Hari ini, karena saya anak didik Muhammadiyah, maka saya berpuasa.
Menurut perhitungan Matematika, hari ini tanggal 1 Ramadhan 1447H.
Karena saya Epidemiologi, Ahli Matematikanya Kedokteran, tentu saya senang dengan penentuan hari berdasarkan hisab, atau perhitungan matematika.
Di tanggal 1 Ramadhan ini, saya tunjukkan bagaiman Teknologi hari ini mencapai taraf luarbiasa.
Sebuah foto tua, yang karena buramnya, maka disalahgunakan, dan yang menyalahgunakan, tidak tanggung-tanggung, BARESKRIM POLRI!
Di tanggal 22 Mei 2025, foto ini ditampilkan oleh BARESKRIM pada presentasi kasus Ijazah palsu Jokowi, sebagai salah satu dari 709 Dokumen yang mendukung "keaslian" riwayat pendidikan Joko Widodo.
Dirtipidum waktu itu, Djuhandani menyatakan, foto ini adalah foto KKN Joko Widodo di Desa KETOYAN, Wonosegoro, Boyolali, tahun 1983!
Mereka tidak tahu bahwa Teknologi saat ini, mampu membuat sebuah foto yang tua dan buram, menjadi foto yang lebih tegas dan jelas.
Kita bisa melihat, wajah para mahasiswa UGM, yang sedang KKN di desa GOSONO
bukan Ketoyan.
Wajah-wajah ganteng-ganteng dan cantik-cantik, usia kisaran 22-24 tahun, manis cerah cerdas.
Wajah-wajah yang di masa depan tak mungkin jadi penipu dan pembohong.
Jelas di foto ini, tak ada sedikitpun ada tanda-tanda Joko Widodo berada di foto itu. Baik Joko Widodo yang berkacamata berkumis berhidung mancung bergigi rapi, maupun Joko Widodo yang tidak berkacamata, tidak berkumis, hidung tepes, rambut tipis, bergigi berantakan, yang kita kenal sebagai Presiden ke-7.
Dengan kekudetan, keteledoran, kecerobohan Bareskrim ini, memang Kepolisian RI betul-betul butuh reformasi yang fundamental dan menyeluruh.
Sudah begitu saja telan mentah-mentah dibohongi nama desa, dibohongi tahun KKN, masa dikasi foto ngasal, ditelan juga tanpa investigasi?
Begitulah nafsu memenjarakan untuk membungkam RRT, Roy Rismon Tifa sampai apapun kebohongan dipaksa jadi fakta.
Ampun ampun.
Mana Jokowinyaaaa???
Jokowinya manaaa???
Isbat Rasa Sop Buntut
Luar biasa kreatifnya mantan imam Istiqlal ini. Setelah naik jet, menentukan hilal kok malah di Hotel Borobudur, bukan di Masjid Istiqlal yang megahnya sudah mendunia. Sepertinya kesaksian hilal memang butuh aroma Sop Buntut legendaris agar lebih cepat menembus langit kebijakan yang makin sulit dicerna nalar.
Inilah seni toleransi yang sungsang; mencampuradukkan urusan ibadah dengan kenyamanan hotel berbintang yang biayanya sanggup membuat rakyat kecil menangis berjamaah. Kalau di masjid dianggap kurang mentereng untuk sorotan kamera, jangan-jangan besok penetapan hari raya harus pindah ke ballroom mewah demi sepiring hidangan kelas atas para pemegang kuasa. Kita sedang dipaksa menelan gimik visual yang dibungkus jubah keberagaman, padahal esensinya hanyalah kebingungan prioritas dari penguasa yang lebih haus panggung daripada haus akan ketakwaan yang tulus.
Masih mau bicara soal kemurnian syariat, atau sudah terlalu nyaman dengan akrobat pencitraan yang aromanya lebih kental bau kuah kaldu daripada bau keberkahan?
Repost jika menurut anda ini adalah bentuk pemborosan yang memuakkan!
@prabowo@jokowi@aniesbaswedan @NasaruddinUmar_ @Kemenag_RI@Hilmi28@m_andry@Mdy_Asmara1701@PaltiWest@Aryprasetyo85@opposite6890 @KopiVirkal @abu_waras @sosmed_politik @BosPurwa #SidangIsbat #HotelBorobudur #SopBuntut #IstiqlalDilupakan #GayaElite #BorosAnggaran #Kemenag #HilalSungsang #SirkusBirokrasi #IndonesiaEmas2045
Kecewa dengan keputusan pengadilan agama dia anak ini ungkap lewat video
Beredar rekaman video yang viral baru-batu ini dan dibuat oleh dua orang anak yang disebutkan bahwa Ayahnya sendri tanpa mengetahuinya.
Dalam video tersebut merupakan pengungkapan rasa kekecewaan pada keputusan Pengadilan Agama Tangerang. Padahal kedua anak tersebut sudah dimediasi oleh KPAI perlindungan anak.
Bagaimana menurut kalian?
Sc: boedyholic
@ramazaynworld@UmarHasibuan__ Yg ngomong kupeng(kurang pengalaman) & kuper(kurang pergaulan) di eropa & dunia barat lainnya pertumbuhan pemeluk Islam meningkat pesat... perbanyak lihat & baca berita dunia... katrok,ndeso!!!
@nieke_olivia Innalilahi wainailaihi roji'un...semoga Khusnul khatimah,diterima semua amal ibadahnya & mendapat tempat terbaik disisi Nya... aamiin yaa rabbal 'alamin
GAK MAIN-MAIN!
103 Jenderal
73 Laksamana
65 Marsekal
91 Kolonel
Ikut menandatangani 8 tuntutan forum purnawiran TNI yg salah satu tuntutannya adlh mencopot Gibran