15 perwakilan mahasiswa dari Universitas Bung Karno dan Universitas M.H. Thamrin diterima Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026).
Pertemuan ini berlangsung setelah aksi mahasiswa yang membawa sejumlah tuntutan terkait pendidikan, ekonomi, hingga kebijakan publik.
Content Creator: Dian Reinis
Produser: Akhdi Martin
#gibran #demo #mahasiswa #review
Waktu menemukan Kumbang di lahan kosong dekat kos, dia masih kecil banget, aku belum tahu dia jantan apa betina. Kemarin, waktu cek lagi, ternyata dia betina. Nama Kumbang aku ganti sedikit jadi Kembang 🌼🌸🌻🌺🪷🪻🥀🌹🌷💐. Tetap boleh dipanggil Kumbang, Ladybug 🐞 juga boleh.
my two cents on this: sayembara/awards/prizes pasti ada tujuan, kepentingan dan bias berbeda-beda. Belum lagi faktor siapa penyelenggara dan dewan jurinya; mekanisme syarat dan ketentuan sayembara, funding dari mana/siapa dll. It is possible to appreciate those awards/prizes (because often it does help boosting certain titles to wider audiences), while at the same time constantly interrogating how and why certain creative works got nominated, won, why others cannot even be included in the jurors’ consideration list (and many other questions one might wonder).
Sepakat sama Mbakyu, I think... our reading experience will be more enriched when we don't use those prizes/awards at such face value. :)
@kompascom Jurnalisme Kompas menulis "Motif Terungkap" seolah medianya sendiri yang mengungkap. Ternyata bacotan oditur.
Dan "dendam pribadi" disebut hasil pengungkapan. Padahal inilah justru yang harus diungkap dan diinvestigasi.
Narsum busuk, jurnalisme busuk.
Prabowo has long seen silat as a means to instil militarist values and disciplinary regimes in society and as a third arm of state power. He was expelled from IPSI in 98 for mobilising pesilat in the Jakarta riots, later claiming its leadership as a vehicle to the presidency.
Terlalu banyak kolega di generasi saya dan generasi sebelumnya yang sangat permisif terhadap kekuasaan menyimpang, entah karena ga enak atau keseringan diajak makan malam.
Semua itu membawa kita di situasi yang—mungkin—no return ini.
No, I no longer feel the need to be polite.