@stev1ewrightfan Believing that UK still has soft power advantage over East Asia just because Chinese, South Korean, Taiwanese and Japanese brands that dominate the markets are using English language for brand names and marketing is like saying that Roman Empire still has soft power advantage..
@Ogaman888 Kalau untuk harga rumah yang naik sekali itu memang masalah internasional terutama sejak ada platform jual beli rumah seperti olx atau https://t.co/nKh9brotbT di Indonesia atau Zillow di luar negeri.
@AgingAnarchist Using Americans of Japanese descent that speak fluent Japanese like Karen Fukuhara or Masi Oka, or James Shigeta if you want to go way back, to play Japanese citizens in Hollywood movies causes Western tourist and businessmen to overestimate Japanese's English ability.
@RotisserieGarlc@kresbung Kalau ada yang factcheck justru factchecker itu yang dianggap buzzer. Apalagi kalau factcheckernya dari sesama oposisi bakal dianggap bodoh: udah jadi korban ciptaker tapi malah milih jadi pahlawan kesiangan.
Tapi mau gimana lagi anggap aja lawan api dengan api.
@RotisserieGarlc@kresbung ...dan malah ikutan nyebarin hoax yang bisa diharapkan menjatuhkan pemerintah. Apalagi sejak ada UU Ciptaker yang mereka rasakan langsung dampaknya.
Video Jokowi ngomong mandarin atau foto pulau Raja Ampat yang berubah jadi tambang yang 100% AI langsung disebar tanpa riset.
@EikeFreidank@daily_romania In 1970s voluntary childlessness and DINK was being normalized and in 80s and 90s they exercised their economic powers. They outbid and outcompeted parents for big homes and high paying job. Many parents that they outbud and outcompeted probably was forced to have one less kid...