terminal
Nah, tools satu ini mencerminkan banget aktifitas yang terjadi pada suatu jaringan blokchain.
Dari tools satu ini kita bisa menganalisa:
- Berapa banyak user yang memakai blokchainnya
- Berapa revenue/penghasilan yang dihasilkan dari suatu blokchain
Dan lain-lain.
Kalau blokchainnya sepi pengguna atau ditinggalin user artinya ada suatu yang kurang.
Ibaratnya,
Tokopedia penghasilannya menurun dan usernya pada ninggalin Tokopedia, artinya ada yang kurang dari Tokopedia.
Dari tools ini kita bisa menilai perkembangan dari suatu jaringan blokchain.
๐ถ PENUTUP
Dari 4 tools ini saja kalian udah bisa melakukan analisa yang luas terkait suatu blokchain/projek ataupun coin/token yang mau kalian riset.
Inget, apa yang paling penting?
NIAT & MAU USAHA.
Semoga bermanfaat.
SUI NETWROK | $SUI
Sui berperan sebagai blokchain ๐๐ฎ๐๐ฒ๐ฟ ๐ญ.
Sui menawarkan blokchain yang berfokus pada skalabilitas, fleksibilitas, dan efisiensi.
Sui bertujuan untuk membuat blokchain yang cepat, murah, dan aman.
Selain 3 hal tadi, SUI juga bertujuan membuat blokchain yang cocok untuk pengembangan Decentralized Apps (DApps). SUI ingin DApps yang dikembangkan bersahabat bagi orang awam dengan tampilan apps yang mudah & enak diliat bagi orang awam. Sehingga pengadopisan massal DApps bisa terwujud. Tentunya juga mulus ya aplikasinya.
Contohnya, kalau kita mau login ga melulu mesti connect wallet, bisa pake akun biasa kyk google, facebook, dll.
Jadi, cocok banget nih bagi developer yang ingin mengembangkan Decentralized Apps (DApps) seperti Gamefi, DeFi, dan Commerce diatas blokchain SUI.
๐ถ FOUNDER & TIM SUI ๐ถ
Nah, ini nih para Co-Founder sekaligus tim dari SUI network yang cakep banget, Mysten Labs. Bisa kita lihat nih kilas biodata timnya ๐
Gimana? Cakep atau cakep banget?
Matematikanya pasti pada 10 itu ๐ฏ
Akan kita lihat hasil pengalaman mereka yang tercermin di SUI Network. Lanjut.
๐ถ 3 FITUR UNGGULAN SUI ๐ถ
SUI menawarkan 3 fitur unggulan mereka, yaitu:
1. Bahasa Pemrograman "Move" (canggih)
2. zkLogin
3. SUI Kiosk
Yuk, kita bahas:
๐ธ1. Bahasa Pemrograman "MOVE"
"Move" merupakan bahasa pemograman yang digunakan SUI dalam blokchainnya. Move ini bahasa pemrograman yang aman, fleksibel, dan adaptif yang memang didesain untuk menangani transaksi/data dalam blokchain dan smart contract.
Move ini merupakan bahasa pemograman yang sempat digunakan dalam proyek blokchain "Diem".
Tau kan crypto punyaan Facebook dulu namanya "Libra" dan ganti nama jadi "Diem"? Nah, blokchainnya memakai Move ini sebagai pondasi blokchainnya yang akhirnya digunakan oleh SUI.
Ini bahasa pemograman yang CANGGIH banget, asli.
"Move" ini menawarkan 4 fitur unggulan:
- Programmable Transaction Block (PTBs)
- Dynamic Field
- Object Data Model
- Ironclas Security
โฉ Programmable Transaction Blocks (PTBs)
Tau kan kalau "block" dalam blokchain itu isinya data?
Nah, bedanya, PTBs ini mampu menampung data yang berisikan perintah terstruktur sampai dengan 1024 perintah.
๐ฃ๏ธ: "Hmm, gimana maksudnya tuh bg?"
Analoginya gini,
Kalau kita mau pake mobil untuk pergi, hal yang kita lakukan pertama apa? Buka pintu, masuk mobil, tutup pintu.
Setelah kita udah masuk, pertama kita mesti hidupkan mobil. Setelah hidupkan mobil, kita mesti ngatur AC biar ga panas. Kita ngatur AC pun mesti 1-1 kan? Ngatur suhu, kecepatan anginnya, dan lain-lain. Belum kita kalau mau nyetel bluetooh atau apple/android car play.
Semuanya mesti kita proses 1-1 kan tidak bisa instan atau praktis?
Nah, gimana kalau kita buat 1 tombol semacam memory yang kalau 1x kita pencet semua proses tadi langsung berjalan berbarengan secara otomatis?
Nah, dapet kan konsepnya?
Itulah PTBs. Praktis bukan?
Dengan adanya PTBs, jaringan blokchain kerjanya jadi lebih ringan, efisien dan ga macet. Karena dalam 1 block udah berisikan banyak struktur data yang telah disusun sama developer.
Bayangin semua proses tadi dari kita masuk mobil sampe nyalain bluetooth, itu udah makan berapa "block" tuh? 1 block kalau cuman berisikan 1 data/perintah nanti kepenuhan jaringan blokchainnya.
Dan, dengan adanya PTBs ini, jaringan jadi lebih aman.
๐ฃ๏ธ: "Aman gimana tuh bg?"
Karena, kalau misal data yang udah disusun dalam 1 block gagal berjalan, orang lain & jaringan blokchain ga bakal kena imbasnya.
๐ฃ๏ธ: "Loh, kok gitu?"
Ya karena hanya 1 block.
Ibarat kita nyusun lego, terus legonya ancur, ya yasudah, yang ancur hanya lego kita sendiri, hanya karya kita sendiri, orang lain mah biasa-biasa aja, ga kena imbas juga.
Jadi, kalau berhasil Alhamdulillah praktis banget, kalau gagal ya yasudah nanti tinggal dibuat ulang.
Jaringan blokchain SUI menjadi aman & efisien.
โฉ Dynamic field
Dynamic field merupakan inovasi penting dalam pengembangan smart contract & aset digital dalam ekosistem SUI.
Kalian tau kan sifat blokchain itu "immutable"? Kalau data sudah diupload & disimpan dalam blokchain data tersebut tidak dapat diotak-atik lagi.
Memang data jadi lebih aman. Tapi, disisi lain, bagi developer hal ini jadi masalah & tidak fleksibel.
