Berdasarkan laporan APBN 2025, lebih dari 82,1% pendapatan negara Indonesia berasal dari sektor perpajakan
Utang terus nambah
emang ada pembangunan yang berasal dari pajak...
Tapi kalo pembangunan dari hasil ngutang mah banyak
Bener apa bener
@maarhalim@LambeSahamjja Orang minta tolong cariin solusi, bukan diceramahin, tau rasanya waktu covid gak? Semangat ngingetin hal riba baik, tapi tau tempat
Hari ini gw hampir kena scam kartu kredit UOB senilai Rp 3 juta. Tapi gw malah balik ngerjain mereka, sampe mereka yang ngamuk ke gw 😂
ini pengguna-an vibe coding ga baik
Ini kronologi lengkapnya + bukti teknisnya. Baca sampe abis, bisa selamatin kamu atau orang terdekat. 🧵
Gue punya tetangga. Sebut aja Pak Hendra.
Dua tahun lalu dia masih naik motor beat butut ke warung.
Belinya eceran kopi sachet, rokok sebatang, mie instan satu bungkus.
Sekarang?
Alphard putih parkir di depan rumah.
Renovasi total.
Pagar besi custom.
Kamera CCTV empat titik.
Usahanya?
Katanya bisnis properti.
Yang gue tahu dia jual tanah warisan bapaknya di pinggir kota yang tiba-tiba nilainya meledak karena ada tol baru lewat sana.
Satu malam kaya.
Bukan proses panjang.
Bukan kerja keras bertahun-tahun.
Rejeki nomplok yang nyata.
Dan yang berubah bukan cuma mobilnya.
Cara dia nyapa orang berubah.
Dulu kalau papasan di gang senyum duluan, tanya kabar, kadang nawarin kopi.
Sekarang?
Jalan lurus.
Tatapan ke depan.
Senyum tipis yang terasa seperti basa-basi yang tidak dia nikmati.
Anaknya yang dulu main bareng anak-anak kampung sekarang sekolah di tempat lain.
Istrinya yang dulu arisan bareng ibu-ibu kompleks sekarang jarang kelihatan katanya sibuk
Bukan jahat.
Bukan sombong yang ngomong kasar.
Tapi ada jarak yang tumbuh perlahan, tanpa drama, tapi nyata.
Dan ini yang bikin gue mikir.
Komentar orang kaya lebih sopan dari orang miskin itu tidak sepenuhnya salah.
Tapi juga tidak sepenuhnya benar.
Yang lebih akurat mungkin ini:
Orang kaya punya lebih banyak ruang untuk terlihat sopan.
Mereka tidak dalam kondisi terdesak.
Tidak rebutan antrian.
Tidak stres soal tagihan yang jatuh tempo besok.
Tidak capek setelah 12 jam kerja berdiri.
Ketika kebutuhan dasar sudah terpenuhi otak punya lebih banyak kapasitas untuk berpikir tentang cara bicara, cara bersikap, cara memilih kata.
Itu bukan moral superiority.
Itu privilege dari rasa aman.
Dan yang terjadi pada Pak Hendra adalah pola yang gue lihat berulang pada OKB Orang Kaya Baru di Indonesia.
Kekayaan datang lebih cepat dari kesiapan mental untuk menghadapinya.
Tiba-tiba ada gap antara dia dan lingkungan lamanya. Dan gap itu tidak nyaman untuk kedua belah pihak. Tetangga lama mulai hitung-hitungan dulu dia biasa aja, sekarang sok.
Pak Hendra sendiri mungkin bingung mau tetap akrab tapi takut dimanfaatkan, mau jaga jarak tapi takut dibilang sombong.
Tidak ada pilihan yang benar.
Apapun yang dia lakukan akan disalahkan oleh satu pihak.
Dan ini yang paling jarang dibahas:
Sopan santun itu bukan produk dari kekayaan.
Tapi kekayaan memberikan kondisi yang lebih kondusif untuk menampilkan sopan santun itu.
Orang yang kelelahan, tertekan, dan tidak punya ruang bernafas secara psikologis memang lebih mudah tersulut.
Bukan karena karakternya buruk. Tapi karena resources mentalnya sudah habis sebelum hari berakhir.
