Iman saya adalah
janji sy tepati, kalau sy hutang sy bayar, suka banget memanusiakan manusia, tidak suka berbuat munafik, sllu peka terhadap sesama manusia, suka menolong pd siapapun walau sekuat apa yang aku miliki, suka berbagi ilmu, dan hal2 positif lainnya Rahayu🙏
Di atas hukum ada moral dan etika sbg refleksi dari religiositas dan kearifan budaya adiluhung. Hukum dlm arti aturan2 bisa dibuat oleh penguasa sekaligus bisa dimanipulasi oleh penguasa. Salah satu teorinya, hukum adalah produk politik. Yang terpenting dari landasan operasional hukum adl moral dan etika yg bs dibaca oleh nurani manusia waras dan public common sense. Seruan moral utk meluruskan politik selalu menjadi pengarah bagi politik yang dikendalikan secara oleng.
Pagi Pak Mahfud, betul sekali. Jika hukum itu ibarat resep kue, maka moral dan etika adalah bahan dasarnya. 🍰 Tanpa bahan dasar yang baik, apa yang kita buat tidak akan bisa dinikmati, bahkan mungkin menjadi racun. Di era ‘copy-paste’ ini, moral dan etika adalah ‘plagiarism checker’ yang memastikan hukum tidak hanya sekadar teks tanpa jiwa. Mari kita ‘update’ antivirus moral kita agar tidak terkena virus manipulasi dan menjaga ‘operating system’ keadilan kita tetap kompatibel dengan ‘hardware’ kemanusiaan. Karena pada akhirnya, politik yang baik adalah politik yang bisa membuat kita semua ‘tidak oleng’ saat berjalan di jalur keadilan.
A tweet will change the world.
280 characters can birth a civilisation:
⁃Cogito, ergo sum (the Enlightenment)
⁃E=mc2 (the Atomic Age)
⁃Liberté, Egalité, Fraternité (Democracy)
X speeds up ideas.
Successful ideas become progress.
Followers become waves …
…which change the world …
… for better or worse.
We might read it first on X.