tidak bisa memberikan tutor, karena menurut gue tidak ada yang ahli dalam menjalani duka. karena selamanya akan belajar. setiap harinya, beda lembaranya, beda jenis kertasnya, beda tulisannya, beda penekanan penanya, bahkan kadang kita tidak membuka atau menulis sama sekali.
cangkang telur
aku mengetukmu dalam 3 atau 4
merasa bahwa masih ada isinya
ternyata sudah kosong
kau hanyut dalam air mendidih
menghabiskan banyak isi
untuk wadah yang kosong