Dan orang kaya yang kelihatan lebih sopan belum tentu lebih baik karakternya.
Mereka hanya punya lebih banyak energi sisa untuk menjaga penampilan sosial mereka.
Jadi kalau ada yang bilang orang kaya lebih sopan:
Mungkin. Tapi tanya dulu sopan karena memang baik karakternya?
Atau sopan karena hidupnya tidak sedang dalam mode survival?
Dua hal yang sangat berbeda.
Dan Pak Hendra?
Gue tidak judge dia.
Gue hanya berharap suatu hari dia sadar bahwa Alphard putih itu tidak akan pernah bisa menggantikan rasa nyaman yang dia punya waktu masih bisa senyum duluan di gang sempit itu.
In Indonesia 🇲🇨, there’s an unwritten rule:
when an image appears on the back of a truck, it means real support from the people.
Now look what’s on the move.. IRAN
The truckers’ movement in Indonesia is strongly standing with Iran.
This isn’t just a picture — it’s the voice of the people.
Guys lu pada tau dulu presiden habibie pernah selamatin rupiah dari Rp17.000/USD ke level Rp6.500–Rp7.000-an per dolar AS dalam kurun waktu sekitar 17 bulan pada masa krisis ekonomi 1998–1999.
Bayangin lagi krisis tapi bisa buat nilai rupiah menguat
segila dan sejenius itu beliau
Bayangin ini dulu:
Tahun 1998, Indonesia itu hampir runtuh total:
Rupiah tembus hampir Rp17.000/USD
Bank-bank kolaps
Perusahaan bangkrut massal
Rakyat narik duit → panic everywhere
Dunia internasional:udah gak percaya sama Indonesia
Lalu masuk Habibie.
Bukan ekonom.
Bukan banker.
tapi Engineer.
Tapi justru di situ letak “gila”-nya.
Habibie ngerti satu hal:
Kalau bank hancur, ekonomi pasti mati.
Langkahnya brutal tapi perlu:
Bank yang gak sehat → ditutup
Bank yang masih bisa diselamatkan → direstrukturisasi
Hasilnya:
Lahir Bank Mandiri (gabungan 4 bank bobrok)
Bank Central Asia diselamatkan dan jadi raksasa
Banyak bank lain ikut pulih
Ini bukan sekadar “nyelamatin bank”
ni balikin kepercayaan orang buat naro uang lagi
Sebelum Habibie:
Bank sentral bisa “diatur” pemerintah
Habibie ubah total:
Lewat UU No. 23 Tahun 1999
Bank Indonesia jadi independen
Kenapa ini penting?
Karena dunia luar mikir:
Kalau bank sentral bisa diintervensi politik → negara ini gak bisa dipercaya.”
Dengan langkah ini:
Investor mulai balik
Rupiah mulai stabil
Indonesia dapat bantuan besar dari International Monetary Fund (~$43 miliar)
Tapi bedanya Habibie:
Dia gak nurut 100%
Contoh:
IMF mau subsidi dicabut
Habibie nolak
Kenapa?
Kalau subsidi dicabut saat rakyat lagi hancur → daya beli mati total
Jadi dia:
Pakai dana IMF buat stabilisasi
Tapi tetap jaga rakyat bawah
Ini yang bikin kebijakan dia tegas tapi manusiawi
Masalah waktu itu:
Banyak perusahaan utangnya dolar → tiba-tiba meledak
Solusi Habibie:
Restrukturisasi utang
Konversi ke rupiah
Bentuk lembaga khusus (INDRA)
Perusahaan yang selamat:
Astra International
Sinar Mas Group
Kalau ini gak dilakukan:
PHK massal bisa jauh lebih parah
Ekonomi gak akan pulih kalau politik chaos.
Habibie:
Buka kebebasan pers (UU Pers 1999)
Legalin banyak partai politik
Siapin Pemilu 1999
Dunia lihat:
Indonesia berubah.
Dari otoriter → demokratis.
