he didnt claim it by himself, and never dared to say “paved the way” but he got all respect from everyone. Thats the difference between my fav and yours.
Gila gue kesel sih liat perempuan pinter ngejelasin sesuatu secara benar di depan laki2, lalu ditanggapi dengan cengar cengir dan terkesan meremehkan gitu.
Brengsek.
sudah menjadi rutinitas bulanan gua ketemu twit2 spt ini, akirnya jd menghabiskan berjam2 bayangin kehidupan jaman bocah,,, dah kyk time traveller ajah,,
Yuko Tsushima taught me motherhood, Banana Yoshimoto helped me thru grief, Mieko Kawakami showed me the depth of loneliness, Sayaka Murata explored alienation that I can relate, Nastuko Imamura taught me being different is okay, Yoko Ogawa let me embrace the childhood's innocence
Jargonnya mendukung UMKM, hasil karya penulis kecil saja “diembat.”
Baru tau @ShopeeID itu “tutup mata” membiarkan buku dibajak (fotocopy, scan pdf, dsb). Sudah berulang kali dilaporkan, tanggapannya terkesan mempersulit pelapor dan terkesan dibiarkan.
Dari semua buku terjemahan indo yang gua baca memang nemu bbrp yg gua kurang cocok sama terjemahannya pdhl bukunya terkenal, tp banyak bgt yg terjemahannya bagus2 dan bikin mikir “ih kok kepikiran ya..”. Sampe kyk beneran bukan buku terjemahan karena plesetan2nya bisa pas bgt.