Bayangin sekecil itu, kehilangan induk dan rumah, tanpa benar benar ngerti kenapa semuanya tiba tiba hilang.
Dia cuma tau, satu satunya tempat paling aman yang dia punya sekarang udah ga bisa gerak lagi, bahkan gabisa buat meluk balik
@Gerindra lu liat nih....gue akan jadi saksi di akhirat nanti bahwa pemimpin negara ini dzholim....kalian semua pejabat2 korup akan kekal terbakar abadi di neraka jahannam
🚨 ALERT! TANJUNG PUTING, KALIMANTAN TENGAH, DALAM BAHAYA! WATER BOMBING URGENTLY NEEDED! 🔥
Surat Terbuka untuk Pemerintah
Api terus menjalar, hutan terbakar. Orangutan kehilangan rumah, bekantan terancam punah. Owa dan beruang madu ikut menderita, satwa tak bersalah kehilangan habitatnya.
Relawan berjibaku, bertaruh nyawa. JANGAN TUNGGU HUTAN JADI ABU, BARU SEMUA BICARA!
Percepat bantuan, kerahkan water bombing segera! VIRALKAN! BANTU UP KAWAN! SELAMATKAN TAMAN NASIONAL TANJUNG PUTING SEBELUM TERLAMBAT! 🌳🦧🔥
Vid griyasafitri29 10 Oktober 2026
ALL EYES TO KALIMANTAN, BORNEO.
YANG MASIH ADA EMPATI NYA TOLONG SEJENAK BACA INI, GW NGERASAIN SENDIRI KARNA GW DI KALIMANTAN.
Crazy, gw sangat gatau lagi gimana pemerintah menanganin keadaan indonesia khusus nya kalimantan ini udah darurat udah iklim besar, Media besar udah unjuk rasa ke kita. tapi apa ? yap yang di utamakan lagi dan lagi MBG.
KALIAN LIAT SENDIRI ANGGOTA PEMADAM YANG KURANG ALAT DAN TENAGA ORANGNYA SENDIRI DI KISARAN UMUR 35-40an.
GK KALIMANTAN AJA YANG KENA, NEGARA TETANGGA KITA KENA KHUSUSNYA SINGAPORE DAN MALAYSIA.
imagine AS pas Los Angeles terbakar aja ketar ketir walau kemampuan damkar mereka diatas Indonesia, kalimantan skalanya aja keknya dua kali lipat kebakaran LA, mana alat dan fasilitas seadanya.
adapun dengan ISPA, KASUS ISPA PERHARI INI MENCAPAI 174 RIBU ORANG DAN PALING PARAH 40 RIBU NYA ADALAH BALITA.
JUJUR GUA UDAH DITAHAP GIMANA CARANYA BIAR BERITA KEBAKARAN HUTAN INI RAME!!
INI KEADAAN DI JAMBI SEKARANGGGG
ITU PEMIMPIN YANG LANTIK MENTRI DENGAN GAJI GEDE SAT SET BANGET, GILIRAN BENCANA DAN MENANGGULANGI KARHUTLA LEPAS TANGAN!
BISA GAK ITU YANG NGASIH INFO KE PRESIDEN TU AKURAT JANGAN BILANG BAIK BAIK AJA
Hey para penguasa, pinta kami cuma satu.
Tiga bulan kami tidak bisa melihat langit biru.
Bu Susi tolong bantu kami 🙏
Seperti waktu ibu paling satset bantu korban tsunami
@susipudjiastuti
Kebakaran hutan Palangka Raya Kalimantan Tengah.
BERITA INI ANYEP KARENA YANG PUNYA HAJAT SUAMI ISTRI POLISI 😕
jadi di hari minggu tanggal 27 kemarin, di daerah kalibata dekat stasiun, ada mbak2 habis lari dan gym, lewat depan hajatan terus dituduh maling amplop perkara pakai baju item. mbaknya diamanin, dianiaya, ditarik-tarik sampe jilbabnya lepas. dan pas dicek cctv, ternyata malingnya saudara dari yang punya hajat sendiri.
ini video klarifikasinya yang punya hajat. suami istri parcok jadi berhak buat mukulin warga 😟
Ingat momen ketika PM Israel berpidato di UN dan peserta sidang walk out?
Momen diatas diwujudkan menjadi sebuah video yang sangat indah dan menyentuh hati.
Video ini telah meraih lebih dari satu miliar penayangan di media sosial,
(produksi Televisi Press Iran)
♥️♥️🇵🇸
Daftar unsur kimia dalam tabel periodik yang ditemukan di MBG:
Arsenik — As (33)
Boraks — B (5), Na (11), O (8), H (1)
Nitrat — N (7), O (8)
Histamin — C (6), H (1), N (7)
Kadmium — Cd (48)
Timah — Sn (50)
Antimon — Sb (51)
Merkuri — Hg (80)
Timbal — Pb (82)
Dikit lagi bingo
🦧🌏🌳Young female orangutan trapped by forest fire in Katune, Central Kalimantan (25 Sep 2026). Rescued after two days by BOS, BKSDA & Army with burns on all four paws. Now in care at Nyaru Menteng.🌏🌳🦧
MENGAPA KABAR ERUPSI GUNUNG INI TIDAK RAME YA😭
Gunung Marapi, Sumatera Barat tadi malam meletus menyemburkan abu sampai 1000 METER dari atas puncak.
Bukit Tinggi dihujani abu vulkanik.
Stay safe semuaa🙏🏻
New born… “Cucu Krakatau”
Muncul setelah erupsi 4 sep 2026 lalu
berjarak 495 meter dari tubuh gunung.
Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengonfirmasi luas gundukan mencapai 32,8 hektare dan belum dipastikan sebagai pusat erupsi baru atau sekadar endapan material vulkanik.
#krakatau
#gunungberapi