Dan ini efeknya besar:
Kepercayaan internasional balik
Hasil Nyata (Bukan Teori)
Dalam ±17 bulan:
Rupiah: dari ~16.800 → ~7.000/USD
Inflasi mulai turun
Perbankan stabil
Investor mulai masuk lagi
Ini bukan recovery biasa
Ini comeback ekstrem dalam waktu super singkat
comeback tergila sepanjang republik ini berdiri
Tapi sekarang berbanding terbalik
bank indonesia mulai disusuti orang2 yang kompeten
gk pernah kerja di bank indonesia
tapi tiba2 bisa jadi deputi bank indonesia
karna keponakan presiden
jadi kalau lu lihat rupiah melemah
ihsg melemah
ekonomi lesu
asing keluar terus
yaa ini kebalikan dari semua yang dilakuin pak habibie dulu
ya tinggal copas aja deh
apa yang dilakuin sama pak habibie
pasti gk bakal mau
orang niat nya jadi pemimpin juga udah jelek
Kejeniusan Habibie bukan karena dia ekonom.
Tapi karena dia berpikir seperti engineer:
lihat masalah → bongkar sistem → perbaiki dari akar
Dia berani ambil keputusan gak populer, tapi benar.
CURRENTLY, IRAN 🇮🇷 THE ONLY SUPERPOWER IN THE WORLD FIGHTING OFF THE ATTACKS AND AGGRESSION OF 27 NATIONS INCLUDING USA, ISRAEL, BRITAIN, FRANCE, THE EUROPEAN UNION, THE GULF STATES AND NOW THE AFRICAN UNION( UGANDA AND KENYA)
47 years, not days, not months.
Generations.
A nation lived through pressure, isolation, and shortages
watching their normal life slowly turn into survival.
No headlines for their pain.
No global panic.
No breaking news.
Just silence and endurance.
And then came 30 days.
And suddenly, the same world that watched quietly for decades,
couldn’t breathe.
Markets shook.
Oil surged.
Leaders panicked.
Because when suffering is distant, it is ignored.
But when it touches power, it becomes a crisis.
Think about it.
Some people learn to live with pain…
while others can’t even tolerate a glimpse of it.
It’s Karmic to see Iran take the stick and start beating the Gulf States with it.
Years of American provocative aggression and media propaganda have been building up in the Gulf. The state-controlled media really think that we are all stupid.
America has surrounded Iran with over 19 military and intelligence bases for decades threatening the Iranian people and now launching direct unprovoked attacks on a country trying to defend itself.
NOW WHO IS THE SUPERPOWER? ONE COUNTRY AGAINST 27 OTHER COUNTRIES AND IS WINNING.
Iran is defending itself from a brutal military and intelligence aggression of pedophiles and child killers. The Arab allies of Israel have proven their treachery in their full support for Israel in the mass slaughter of the Palestinians.
BREAKING NEWS !!! 🇮🇷🇮🇷🇰🇼
Secara resmi, Ayatullah Mojtaba Ali Khameini menyatakan bahwa Kami akan menerima negosiasi dan gencatan senjata dengan tiga syarat.
Pertama,
Melucuti senjata nuklir Israel. Kondisi
kedua:
Mengakui Palestina sebagai negara merdeka dan membebaskan semua tanahnya.
ketiga:
Amerika Serikat menandatangani komitmen bahwa mereka tidak akan ikut campur dalam urusan negara regional mana pun mulai sekarang.
🇵🇸 Ini Hamas di Gaza, bukan Hamas di Qatar
Perwakilan Biro Politik Hamas Dr. Mahmud el-Zahar, baru saja MEMBONGKAR negara-negara Arab yang menormalisasi hubungan mereka dengan Israel.
"Kalian bukan Muslim Sunni; kalian adalah orang kafir, pengkhianat, agen, dan sekutu Zionis."
Menteri perang AS, Pete Hegseth: "Musuh kita Islam Sunni dan Syiah, kita akan memerangi mereka semua, dimanapun."
Mohon netizen & ustad2 yg masih demen mengibarkan fitnah2 soal Syiah, segera tobat. Kalian sedang membantu AS & Zionis!
Pawai takbiran Idul Fitri di Tobelo, Halmahera, Indonesia, mengibarkan bendera Palestina dan Iran sebagai bentuk solidaritas anti-imperialisme dan anti-penjajahan.