📕 baru inget gue punya 1 edisi album Erik Prasetya, isinya foto-foto beliau circa 1998.
ngeliat situasi sekarang, ngganjel rasanya kalau nggak share beberapa foto dan cerita yg gue rasa penting utk dijadikan pengingat.
📰🥀 foto-foto lain favorit gue pribadi ada di bawah ⬇️
ZERO METER STRATEGY
Berbeda dengan tentara Zionis Israel yg bisa dengan mudahnya menghambur-hamburkan amunisi senjatanya. Para pejuang Palestina yg tergabung dalam Brigade Izzuddin Al Qassam-nya Hamas, Brigade Saraya Al Quds-nya PIJ, dan Brigade Syahidin Fil Quds-nya Fatah (terkait sayap militer kelompok pembebasan Palestina dibahas pada kesempatan lain), menerapkan strategi zero meter atau jarak sangat dekat atau akurat. Sehingga penggunaan amunisi sangat efektif dan tentunya diperlukan skill individu yg sangat mumpuni.
Apa sebab? Pertama dan utama, tentunya terkait dengan larangan pemubadziran. Bagaimana pun, pemubadziran adalah larangan dari Allah yg sudah ditetapkan.
Kedua, terkait dengan efisiensi. Amunisi yg dimiliki oleh para pejuang itu ‘terbatas’ dan diperoleh dengan cara yg sulit. Palestina adalah negara yg tidak memiliki angkatan bersenjata karena tidak diperbolehkan. Sehingga tidak bisa membeli alutsista (alat utama sistem senjata) secara resmi. Butir per butir itu adalah amanah dari saudara Muslim lainnya yg bahu membahu mengadakannya. Bayangkan saja, bantuan sosial kemanusiaan saja begitu sulit masuk perbatasan Rafah dan Gaza. Apalah lagi bantuan ‘dalam bentuk’ lainnya.
Ditambah lagi, negara dan atau pihak lain tidak bisa mengirimkan alutsista dengan ‘legal’. Setiap butir peluru adalah amanah yg dipertanggungjawabkan. Maka sedari ‘latihan’, para pejuang Palestina memiliki dipaksa sedemikian rupa untuk akurat, terarah, terukur.
Tak heran jika skill dan mentalitas pejuang Palestiba begitu istimewa. Mereka tak digaji bulanan sebagaimana ‘militer’ konvensional. Mereka betul-betul mengabdi pada Allah dan ibu pertiwi mereka: Palestina.
Itulah kenapa seringkali Panglima Abu Ubaidah acapkali menyampaikan bahwa tujuan mereka merekam dan mengupload strategi Zero Meter ini adalah untuk ‘pelaporan’ kepada mereka yg telah mewakafkan hartanya untuk menyediakan peralatan perang. Selain itu juga adalah untuk pembelajaran. Walau memang pembelajaran yg cukup sulit untuk ditiru sepertinya. Karena beda ‘mentalitas’. Karena bagaimana pun, Zero Meter Strategy ini hanya bisa dilakukan oleh mereka yg ketika berperang memiliki tujuan yg ‘bukan’ saja tentang kemenangan. Melainkan juga kemuliaan di akhir kehidupan.
Pendiri Grab Anthony tan mengaku sangat mencintai israel 🇮🇱
Ya itu urusan mu.
Urusan ku Uninstall aplikasi Grab dari android ku, itu saja.
Ini cuma buat aku pribadi.
Tidak mengajak siapapun,
Karena aku mengaku sangat mencintai #Palestine 🇵🇸
[KEKEJAMAN JEPANG SAAT PERANG DUNIA II]
SELAMAT HARI KEMERDEKAAN YANG KE-78 INDONESIA~
Untuk memperingati hari Indonesia akhirnya merdeka dari penjajah, yuk kita lihat beberapa kekejaman penjajah kita: NIPPON CAHAYA ASIA NIPPON PELINDUNG ASIA NIPPON PEMIMPIN ASIA✊️
Hari ini (24/07/2023) keluarga korban tragedi Kanjuruhan melakukan penyambutan kedatangan Presiden Jokowi, dengan membentangkan foto anak-anak mereka yang menjadi korban dan beberapa poster.
Alih-alih didengar, mereka malah mendapat intimidasi dari abdi negara idaman mertua.