Several Palestinian platforms are exposing what they describe as a major Gaza donations scandal, opening one of the most dangerous files yet — Indonesia File (2).
At the center: Ibrahim Hassan, a Gaza native now based in Depok, Indonesia, accused of breaking away from a charity network after millions in donations — reportedly over $84 million — and launching his own foundation, “Ghirass.”
Sources claim three parallel fundraising networks operating in Indonesia under Gaza’s name, involving figures such as Ahed Abu Al-Atta and Bilal Al-Ramli, with millions allegedly collected amid serious questions over where the money goes.
https://t.co/KPGPxYNAT6
Hamas Aid Scandal – The Indonesia File
While Gaza’s children suffered from hunger, Ahed Abu Al-Ata, a Hamas-affiliated figure from eastern Gaza, allegedly collected over $93M in donations in Indonesia, claiming to represent the Palestinian people.
He reportedly left Gaza for Malaysia under the pretense of studying, later claiming a “doctorate” under questionable circumstances. Legal issues over Gaza donations forced him to relocate to Indonesia.
The big question: Where did the money go?
Activists demand transparency on properties and businesses linked to him in Indonesia, Turkey, Qatar, Saudi Arabia, Kuwait, and Egypt.
These donations were meant for starving children — exploiting their suffering is a moral crime first, a legal one second.
NYESEL BANGETTT DI USIA 27 BARU TAU INI 🥹🥹
1. Sering lemes : Vitamin B12
2. Mudah sakit : Vitamin C
3. Tulang lemah : Calcium
4. Susah tidur : Magnesium
5. Kulit kering : Vitamin E
6. Jerawatan : Zinc
7. Mata capek : Vitamin A
8. Sering pusing : Zat Besi
9. Rambut rontok : Biotin (B7)
10. Gampang capek : Vitamin B Complex
SAVE AJA DULU SIAPA TAU BUTUH‼️
@JimlyAs@LaiElfrid Batasi aturan2 ribet polri di samsat, seperti balik nama, cabut berkas,dll yang bikin rakyat males bayar pkb dan potensi tunggakan pkb
@detiksport Dari ratusan komen2 ini banyak keluhan diaturan kepolisian. dispenda dan jasa raharja butuhnya pemasukan dan pajak. Kita mau bayar pajak aja dipersulit. Kocak.
JANGAN LUPAKAN NAMA DAN PERJUANGANNYA..
Konspirasi Kematian LAMBANG BABAR PURNOMO, Arkeolog yang tewas saat hendak membongkar kasus pencurian dan pemalsuan koleksi Museum Radya Pustaka Surakarta
A THREAD
Hari ini gua bahagia banget BANGET akhirnya bisa foto Arca Prajñāpāramitā pake TANGAN GUE SENDIRI.
Arca paling sempurna, paling utuh, kagak ada yang kecongkel samsek.
Kaki gue sampe gemeteran pas ngeliat arca ini di lantai satu, persis kek Ken Arok terpukau ngeliat Ken Dedes 😭
Meski sama-sama Jawa dan berbahasa Jawa, tapi dialek dan kosakata imbuhannya berbeda. Jangan dikira Jawa ketemu Jawa ngomong pakai bahasa Jawa, ngomongnya bisa nyambung. Dialek Semarangan dan dialek Mataraman Kulon saja saja kalau ngomong suka bingung, apalagi sama Cirebonan.