"Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan kebajikan dan berkata, Sungguh, aku termasuk orang-orang muslim (yang berserah diri)?"
(QS. Fussilat 41: Ayat 33)
Nabi ﷺ bersabda (yang artinya):
“Apabila manusia mati maka amalnya terputus kecuali karena tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang mendoakan orang tuanya”. (HR. Ahmad 9079, Muslim 4310, Abu Daud 2882 dan yang lainnya).
“Barangsiapa meminta-minta kepada orang lain dengan tujuan untuk memperbanyak hartanya, sesungguhnya ia telah meminta bara api; terserah kepadanya, apakah ia akan mengumpulkan sedikit atau memperbanyaknya.” (HR. Muslim no. 1041)
Simak Selengkapnya:
https://t.co/mMd5bvGUzv
▶️ INILAH HARTA YANG PALING MAHAL & DICINTAI OLEH ALLAH ﷻ
📡 Simak kajian selengkapnya:
https://t.co/fUSCqUJuWj
Harta termahal di dunia ini bukanlah materi, melainkan adanya keinginan yang kuat dan konsistensi hati untuk terus beribadah. Keinginan kuat untuk taat dan istiqomah adalah tanda nyata bahwa Anda dicintai oleh Allah ﷻ, insya Allah. Simpan dan jagalah "harta" ini dengan sebaik-baiknya di tengah kesibukan dunia.
Setiap keinginan beribadah hadir di hati—seperti tergerak saat mendengar azan atau ingin bersedekah—hakikatnya adalah bisikan dari malaikat yang Allah ﷻ tugaskan. Beruntunglah mereka yang hatinya peka, karena banyak orang yang mendengar azan atau melihat mushaf, namun Allah ﷻ belum menggerakkan hati mereka untuk beramal.
Tanda cinta Allah ﷻ kepada hamba-Nya adalah dengan "mempekerjakannya" dalam ketaatan hingga ajal menjemput. Rasulullah ﷺ bersabda yang artinya:
“Jika Allah menginginkan kebaikan untuk seorang hamba maka dia akan mempekerjakan/menggunakannya”, beliau ditanya, “Bagaimana Allah akan mempekerjakannya, wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?”, beliau menjawab: “Allah akan memberinya petunjuk untuk beramal shalih sebelum meninggal”. (HR Tirmidzi: 304).
Mari kita jaga "harta" ini dengan senantiasa memohon keteguhan hati: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kekokohan dan istiqamah dalam agama ini." Semoga Allah ﷻ menyibukkan kita dalam amal saleh hingga kita wafat dalam keadaan husnul khatimah. Amin.
Allāhu Ta'ālā a'lam bishawāb.
__
♻️ Silahkan disebarluaskan
🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin
#khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah
Kenikmatan terbesar dari Allah bukan sekadar harta, jabatan, atau kesehatan, tapi hidayah dan keimanan yang menuntun hidup kita. Tanpa itu, semua nikmat dunia tak bernilai. Maka jagalah iman, karena itulah karunia paling agung.
Selengkapnya: https://t.co/4pyZGmcPWY�
▶️ SAAT YANG HALAL MELIMPAH, MENGAPA MASIH MEMILIH YANG TERLARANG?
📡 Simak kajian selengkapnya:
https://t.co/uZDvCNTipT
Islam mengajarkan bahwa segala sesuatu yang halal ditetapkan demi kebaikan, sedangkan yang haram dilarang karena membawa keburukan dan mudharat. Allah ﷻ memerintahkan kejujuran, amanah, tanggung jawab, berbakti kepada orang tua, serta berbuat baik kepada sesama—semuanya bernilai luhur dan dijanjikan pahala yang besar—sementara kebohongan, penipuan, ghibah, fitnah, dan kezhaliman dilarang dengan ancaman yang berat.
Kenyataannya, perkara yang halal jauh lebih banyak daripada yang haram. Ketika Allah ﷻ mengharamkan satu jenis, Dia menyediakan banyak pengganti yang halal dan baik, sebagaimana kebutuhan manusia akan makanan yang dipenuhi dengan beragam pilihan yang dihalalkan.
