Avatar Szeto dosanya paling banyak.
Intinya: Semua Avatar setelah Szeto itu kerjanya cuma nyebokin kesalahannya Szeto.
Szeto sibuk reunifikasi Fire Nations (Dulu bukan negara api, tapi konsensus antar clan), sampe meninggalkan kewajibannya sebagai Avatar buat wilayah lain.
Setelah reunifikasi, otoritas pemerintah pusat Fire nations jadi makin powerful dan bikin mereka jadi ultra nasionalis - fasis. (Isu ini diwarisin ke Avatar Roku dan karena Roku gagal, jadi diwarisin lagi ke Aang).
Pada zaman itu, setiap wilayah kebijakannya isolationism karena saling curiga satu sama lain (ini isu yang diwarisin ke Avatar Yangchen sebagai diplomat).
Nah karena si Szeto mewarisi banyak masalah duniawi jadinya Yangchen sibuk ngurusin duniawi. Spirit world gak keurus. Ini jadi masalah yang diwarisin ke Avatar Kuruk.
Avatar Kuruk kasian lagi istrinya diculik Facestealer. Jadinya dia harus beresin urusan Spirit World yang ditinggalkan Yangchen. Dia Avatar yang mati muda karena selama di spirit world dia gak bisa bending. Jadi berantemnya full adu mekanik.
Karena Kuruk sibuk di Spirit World, Kyoshi jadinya mewarisi masalah dunia.
Gitu aja terus sampe Aang berhasil jadi cebokan terakhir buat Avatar Szeto.
Tapi diberakin lagi sama Korra aowkwaowka
"Wahabi Lingkungan" Mulai Kehilangan Dukungan?
Narasi "alarmist" tentang perubahan iklim mengalami "push back" atau desakan balik di mana2. Setelah sekian dekade kita dicekoki oleh ortodoksi perubahan iklim yg menakut2i, kini pandangan2 yg skeptis tentang perubahan iklim mulai mendapat tempat dan muncul ke permukaan. Bahkan, Bill Gates, sosok yg menjadi ikon bagi narasi perubahan iklim yg alarmist selama beberapa tahun terakhir ini, mulai "sadar" bahwa perubahan iklim tidak semenakutkan seperti yg dikampanyekan oleh kalangan yg pernah saya sebut sebagai "wahabi lingkungan".
Pandangan Gates mulai bergeser ke tengah, mengalami moderasi, dan mendekati suara2 yg lebih "sober" seperti suara Bjorn Lomborg.
Catatan dari The Wall Street Journal ini menarik dibaca. 👇
Around the World
Save the Wildlife!
Setiap tanggal 4 Desember, dunia memperingati Hari Konservasi Kehidupan Liar
Kehidupan di wilayah konservasi punya andil besar dalam kehidupan kita sebagai manusia
Kehadiran pepohonan hingga satwa liar turut berjasa sebagai penyeimbang alam