Ada masanya apa yang kau mulai akan berakhir. Entah itu pertemanan, cinta, atau pertemanan yang diam-diam menyimpan rasa cinta.
Semua akan pupus digerus takdir semesta.
Tanpa pernah bertanya siap atau tidaknya kamu menerima.
Berdoalah.
Padahal dunianya sedang runtuh, hatinya sedang tercerai-berai, lukanya berdarah banyak, matanya sembab sebab menangis setiap malam, tapi bibirnya masih mampu berucap "SAYA BAIK-BAIK SAJA".
Percayalah, orang-orang seperti ini tabahnya luarbiasa.
Padahal hatinya sedang rapuh,
lengannya butuh peluk,
kepalanya butuh bahu untuk bersandar,
tapi ketika ditanya bagaimana keadaannya,
ia tetap menjawab “Baik-baik saja”
Percayalah,
orang-orang seperti ini,
lukanya tak pernah sederhana.