๐ฃ๏ธ: "Loh, kok bisa gitu bg?
Kalau developer sudah buat suatu projek/apps dengan smart contract dan datanya sudah dideploy, sudah disimpan dalam blokchain artinya apa? Gabisa diubah lagi, gabisa diotak-atik lagi.
Kalian pernah denger/tau kan kadang suatu projek "migrasi" smart contract, ganti smart contract. Nah, mereka ganti smart contract karena mereka ingin upgrade projek mereka, pengen upgrade apps mereka. Kan ribet ya mesti gonta-ganti smart contract.
Developer ribet transfer data dan update dari smart contract lama, kita sebagai pengguna ribet ganti smart contract lagi.
Nah, disinilah "Dynamic Field" menawarkan solusi atas hal tersebut.
Dynamic field menawarkan konsep "modular" pada bagian smart contract & aset dalam ekosistem SUI.
Masih inget kan modular itu apa? Modular merupakan konsep dimana sistem bisa diotak-atik sesuai kebutuhan.
Jadi, developer yang ingin bangun projek dalam ekosistem SUI ga perlu pusing sama migrasi-migrasi kayak tadi. Walaupun data-data & smart contractnya sudah disimpan dalam blokchain, developer tetep bisa otak-atik, mengubah, dan mengupgrade projeknya. Enak kan?
๐ฃ๏ธ: "Wah, gimana caranya tuh bg bisa gitu?"
Caranya dengan, Proxy Contract.
Jadi gini,
Smart contract utama (proxy) tetap sama. Sementara, mekanisme kerja appsnya menggunakan smart contract yang berbeda dan smart contract tersebut dapat diubah dan diupgrade sewaktu-waktu sesuai kebutuhan developer.
Nah, kan enak ya kalau gitu.
Developer jadi ga ribet migrasi smart contract,
Kita sebagai pengguna (user) gaperlu repot gonta-ganti smart contract.
Mantep kan solusinya?
Tapi, tetap ada hal yang harus dipertimbangkan oleh developer:
1. Kompleks. Jadi developer harus paham betul dengan cara kerjanya. (Wajib lah ya kalau ini)
2. Keamanan. Kalau tidak diimplementasikan dengan benar pastinya ada resiko keamanan.
Tapi, terkait keamanan jangan khawatir, inget kan kalau "Move" juga dirancang untuk keamanan? Pastinya "Move" juga menawarkan fitur unggulan terkait keamanan.
Lanjut.
โฉ Object Data Model
Nah, fitur ini juga dirancang untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi dalam pengembangan DApps pada ekosistem SUI.
Jadi, dalam pengelolaan data/transaksi pada blokchain tradisional ada 2 model:
1. Account-Based model (dipake $ETH)
2. UTXO (dipake $BTC)
Kedua model tersebut memandang data sebagai "objek". Jadi, data seperti aset crypto itu hanya sekedar disimpan, ditransfer, dan ada pemiliknya.
Contoh,
Kita nih, nyimpen $ETH di wallet, kita sebagai pemilik coin tersebut bisa kita simpen ataupun ditransfer kan?
Nah, dalam hal itu, kedua model tersebut sama-sama memandang data sebagai "objek".
๐ฃ๏ธ: "Loh, emangnya SUI kayak gimana tuh?"
SUI dengan "Move"nya, mereka memandang data sebagai "sumber daya" atau "aset".
Yang namanya "aset" pasti bener-bener kita jaga kan?
Yang namanya "sumber daya" pasti akan kita gunakan sebaik-baiknya kan?
Karena SUI memandang data sebagai "sumber daya", datanya bisa dicustom (contohnya Dynamic field tadi) dengan tools atau fasilitas yang sudah disediakan oleh SUI.
Jadi, walaupun datanya tetap bisa diubah & diupgrade, SUI melalui "Move"nya menyediakan pemrograman dengan prosedur yang ketat. Itulah tujuan SUI menyiapkan ruang/tools bagi developer supaya tetap bisa mengcustom data-datanya dengan aman.
Tambang batu bara aja diawasin dengan ketat sama pengusaha, masa data dalam SUI nggak sih? Gitu ibaratnya.
Dengan memandang data sebagai "sumber daya", SUI bisa memastikan:
1. Kepemilikan yang jelas. Jadi tidak bisa dimanipulasi sembarangan seperti menduplikat ataupun menghapus secara tidak sah (burn). Ga kayak tambang ilegal, ga taat soalnya itu.
2. Lebih terkontrol & Pengawasan yang ketat sehingga keamanan terjaga
Nah, dengan fitur ini, data kan bisa diubah ya? Artinya SUI juga menawarkan kustomisasi yang luas. Sehingga, dapat menawarkan inovasi dan mengembangkan ekosistem SUI secara lebih masif lagi. Mantep kan ya?
Contoh, NFT.
NFT kalau diblokchain lain kita hanya bisa nyimpen, nerima dari orang, atau kita transfer kan?
Kalau di SUI, kita bisa custom NFT tersebut. Jadi, ga cuman DApps yang bisa dicustom, NFT juga bisa.
Bisa kalian praktekin langsung di salah satu web afiliasi SUI:
https://t.co/vNztgBBaLM
Itulah enaknya memandang data sebagai "sumber daya" atau "aset", bukan hanya sekedar "objek". Karena hal itulah secara alami, "Move" menjadi bahasa pemrograman yang aman.
โฉ Ironclad Security
Nah, ini nih satpam CANGGIH kita di SUI, ironclad security.
Fitur ini dirancang untuk meminimalisir terkait "bug" dan "eksploitasi" dalam smart contract dan ekosistem SUI.
Yang dilakukan fitur ini untuk menjaga keamanan dalam SUI:
1). Pengelolaan "Sumber Daya" yang Ketat
Seperti yang kita omongin sebelumnya, SUI melalui "Move" melakukan pengawasan yang ketat. Memastikan jika ada pemrograman/operasi yang tidak sesuai dengan bahasa pemograman "Move", maka akan dianggap tidak valid.
Jadi, misal kalau kita transfer token/nft ke orang lain dipastikan token tersebut bener-bener sampai tujuan, menghindari dari orang-orang nakal yang pengen ngecegat di tengah jalan, entah diduplikat, dihapus, atau transaksinya yang digagalin.
2). Sistem "Move" yang Kuat
"Move" dengan otomatis melakukan berbagai pengecekan terhadap data sebelum dimasukkan ke dalam blokchain. Kesalahan umum kayak overflow, underflow, dan casting tipe jadi bisa dihindari.
