Lu taunya kan cuma segitu doang, padahal yang dirasain sebenar - sebenarnya kan lebih daripada kata doang, begitu juga sebaliknya, makanya mending di rem deh. #paradoks everywhere.
Runtuh itu tembok mode survive nya, nah baru tuh, mungkin bisa tersentuh dan mengenal yang belum pernah terpikirkan dan terbayangkan bahkan. Mungkiiiin lhoo…
Do u have time? For what? Nothing, nevermind, cause u doesn’t have “time”.
Sebaaat kuuuy….
Kalau tanpa izin dan kuasaNya, emang km bisa melakukan apa?
Nothing.
Bahkan, setiap nadir saja tunduk terhadapNya.
(Jangan sombong)
(Ke-Aku-an)
(Elingo-cah)
Dibawa guwon aja.
Yakin sih yakin yak, cuma belum tentu sabar, apalagi ikhlas. Ya begitulah.