Allah ﷻ berfirman:
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ كُلُوْا مِمَّا فِى الْاَرْضِ حَلٰلًا طَيِّبًا ۖوَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ
“Wahai manusia, makanlah sebagian (makanan) di bumi yang halal lagi baik dan janganlah mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya ia bagimu merupakan musuh yang nyata.” (QS Al-Baqarah [2]: 168)
Oleh karena itu, memilih yang haram di tengah melimpahnya yang halal merupakan kegagalan dalam menghadapi ujian. Marilah kita mensyukuri nikmat Allah ﷻ, mencukupkan diri dengan yang halal, serta memohon kepada-Nya agar diteguhkan untuk senantiasa memilih jalan yang diridhai-Nya. Āmīn.
Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb.
__
♻️ Silahkan disebarluaskan
🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin
#khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah
Wujud dakwah secara real. Saat beberapa pantai dianggap sebagai tempat larung kepala sapi atau yang lain. Dipercaya dengan mitos begini begitu, spanduk mnt sederhana ini sebagai pengingat semua orang.
▶️ PARA MALAIKAT PUN MENGATUR SHAF MEREKA DI HADAPAN ALLAH
📡 Simak kajian selengkapnya:
https://t.co/cB0KACy5aX
Pernahkah kita membayangkan bagaimana para malaikat berdiri di hadapan Allah ﷻ? Jika kita tahu caranya, mungkin kita akan lebih bersemangat memperbaiki shaf dalam shalat kita. Mari simak sejenak, karena pelajaran ini sangat dekat dengan kehidupan ibadah kita sehari-hari.
Para malaikat memiliki adab yang sangat indah ketika berdiri di hadapan Allah ﷻ. Mereka memenuhi barisan pertama hingga rapat tanpa celah, baru setelah benar-benar penuh mereka membuat barisan berikutnya. Barisan kedua pun dipenuhi terlebih dahulu, lalu barisan ketiga, dan seterusnya. Tidak ada bagian yang dibiarkan kosong, tidak ada celah yang terabaikan.
Dari sini kita belajar pentingnya merapatkan shaf, mengikuti ketertiban malaikat dalam ibadah. Dalam hadits disebutkan bahwa mereka menyempurnakan baris terlebih dahulu, mengisi celah yang kosong, kemudian merapatkannya kembali hingga benar-benar rapat. Setelah barisan penuh, barulah berpindah ke shaf berikutnya.
Allah ﷻ berfirman:
وَّاِنَّا لَنَحْنُ الصَّۤافُّوْنَۖ
Sesungguhnya kamilah yang selalu teratur dalam barisan (dalam melaksanakan perintah Allah).” (QS Aṣ-Ṣāffāt [37]: 165)
Dari Anas bin Malik radhiallahu’anhu, Nabi ﷺ bersabda:
سَوُّوا صُفُوفَكُمْ , فَإِنَّ تَسْوِيَةَ الصَّفِّ مِنْ تَمَامِ الصَّلاةِ
“Luruskan shaf-shaf kalian, karena lurusnya shaf adalah kesempurnaan salat” (HR Bukhari: 690, Muslim: 433).
Semoga kita dapat meneladani keteraturan para malaikat dalam shaf mereka, sehingga shalat kita menjadi lebih sempurna, lebih tertib, dan lebih dicintai oleh Allah ﷻ.
Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb.
__
♻️ Silahkan disebarluaskan
🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin
#belajarislam #sunnahnabi #dakwah #muslimindonesia #kajiansingkat #khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah
BERBAHAGIALAH BAGI PENCINTA KOPI, MINUM KOPI BERPAHALA DENGAN NIAT KARENA ALLAH
Barakallahu fiik Ustadz Dr. Firanda Andirja hafizhahullahu ta'ala.
Courtesy: Bekal Seorang Mukmin - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A
♻️ Silahkan disebarluaskan
@jatmiko99604253@yantiBundaFI@Just_Ab1 Ngapain kesana jika hanya kesesatan yg diajarkan? Tidak sesuai dgn Visi Pendirian NU sejak sidirikan KH. Hasyim Ashari?