Sistem ini membantu developer dalam mendeteksi "bug" dalam tahap pengembangan.
3). Kontrol terhadap Akses
Sifatnya "Move" yang ketat juga termasuk pada kontrol terhadap data dan fungsi pemrograman.
๐ฃ๏ธ: "Akses fungsi pemrograman? kayak gimana tuh maksudnya?"
Misal, dalam projeknya ada fungsi withdraw. Nah, yang bisa withdraw bisa dibatasi aksesnya siapa aja yang bisa withdraw. Jadi, ga cuman data aja, fungsi-fungsi yang ada dalam pemrogramannya juga bisa.
Orang-orang bandel yang suka meretas atau eksploitasi jadi gabisa sembarangan dalam mengakses data & fungsi pemrograman.
4). Sistem Verifikasi
Jadi, developer dalam ngembangin pemrograman bisa dipasangin alat verifikasi. Kayak kita aja 2FA verification di exchange tiap mau withdraw.
Sistem verifikasinya juga bisa dipasang untuk memastikan apakah pemograman yang dikembangkan sesuai spesifikasi atau tidak. Ibarat aventador pakenya pertalite, kan ga sesuai spek. Kalau ternyata tidak sesuai bisa diperbaiki dulu sama dev sebelum dideploy/diupload & disimpan dalam blokchain.
Dengan Ironclad Security, SUI memastikan bahwa aplikasi ataupun projek yang dibangun diatas blokchain SUI dapat beroperasi dengan keamanan yang tinggi dan kepercayaan user terjaga dengan baik.
Jadi, SUI bertujuan blokchainnya dan ekosistemnya dapat diandalkan.
๐ธ2. zkLogin
Kalau ini sesuai namanya,
Pake ZK + login = zkLogin.
Kalau kita login ke DApps dalam ekosistem SUI, data tersebut akan diverifikasi dengan teknologi ZK.
Masih inget kan teknologi ZK?
Privacy + keamanan terjaga
Dan, SUI ingin apps dalam ekosistemnya ramah untuk digunakan sama orang-orang awam dari web2 kyk google, dll. Jadi, loginnya bisa pake apps biasa kyk google, facebook, twitch, dll.
๐ธ3. SUI Kiosk
Kayak namanya aja, Kios. Kayak kios-kios baju di tanah abang, kumpulan toko-toko baju.
Dengan fitur ini, SUI ingin ngembangin apps yang mudah untuk digunakan dan terintegrasi dengan berbagai apps dalam ekosistem SUI.
Bagi developer, fitur ini berguna untuk membuat apps yang menarik dan fungsional, semacam toolkit simplenya bagi developer.
Manfaat/keuntungan:
Bagi kita pengguna (user):
Punya akses yang mudah ke berbagai DApps, mau itu game, DeFi, semuanya udah disiapin dalam satu platform.
Bagi Developer:
Bisa menjangkau user lebih luas, mengintegrasikan appsnya ke berbagai DApps dalam ekosistem SUI, membuat dan mengcustom appsnya sesuai kebutuhan developer.
๐ถ EKSEKUSI DATA/TRANSAKSI DALAM SUI ๐ถ
Nah, ini merupakan jurus pamungkas SUI dalam meningkatkan skalabilitas dan efisiensi dari blokchain SUI.
SUI mengclaim kalau blokchainnya bisa memproses 297.000 transaksi per detik!! (TPS)
Rill kah SUI secepat itu??
SUI bisa secepat itu karena mengadopsi "Eksekusi Paralel" atau Englishnya "Parallel Execution"
๐ฃ๏ธ: "Wah, apaan tuh bg Eksekusi Paralel?"
Eksekusi paralel adalah eksekusi transaksi/data dimana berbagai transaksi/data dapat dieksekusi secara bersamaan.
Bingung?
Analoginya gini,
Bayangin kalian di mall. Mall itu kan ada banyak toko ya? Dan yang dijual tiap toko pasti beda-beda barangnya.
Anggep aja,
Mall = Blokchain SUI
Toko & barang yang dijual = Total transaksi
Di dalam mall tersebut ada 50 toko. Bayangin, lagi suasana Ramadhan kayak sekarang, pasti banyak yang belanja-belanja dong? Lagi banyak diskonan.
โก๏ธ Dalam blokchain tradisional,
Di dalam 1 Mall tadi hanya ada 1 kasir. Bayangin aja, ada 50 toko, lagi suasana Ramadhan, dan ada ratusan orang belanja-belanja, apa ga bakal macet itu kasirnya? Apa ga bakal numpuk itu yang ngantri?
Nah, itulah yang terjadi pada mayoritas blokchain saat ini.
โก๏ธ Dalam blokchain SUI,
Ratusan orang yang belanja tadi bisa dieksekusi secara bersamaan. Dengan cara apa? Nambah kasirnya. Sebanyak apa? Sebanyak-banyaknya.
Itulah kenapa, SUI bisa mengeksekusi banyak transaksi sekaligus dalam waktu bersamaan.
Nangkep ya konsep eksekusi paralel?
โถ๏ธ CARA KERJA EKSEKUSI PARALEL SUI
1). Pengelompokan Transaksi/Data secara Independen
Jadi, sebelum dieksekusi, SUI akan mengelompokkan berbagai macam transaksi berdasarkan "objek" transaksinya. Objek disini bisa berupa token, NFT, dan berbagai data lainnya.
Misal kayak perumpaan mall & toko tadi. Tiap toko kan ada yang jualan baju, buku, dan lain-lain. Tiap toko pasti punya kasir kan? Ada kasir yang eksekusi jualan bajunya, dan kasir lainnya sesuai tokonya jual apa.
SUI mengelompokkan transaksi seperti tadi supaya tidak ada transaksi yang bentrok, biar ga ada konflik. Nanti yang beli baju di Matahari kok malah bayar ke kasirnya gramedia kan ga nyambung ya, bisa konflik nanti.
2). Eksekusi Transaksi Bersamaan
Setelah dikelompokkan seperti tadi, SUI bisa memproses banyak transaksi secara bersamaan. Ibarat ada ratusan kasir yang mengeksekusi berbagai barang tadi secara bersamaan.
3). Keamanan dan Validasi
Walaupun kenceng & efisien, SUI pastinya tetap memastikan keamanan transaksinya melalui bahasa pemrograman "Move" dan mekanisme konsensus SUI yang efisien.
