"Pingin tidur te—"
"WOAH—"
"KOK??? Shit—"
Pedal remnya tidak berfungsi secara tiba-tiba. Dibantingnya kemudi mobilnya ke kiri saat berpapasan dengan kendaraan lain dari arah lawan, dan kecelakaan naas itu tidak terhindarkan.
@anemonnea
"Kalau begitu kami tunggu kabar baiknya." Tutup Damar bersamaan dengan 3 orang lainnya turut berdiri. Damar dengan kedua petinggi perusahaan vendor saling berjabat tangan, sebelum akhirnya semua bubar.
"Dam, kemana abis ini?" Tanya Hendra, asistennya.
—akan terjadinya sesuatu?
Dibenak Damar saat ini hanya ingin segera pulang dan memeluk erat kekasih yang statusnya tunangannya saat ini, jadi Ia naikkan kecepatan mobilnya agar segera tiba di apartemen miliknya.