4). Efisiensi dan Skalabilitas
Dengan mengeksekusi transaksi secara paralel, SUI jadi bisa memproses berbagai transaksi dalam waktu yang sama. Sehingga meningkatkan efisien sekaligus skalabilitas SUI.
5). Menggunakan DAG (Directed Acylic Graph)
Intinya, dengan teknologi ini SUI jadi bisa memproses transaksi secara bersamaan dengan efisien & cepat.
SUI melakukan peningkatan skalabilitas dengan cara horizontal. Maksudnya, cara SUI meningkatkannya dengan cara menambah kasir sebanyak-banyaknya, sehingga jadi makin banyak jalur eksekusi transaksinya, ga cuman 1 jalur kayak blokchain tradisional.
Dengan cara eksekusi transaksi ini, SUI bisa fokus mengembangkan dan tidak mengorbankan sisi lain blokchain seperti keamanan, kecepatan, dan aspek-aspek lainnya.
Dan, SUI selain bisa memproses banyak transaksi sekaligus SUI memiliki kecepatan transaksi yang sama kencangnya, kita sebut aja seperti Solana, HBAR, dll.
Punya banyak kasir + kasirnya kenceng = 290,000 TPS
Beda seperti blokchain tradisional yang kasirnya hanya 1, mau secepat apapun kasirnya tetap terbatas ruang geraknya. Sehingga ada hal yang harus dikorbankan & fokus blokchain menjadi terbatas dalam pegembangan.
Inget, 290K TPS hanyalah claim dari pihak SUI. Gw tidak nemu data "real"nya berapa. Tapi, sepengalaman gw transaksi di blokchain SUI memang terbukti kencang + fee transaksi tetap murah dikala blokchainnya sedang rame dipakai/volume membludak. Nice.
๐ถ MEKANISME KONSENSUS SUI ๐ถ
SUI menggunakan metode konsensus Proof of Stake (PoS).
Dan juga, SUI punya metode konsensusnya yang efisien untuk meningkatkan skalabilitasnya, yaitu:
1. Narwhal
2. Bullshark/Tusk
Kedua metode ini saling berkerja sama secara efisien.
โถ๏ธ CARA KERJA NARWHAL & BULLSHARK
Dalam konsensus SUI, SUI membaginya jadi gelombang-gelombang. Misal gelombang transaksi 1, gelombang transaksi 2, dan seterusnya. Kayak gelombang berangkat Haji aja, kan ada gelombang-gelombangnya.
Validator SUI gelombang 1 akan memvalidasi transaksi gelombang 1, validator gelombang 2 akan memverifikasi gelombang 2, dan bergantian secara terus menerus.
Dalam hal ini,
โก๏ธNarwhal:
Berfokus untuk memberikan informasi pada Validator gelombang selanjutnya. Validator sudah mendapatkan informasi dari gelombang sebelumnya dan transaksi gelombang selanjutnya. Sehingga tidak memakan waktu banyak untuk persiapan & jadi efisien karena udah dikasih informasi lebih dulu sebelum divalidasi.
โก๏ธBullshark:
Berfokus dalam mengurutkan gelombang-gelombang transaksi tersebut biar ga bentrok. Nah, dia ini ibarat pemerintah yang ngatur urutan gelombang haji.
Masih bingung?
Analoginya gini,
Bayangin kalian mau naik kereta. Saat kalian nunggu kereta ada informasi mengenai kedatangan kereta selanjutnya. Nah, ini kerjaannya si Narwhal, dia ngasih informasi lebih dulu sebelum kereta datang & informasi lainnya seperti rute keretanya.
Urutan kereta yang dateng setiap waktunya ini kerjaannya si Bullshark, kereta jadi gaada yang bentrok, gaada yang tabrakan dan kereta bisa sampai tepat waktu.
Dengan begitu, transaksi menjadi tidak ada yang bentrok, transaksi bisa datang tepat waktu dan divalidasi dengan baik, karena Validator sudah mendapatkan informasi lebih dulu.
Nah, udah paham kan sekarang cara kerjanya. Mantep ya?
๐ถ KEKURANGAN ๐ถ
Sama halnya blokchain baru lainnya yaitu, ekosistem. Ekosistem SUI belum begitu besar, wajar karena masih baru. SUI harus bisa membuktikan potensinya yang besar ini.
๐ถ KESIMPULAN ๐ถ
Gimana pendapatnya tentang SUI? Cakep atau cakep banget?
SUI menawarkan berbagai macam fitur unggulan yang menarik dan mengatasi berbagai macam permasalahan yang ada pada blokchain tradisional.
Ditambah, semua fitur yang dimiliki SUI saling berkaitan dan mendukung dalam mengembangkan & meningkatkan blokchain SUI.
Founder & Tim โ
Skalabilitas โ
Keamanan โ
Efisiensi โ
Fleksibilitas โ
Desentral โ
Interoperabilitas antar DApps dalam ekosistem โ
Fasilitas untuk developer โ
Lengkap dari hulur ke hilir, memenuhi berbagai aspek yang dibutuhkan oleh blokchain.
Potensi SUI sangat besar untuk menjadi salah satu blokchain layer 1 terbesar di kemudian hari.
"Intinya bagus ga bang??"
Bagus.
Fundamental โ
Narasi โ
Masuk narasi "Parallel Execution" & Layer 1
Backingan โ
Binance, Coinbase, a16z, SamsungNext. $385M Fundraising.
Semoga bermanfaat.
๐ ๐๐ก๐ง๐ ๐ก๐๐ง๐ช๐ข๐ฅ๐ | $MANTA (๐ฃ๐ฎ๐ฟ๐ ๐ญ)
Manta merupakan ๐๐น๐ผ๐ธ๐ฐ๐ต๐ฎ๐ถ๐ป ๐ ๐ผ๐ฑ๐๐น๐ฎ๐ฟ, sama kayak $TIA.
Manta ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐ป sebagai ๐๐ฎ๐๐ฒ๐ฟ ๐ญ & ๐๐ฎ๐๐ฒ๐ฟ ๐ฎ. Namanya:
Layer 1: Manta Atlantic
Layer 2: Manta Pasific
๐ ๐ฎ๐ป๐๐ฎ ๐๐๐น๐ฎ๐ป๐๐ถ๐ฐ
Merupakan ๐๐ฎ๐๐ฒ๐ฟ ๐ญ yang menggunakan ZK (Zero-Knowledge), menggunakan teknologi parachain dari Polkadot / $DOT .
๐ ๐ฎ๐ป๐๐ฎ ๐ฃ๐ฎ๐๐ถ๐ณ๐ถ๐ฐ
Merupakan ๐๐ฎ๐๐ฒ๐ฟ ๐ฎ ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐๐๐ต๐ฒ๐ฟ๐ฒ๐๐บ dengan teknologi ZK juga yang kompatibel dengan EVM (Ethererum Virtual Machine), menggunakan lapisan DA (data availability) dari Celestia & lapisan Eksekusi dengan teknologi dari Polygon yaitu Polygon SDK.
๐ก๐ถ๐น๐ฎ๐ถ ๐๐๐ฎ๐น ๐ ๐ฎ๐ป๐๐ฎ ๐ก๐ฒ๐๐๐ผ๐ฟ๐ธ & ๐ญ๐ฒ๐ฟ๐ผ-๐๐ป๐ผ๐๐น๐ฒ๐ฑ๐ด๐ฒ
Manta menawarkan ๐ฝ๐ฟ๐ถ๐๐ฎ๐๐ถ bagi pengguna blokchainnya dengan teknologi ๐ญ๐ (๐ญ๐ฒ๐ฟ๐ผ-๐๐ป๐ผ๐๐น๐ฒ๐ฑ๐ด๐ฒ).
"Zero-Knowledge itu apa bang?"
Intinya, teknologi ini memungkinkan alamat wallet pengirim & penerima itu disamarkan/tidak diumbar terang-terangan, jadi sulit untuk dilacak, anonymous. Dan, jumlah transaksinya ga bakal keliatan, diumpetin. Jadi, kalau kalian ngirim ke temen cuman 50rb ga bakal keliatan tuh sama orang-orang ๐ .
Walaupun dalam implementasinya ga selalu begitu. Kenapa?
1. Teknologi ini masih tergolong baru/belum diadopsi secara massal, jadi wajar kalau belum perfect, teknologi ZK itu ribet buat dipake sama para developer.
2. Karena teknologi ini menawarkan privasi, lembaga-lembaga audit kyk pemerintah pasti gasuka, karena gabisa dilacak. Jadi bolehlah kadang dispill dikit". Umpamanya, KPK gabisa ngelacak duit koruptor. Tetep ada hukum yg harus dipatuhi.
Kalian bisa cek di blokchainnya Manta supaya dapet gambaran:
https://t.co/FEojTb6XjW
๐ ๐ฎ๐ป๐๐ฎ ๐๐๐น๐ฎ๐ป๐๐ถ๐ฐ
Si Layer 1 ini menghubungkan manta dengan blokchain-blokchain lainnya menggunakan teknologi parachain dari Polkadot.
Polkadot itu Layer 0, layer 0 perannya menghubungkan berbagai blokchain supaya bisa saling berkomunikasi satu sama lain.
Dan, Layer 1 juga menggunakan teknologi ZK.
๐๐ฎ๐ป๐ท๐๐, ๐ฃ๐ฎ๐ฟ๐ ๐ฎ ๐ฎ๐ฑ๐ฎ ๐ฑ๐ถ ๐ธ๐ผ๐น๐ผ๐บ ๐ธ๐ผ๐บ๐ฒ๐ป ๐
$RIO - @realio_network
1. Pendahuluan
Realio Network adalah platform yang menghilangkan hambatan untuk orang berinvestasi, trade, dan untuk memanfaatkan real estate, ekuitas swasta, dan Real World Asset lain nya.
Platform ini menggunakan teknologi blockchain untuk menghilangkan hambatan dan membuat investasi ini lebih mudah diakses oleh semua orang. Realio Network menargetkan industri senilai $16 triliun dan siap untuk digunakan oleh berbagai macam bisnis dan organisasi.
Menarik nih, yuk kita bahas,
KORELASI SMART MONEY & RETAIL:
SMART MONEY = DONGKRAK HARGA
RETAIL = Kang FOMO & EXIT LIQUIDITY
Smart Money, sesuai namanya ya smart, pinter.
Smart Money adalah kaum-kaum yang memiliki uang luar biasa banyak dan merekalah sumber uang untuk mendongkrak harga naik dalam jangka pendek - jangka menengah. Inget, kata kuncinya jangka pendek - jangka menengah.
Gw setuju dengan pernyataan dia, "smart money pump harga, smart money juga yg ngedump harga, retail adalah exit liquidity, dan retail pemicu harga naik".
Bagaimanapun retail tetaplah yang mendongkrak harga dalam jangka panjang.
"Trus, yg dimaksud retail exit liquidity gimana tuh bg?"
Maksudnya,
Retail akan dijadikan tempat "exit" oleh para smart money saat harga tinggi/dipucuk. Smart money akan buang barang atau jual barangnya ke retail saat harga tinggi, ini salah satunya yang menyebabkan harga naik.
Coba kita lihat simulasi dari siklus 2020-2021 sebagai gambaran:
Gimana? Udah pahamkan alur dramanya?
Secara jangka panjang, setiap siklus berulang-ulang seperti pada gambar, retail akan selalu ngepump saat harga sudah terbang tinggi dari harga terendahnya.
Retail akan mulai FOMO di angka-angka bulat. Seperti pada gambar, retail mulai FOMO pada angka $20K.
"Kenapa angka bulat ya bang retail mulai FOMO?"
Karena itu angka psikologis. Analoginya gini:
Lebih ngetrigger mana kalau kita bilang ke temen kita yang awam crypto,
"Woy, Bitcoin udah 900 JUTA NIH!!"
atau
"Woy, Bitcoin udah 1 MILYAR NIH!!"
Pasti lebih ngetrigger yang 1 Milyar kan?
Tapi, tidak bisa dipungkiri, peran smart money dalam mendongkrak harga sangatlah besar. Tanpa mereka, tidak ada uang besar yang masuk dan bisa mentrigger retail untuk FOMO, "buy buy buy".
Kita ambil contoh Bitcoin, marketcap terbesar dalam pasar crypto.
Secara data Onchain, kepemilikan retail pada $BTC hanyalah 17.97% (kategori retail: dibawah 10 BTC):
Sisanya?
Whale, Institusi besar, merekalah pemegang dan bandar terbesar.
Tak bisa dipungkiri lagi, merekalah yang menguasai, mereka yang mendongkrak harga dari bawah hingga pertengahan jalan, mereka jugalah yang bisa menurunkan harga dalam jumlah besar dengan cara menjual dalam jumlah besar.
Spot ETF Bitcoin pun semenjak 11 Januari hingga 13 Maret total volumenya sudah menyentuh $127.59B.
Fantastis bukan? Duit darimana lagi itu kalau bukan institusi besar yang bisa melakukan hal tersebut. Clientnya institusi besar seperti Blackrock dan kawan-kawan pun juga orang-orang kaya yang nitipin duitnya ke mereka untuk dikelola, dalam hal ini dikelola untuk diinvestasikan ke Bitcoin.
ETF Bitcoin sangat berperan besar dalam ATHnya BTC sebelum halving. ATH sebelum halving dan dengan waktu secepat ini baru terjadi pada siklus kali ini. Kalau tidak ada ETF BTC mungkin akan sama seperti siklus-siklus sebelumnya.
Gw pribadi mulai masuk crypto tahun 2021, tahun dimana lagi pucuk-pucuknya harga $BTC & Altcoin. Dan, pastinya gw juga sudah ngalamin bagaimana berdarahnya bearish 2022.
Ya gitulah cara mainnya smart money. Gw yg saat itu gatau apa-apa tentang crypto, sebagai retail gw paham banget rasanya FOMO dalam membeli crypto, persis kayak gambar simulasi sebelumnya yang gw cantumin.
Kritis euy abangnya, mantap bg. Kan seru ya kalau diskusi sehat kyk gini ๐.
Semoga bermanfaat,
Salam profit ๐ธ
DYMENSION | $DYM
Dymension merupakan Blokchain Modular.
Dymension berperan sebagai Layer 0, Layer 1, dan Layer 2. Wah banyak banget ya, Namanya:
Layer 0 & 1: Dymension Hub
Layer 1 & 2: RollApps
๐ถ Dymension Hub ๐ถ
Pasti tadi ada yang heran kan, "Loh, kok bertindak sebagai Layer 0 & layer 1 juga? Gimana ceritanya?"
Kalian tau $TIA? Tau $INJ? Tau $SEI? Mereka merupakan bagian dari ekosistem Cosmos / $ATOM, termasuk Dymension ini juga bagian dari ekosistem cosmos. Cosmos punya pusat "petemuan antar blokchain", namanya cosmos hub.
Nah, si Dymension hub ini mirip banget dengan cosmos hub ini. Dymension hub menghubungkan berbagai blokchain yang tergabung dalam ekosistem dymension.
Dymension hub juga berperan untuk menghubungkan ekosistem dymension dengan blokchain-blokchain lainnya seperti Ethereum dengan menggunakan teknologi dari cosmos yang bernama Inter-Blokchain Communication (IBC).
Jadi, developer yang ingin membangun projeknya dalam ekosistem dymension dapat saling terhubung satu sama lain sesama ekosistem dymension & dapat terhubung juga dengan blokchain yang ada diluar ekosistem dymension seperti Ethereum.
Dymension hub ini memang lebih tepat dikatakan sebagai Layer 0 karena fokusnya dalam menghubungkan berbagai blokchain. Tapi, dymension hub juga dapat dikatakan sebagai Layer 1.
Kenapa?
Karena dymension hub punya protokolnya sendiri. Jadi, dymension hub ini menetapkan suatu standar supaya blokchain yang saling dihubungkan oleh dymension hub ini tidak bentrok, makanya perlu ditetapkan standar, supaya terhubung secara mulus.
Ibaratnya, negara-negara zaman sekarang sudah banyak yang saling menjalin hubungan kerjasama. Tapi, supaya kerjasama ini tidak saling bentrok, diperlukan suatu standar yang bisa dipakai oleh banyak negara, yaitu mata uang dollar sebagai standar kerjasama ini.
Disamping itu semua, Dymension Hub juga menyediakan Data Availability & Konsensus bagi RollApps.
Jika dirangkum:
Sebagai Layer 0:
Dymension Hub bertindak sebagai pusat komunikasi antar-blokchain. Dymension hub berperan menghubungkan berbagai blokchain yang ada dalam ekosistem dymension & menghubungkan ekosistem dymension dengan blokchain luar lainnya seperti Ethereum / $ETH.
Sebagai Layer 1:
Dymension hub menetapkan suatu standar aturan/protokol supaya blokchain yang ada dalam ekosistem dymension bisa terhubung secara mulus.
Jadi, Dymension Hub ini berperan sebagai Back-end, atau simplenya garda belakang dari ekosistem dymension.
Perlu diingat ya, Dymension Hub ini lebih terfokus sebagai Layer 0 karena ngurusin Interoperabilitas daripada sebagai Layer 1 yang biasanya menjalankan lapisan eksekusi & konsensus untuk mengeksekusi transaksi. Urusan transaksi diserahin ke RollApps.
Analogi simpelnya untuk dymension hub ini:
Dymension hub ibarat Indonesia yang menghubungkan berbagai wilayah dan menetapkan suatu standar/aturan yang mesti ditaati yaitu mata uang Rupiah. Jadi, tiap wilayah kayak Jakarta-Surabaya, Bandung-Jogja, jadi mulus kerjasamanya karena mata uangnya sudah sama yaitu Rupiah, gaperlu repot lagi tuker-tuker mata uang kyk antar-negara.
๐ถ RollApps ๐ถ
Kalau ini front-endnya / garda depannya dari dymension, RollApps.
RollApps itu merupakan sebutan bagi blokchain yang berdiri/tergabung dalam ekosistem dymension. Kalau di Cosmos namanya "Zone".
Kalian bisa liat di webnya biar dapet gambaran "Zone"nya cosmos ๐
https://t.co/PhN3BcgYBV
Jadi, kalau di ekosistem cosmos ada $TIA, $INJ, $SEI, nah mereka ini disebut dengan "Zone" kalau di cosmos. Kalau di dymension disebut "Rollapps".
Nah, kenapa rollapps ini bisa disebut Layer 1?
Layaknya Celestia yang merupakan Layer 1, artinya Celestia dapat berjalan secara independen, tidak bergantung pada cosmos, karena Celestia udah punya sistem sendiri untuk berjalan. Dan,masih inget kan dalam ekosistem cosmos Celestia disebut dengan "Zone".
Dalam dymension juga sama, blokchain yang tergabung dalam ekosistem dymension juga dapat berjalan sendiri, punya aturan sendiri, punya sistem sendiri, Independen. Misal, Celestia tergabung dalam ekosistem dymension, maka Celestia disebut dengan Rollapps.
Dalam perspektif ini, Rollapps dapat dikatakan sebagai Layer 1, karena dapat berjalan secara independen, udah punya sistem sendiri, layaknya "zone" pada ekosistem cosmos.
Kalau gitu, kenapa RollApps juga bisa dikatakan sebagai Layer 2?
Ini yang membedakan "Zone"nya cosmos & "Rollapps"nya dymension.
"Zone"nya cosmos bisa dikatakan sebagai layer 1 tetapi tidak bisa dikatakan sebagai layer 2.
Kenapa?
Karena mereka berjalan secara sendiri, independen, punya tujuan masing-masing. Tujuan para "zone" ini kayak Celestia bukan untuk meningkatkan skalabilitas dari cosmos. Sedangkan tujuan layer 2 adalah meningkatkan skalabilitas dari blokchain induknya kyk Ethereum dan Arbitrum / $ARB.
Sedangkan,
"Rollapps"nya dymension, dia menyediakan teknologi "rollups" yang tujuannya meningkatkan skalabilitas dari blokchain induknya, kyk L2nya ETH aja yang pada pake rollups untuk ningkatin skalabilitas dari ETH seperti $ARB, $MANTA, dll.
"Rollupps itu teknologi apa bang?"
Intinya, rollups itu teknologi yang memungkinkan transaksi jadi lebih cepet dengan cara menggabungkan beberapa transaksi jadi 1.
Misal, ada 10 transaksi, daripada diproses 1-1 kan lama ya, 10 transaksinya ini mending dijadiin 1 aja langsung biar bisa diproses semuanya berbarengan.
Ibarat kang paket nganterin telor. Telornya ada 50. Daripada kita anter 1-1 telornya kan buang-buang waktu ya, mending lgsg aja bawa 50 telornya kalau emg mampu.
Teknologi rollups ini umumnya ada pada Layer 2 kyk $ARB, dll.
Jadi, developer yang pengen bangun projek dalam dymension & pengen punya transaksi yang kenceng, dymension udah nyedian "rollups" yang siap dipakai oleh para developer ini.
Jika dirangkum:
Sebagai Layer 1:
Rollapps dikatakan sebagai layer 1 karena punya blokchain sendiri-sendiri, punya sistem sendiri, punya tujuan masing-masing, independen, dapat berjalan secara mandiri. Tidak bergantung pada Dymension itu sendiri.
Sebagai Layer 2:
Dymension melalui RollApps menyediakan teknologi "rollups". Sehingga, para developer yang pengen buat projek dalam dymension & pengen punya transaksi yg kenceng bisa menggunakan teknologi rollups yang udah disediain oleh dymension. Enak kan?
๐ถ Hubungan antara Dymension Hub & RollApps ๐ถ
Masih inget kan?
Dymension Hub = Back-end / Garda Belakang
RollApps = Front-end / Garda Depan
Dymension Hub selain berperan sebagai penghubung antar-blokchain (Interoperabilitas), Dymension Hub juga berperan sebagai Data Availability seperti yg gw katakan sebelumnya.
Masih inget kan peran Data Availability?
Data Availability tugasnya ngurusin & nyalurin data-data. Nah, Dymension Hub ini ngurusin & nyalurin data-data ke RollApps.
Dengan adanya Dymension Hub, likuiditas jadi bisa terhubung antar-blokchain/RollApps. Simpelnya, duit yang ada di blokchain A dan Blokchain B bisa saling terhubung secara mulus. Kalau di cosmos udah ada Neutron dan Osmosis sebagai contoh projeknya.
Dan, dengan adanya Dymension Hub, para RollApps ini juga disediakan keamanan atau konsensus dari Dymension Hub. Jadi, Validator yang ada pada jaringan Dymension selain mengamankan jaringan Dymension, mereka juga mengamankan seluruh RollApps yang terhubung dengan Dymension Hub. Enak ya?
Tapi, kalau developer yg bangun projek di dymension mau pake konsensus sendiri ya gpp juga, dymension gak maksa kok, lagian modular gini, kalau butuh tinggal dicustom. Itulah enaknya modular.
Sisanya, untuk urusan transaksi bakal diurus sama RollApps. Jadi pastinya ada lapisan Konsensus, eksekusi, dan settlement pada RollApps.
Jadi udah paham kan peran Dymension hub sebagai garda belakang & RollApps sebagai garda depan.
Tambahan, Dymension kerjasama dengan Celestia, Avail Project, dan Near untuk bagian Data Availability.
Dan, karena dia modular, artinya apa? Bisa dicustom sesuai kebutuhan. Jadi, developer bebas mau pilih yang mana.
Mau pake dari Celestia? Bisa.
Mau pake avail? Boleh banget.
Atau mau pake Near? Sabi banget dong.
Enak banget ya?
Jika dirangkum:
Dymension Hub:
1. Menghubungkan berbagai blokchain (Interoperabilitas)
2. Menyediakan Data Availability bagi RollApps
3. Menyediakan keamanan bagi seluruh RollApps yang terhubung dengan Dymension Hub.
4. Menyediakan liquidity yang dapat terhubung ke berbagai blokchain
RollApps:
1. Dapat berjalan independen sebagai Layer 1
2. Disinilah lapisan konsensus, eksekusi, settlement berada
3. Dymension menyediakan teknologi "Rollups" bagi developer yg ingin transaksinya kenceng
4. Rollups pastinya meningkatkan skalabilitas dari Dymension itu sendiri
๐ถ Dymension RDK (RollApps Development Kit) ๐ถ
Salah satu visi Dymension adalah menyediakan blokchain yang mudah untuk diadopsi. Nah, Ini merupakan toolkit yang disediakan sama Dymension.
Kalau kata dymension, projek yang pengen kehubung sama Dymension tinggal "klik klik klik, jadi deh", semacam itu. Gaperlu repot-repot lagi.
Dengan adanya toolkit ini, berbagai blokchain dari Ethereum & lainnya bisa terhubung secara mudah & mulus melalui Dymension Hub. Enak ya?
๐ถ Kekurangannya ๐ถ
Untuk kekurangannya ada pada adopsi, masih fresh graduate istilahnya ni blokchain.
Dymension harus membuktikan bahwa blokchainnya ini memang mumpuni untuk diadopsi sehingga projek dymension ini bisa berkembang & menjadi blokchain besar kedepannya.
๐ถ Kesimpulan ๐ถ
Projek Dymension ini memang lengkap. Udah semacam toolkit bagi developer yg ingin membangun projeknya diatas blokchain dymension.
Developer pengen transaksi cepet? Udah disedian rollups.
Mau Data Availability? Udah disedian Dymension dengan bekerjasama Celestia, Avail Project, Near, tinggal pilih mau pake yang mana.
Pengen terhubung ke berbagai blokchain? Udah disedian Dymension Hub.
Mau keamanan? Tinggal pake keamanan dari Dymension Hub.
Lengkap, Fleksibel, dan mudah untuk diadopsi.
Kenapa gw bandingin dengan cosmos? Karena memang mirip banget konsepnya. Bedanya, projek dymension ini lebih fresh, blokchainnya modular, dan nawarin inovasi yang baru ketimbang cosmos contohnya bagian rollups.
"Intinya bagus ga bang??"
Kalau gw ditanya, "Siapa the next cosmos?" Gw bakal jawab "Dymension". Dymension sejauh ini yang paling mirip dengan Cosmos & ada di top 100-200.
Menarik untuk dinantikan perkembangan dari Dymension. Bagus.
Fundamental โ
Narasi โ
Masuk narasi modular & rollups
Backingan โถ
Hanya diinvest VC Tier 3 dengan total pendanaan $6.7M, tidak besar.
Semoga bermanfaat. ๐
Sebenernya untuk mencari tau narasi yang akan datang sesimpel "update". Simpel tapi ga mudah. Buktinya masih banyak yg ketinggalan jika ada trend baru.
Tapi, ada beberapa hal yg bisa kita lakukan untuk ๐ฟ๐ถ๐๐ฒ๐ ๐ป๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐๐ถ + ๐ฝ๐ฟ๐ผ๐ท๐ฒ๐ธ๐ป๐๐ฎ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฝ๐ผ๐ฝ๐๐น๐ฒ๐ฟ ๐ฑ๐ถ ๐บ๐ฎ๐๐ฎ ๐บ๐ฒ๐ป๐ฑ๐ฎ๐๐ฎ๐ป๐ด:
1. ๐๐ธ๐๐ถ๐ณ/๐จ๐ฝ๐ฑ๐ฎ๐๐ฒ ๐ฑ๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐ถ๐ป๐ณ๐ผ ๐ฑ๐ถ ๐ซ/๐ง๐๐ถ๐๐๐ฒ๐ฟ
Memang ini umum bgt. Tapi percaya, X itu ibarat pintu doraemon kemana saja untuk mencari tau tentang crypto.
Mau gabung komunitas?
Mau gabung ke discordnya?
Mau gabung ke telenya?
Itu semua bisa kita tau lewat X ini. Dan, dalam X ini kita bisa tau info-info yang berseliweran baik infonya populer atau nggak.
2. ๐๐ฎ๐ฏ๐๐ป๐ด ๐ฑ๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐๐ผ๐บ๐๐ป๐ถ๐๐ฎ๐
Setelah kita udah tau lewat X, ketika kita liat akun bagus & dia punya komunitas, kalian bisa gabung dengan komunitasnya.
Update-update info seperti airdrop, narasi, dll biasanya akan dishare detail dalam grup komunitas. Dan, dalam grup itu kita juga bisa diskusi dengan seluruh member yang ada di komunitas.
3. ๐๐ป๐ฎ๐น๐ถ๐๐ถ๐ ๐๐ฎ๐๐ฎ ๐ข๐ป-๐ฐ๐ต๐ฎ๐ถ๐ป & ๐ข๐ณ๐ณ-๐ฐ๐ต๐ฎ๐ถ๐ป
Setelah kita udah tau melalui X & komunitas, kita bisa analisis dari segi projeknya di bidang narasi tersebut. Kita analisis dari segi on-chain & off-chain.
"On-chain? Off-chain? Apaan tuh bg?"
๐๐ป๐ฎ๐น๐ถ๐๐ถ๐ ๐ข๐ป-๐ฐ๐ต๐ฎ๐ถ๐ป, simpelnya kita analisis dari segi blokchainnya langsung. Kita bisa analisis:
1. Aktifitas dalam blokchainnya, daily usernya/orang yang pake blokchainnya meningkat atau menurun
2. Volume pasarnya
3. Revenue yg didapat oleh projek tersebut meningkat atau nggak?
Dan lain-lain.
Salah satu web yg nyedian analisis data secara on-chain yaitu https://t.co/1mLByBk3gk
๐๐ป๐ฎ๐น๐ถ๐๐ถ๐ ๐ข๐ณ๐ณ-๐ฐ๐ต๐ฎ๐ถ๐ป, kita analisis dari segi eksternal/segi luar blokchainnya. Kita analisis:
1. Projeknya aktif atau nggak?
2. Sentimen pasar terhadap narasi/projek tersebut baik atau nggak?
3. Update berita mengenai narasi tersebut.
4. Analisa secara teknikal harganya
5. Para cukong" paus yang punya duit banyak pada main/mendukung narasi tersebut atau nggak?
Dan berbagai hal. Intinya faktor luar/ eksternal dari narasi + projek tersebut.
Contoh,
Kan $ETH sebentar lagi ada Dencun upgrade ya (EIP-4844) tanggal 13 Maret. Kalian bisa analisis narasi ini, kira-kira bakal ngehype ga ya?
Bagi kalian yang tau upgrade ETH, ini merupakan berita kabar baik banget buat ekosistem ETH, terutama Layer 2nya ETH.
Nah, setelah kalian tau berita ini, kalian bisa cari tau projek-projek Layer 2nya ETH. Ada $MANTA, $ARB, $OP, dan masih bnyk lagi.
Pilih narasinya, pilih projeknya, kalian analisis secara on-chain & off-chainnya, mendukung atau tidak.
4. ๐ฃ๐ฎ๐ป๐๐ฎ๐ ๐ฃ๐ฟ๐ผ๐ท๐ฒ๐ธ & ๐๐ป๐ณ๐น๐๐ฒ๐ป๐ฐ๐ฒ๐ฟ
Sisanya, kalian bisa pantau terus mengenai narasi & projek yang kalian pilih dari platform apapun.
Pantau projeknya.
Pantau influencer alpha yang memang kalian percaya infonya bagus-bagus.
Simpel kan sebenernya? Kuncinya memang cuman satu ujung-ujungnya, ๐๐ข๐ก๐ฆ๐๐ฆ๐ง๐๐ก. Titik ga pake koma.
Kalau kalian tau cara lain untuk analisis narasi & projek yg akan hype jangan lupa share ya dikolom komen, biar kita saling belajar satu sama lain.
Semoga bermanfaat,
Salam profit ๐ธ