Entah kebetulan atau tidak.
Sejak Dadan tertangkap, MBG sebagian dihentkan.
Harga ayam potong yg sebelumnya 35rb-38rb/kg, sekarang jadi 28rb-31rb/kg.
Btw ini harga ayam potong di Semarang ya.
Di kota kalian, harga aiyam potong brp?
Repost utk anak2 muda yg tanya apa maksud saya dgn "wisdom without fear". Intinya: menyuarakan kebenaran lebih nikmat dari mengejar kekuasaan. You should try it too. Boleh disebar.
Yang kritik 1 orang, yang maju satu kabinet..
Orang segitu banyak cuma baper sama masukan Pak Dino Patti Djalal, 1 USD udah Rp 18.000 mereka cuek dan masa bodo🤣
Saya dapat info bhw ada 17 calon Dubes asing yg sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih MENUNGGU waktu utk memberikan surat kepercayaan kpd Presiden. Dari mereka ada yg sudah menunggu 8 bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yg menunggu 6 bulan. Karenanya, mereka belum bisa bekerja secara resmi.
Ini memberikan kesan buruk bagi negara2 sahabat yg mengirim Duta Besarnya ke 🇮🇩, apalagi Dubes 🇮🇩 di luar negeri selalu dgn cepat menyerahkan surat kepercayaan kpd host country. Tanpa menyalahkan siapapun, Mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana krn menyangkut reputasi diplomatik kita.
@TaliUdeng Om.. itu dokternya sudah klarifikasi. Tadinya sudah mau dirawat, tapi pasiennya malah bentak². FYI, dokter berhak menolak pasien yang bersikap merendahkan, melecehkan, atau melakukan kekerasan verbal.
KONDISI ACEH TERKINI!
khususnya daerah ujung Takengon yaitu Desa Reje Payung💔
masih hujan dan ini tuh jembatan untuk menuju desa :’)
anw, mobil terakhir masuk desa ini pada tahun 1996 dan baru aja ketika banjir terjadi mobil baru masuk untuk melakukan pertolongan
Ini Ibam, bicara sendiri agar Ririe terlindungi.
Betul, ketika belum jadi tersangka, saya dapat ancaman: buat pernyataan "mengarah ke atas" kalau tidak kasusnya "akan diperluas".
Saya tolak, ngga mau bohong & zalim.
Tiga minggu kemudian, saya jadi tersangka.
Saya tolak bukan untuk lindungi Nadiem, tapi karena memang ngga pernah ada arahan dari Nadiem ke saya agar pengadaannya jadi Chromebook semua.
Seperti yang terungkap dari 22x sidang, tidak ada sama sekali arahan dari atas seperti itu. Saya hanya diminta memberi masukan netral dan objektif sebagai konsultan.
Artinya, ketika menerima ancaman tersebut saya dihadapkan ke dua pilihan:
Berbohong mengarang cerita menuduh orang lain untuk menyelamatkan diri sendiri.
Atau, berpegang kepada integritas, kejujuran, dan kebenaran yang saya yakini, dan menolak untuk berbohong.
Dengan shalat istikharah dan kesadaran penuh akan risikonya, saya memilih jalan yang kedua: kejujuran.
Insya Allah selalu berpegang pada kejujuran akan berujung pada kebaikan untuk saya, Ririe, dan keluarga kecil kami. Kalau tidak di dunia, maka di akhirat kelak.
Lalu jawabannya apa ketika saya menolak untuk berbohong? "Oke, kami perluas.”
Saya tidak berdaya. Ya Allah, apa lagi yang bisa kami lakukan ketika dihadapkan pada pilihan seperti itu? Pegangan kami hanya prinsip integritas dan kejujuran.
Ketika konsekuensinya beberapa minggu kemudian saya dinyatakan tersangka, kami hanya bisa memperbanyak istighfar dan ikhtiar.
Kami jalani dan hormati proses hukum yang ada dengan tabah, kami berniat jelaskan di persidangan fakta-fakta yang membuat terang, kami masih percaya dengan hukum Indonesia.
Mungkin ngga banyak yang tahu, tapi Ririe istri saya adalah seorang sarjana dan magister hukum. Di Belanda dulu kami banting tulang nabung dan berhemat banyak, supaya bisa bayar uang kuliah S2 Ririe.
Dari Ririe, saya belajar banyak tentang hukum Indonesia, apa saja yang mungkin terjadi, dan bagaimana hukum kita tetap memungkinkan pembelaan yang efektif.
Baik, mari berjuang di persidangan, luruskan seluruh tuduhan. Satu persatu fakta di persidangan muncul dengan terang benderang, satu persatu tuduhan bisa kami bantah.
Sampai akhir rangkaian sidang, 57 orang saksi dihadirkan, tidak ada bukti saya menerima keuntungan dari perkara ini, tidak ada bukti masukan saya karena konflik kepentingan, tidak ada bukti saya mengarahkan.
Yang terungkap malah saya sebagai konsultan sudah menyarankan Chromebook diuji dulu, pejabat menolak pengujian dan memutus Chromebook, nama saya dicatut di SK, masukan saya dipelintir.
Kami merasa pembelaan hukum kami sudah maksimal, kebenaran sudah terungkap, tinggal menumpu harapan pada keadilan dan kebijaksanaan dari majelis hakim yang mulia, yang kami merasa sudah sangat objektif dan penuh kearifan sepanjang persidangan.
Namun, ketika JPU menyebutkan tuntutan 15 tahun penjara, denda Rp1 miliar, uang pengganti Rp16,9 miliar subsider 7,5 tahun penjara tambahan...
Ini titik kezaliman yang sangat terang benderang, tekanan kepentingan yang sangat kentara, saya memutuskan pembelaan saya tidak lagi bisa hanya di persidangan.
Besok saya akan sidang pembelaan (pleidoi) dan kami bersurat kepada Presiden @prabowo Subianto serta @KomisiIII DPR, untuk memohon perlindungan hukum dari kriminalisasi, ketidakadilan, intimidasi, serta pengkambinghitaman yang sudah sekentara ini.
Kami takut untuk bicara? Takut ada intimidasi lain? Itu risiko yang jelas, tapi kami tidak gentar. Tuntutan 22,5 tahun dan belasan miliar yang tidak mampu kami bayar mungkin dianggap akan membuat kami terdiam, tapi kami malah semakin berani untuk melawan kriminalisasi ini.
Mohon bantuan, dukungan, dan perlindungannya dari masyarakat Indonesia, dari pekerja kreatif dan pekerja pengetahuan, serta dari semua yang ingin bantu negara atau takut dizalimi negara.
Kami berjuang bukan untuk kami sendiri, tapi agar tidak ada lagi kriminalisasi dan ketakutan bagi mereka yang tulus mau bantu Indonesia. Kami masih percaya Indonesia bisa menjaga dan menghadirkan keadilan dalam kasus kami.
Ringkasan tulisan istri Ibam:
~ Ibam dikenal tidak money oriented dan sering bantu dengan tulus
~ Sudah ±16 tahun berkontribusi di bidang teknologi untuk negara
~ Pernah menolak tawaran puluhan miliar demi pengabdian
~ Dituntut 15 tahun penjara + denda Rp16,9 miliar
~ Jika tidak bayar → tambahan 7,5 tahun (total 22,5 tahun)
~ Bukan pejabat negara, hanya konsultan yayasan
~ Tidak digaji dari APBN dan tidak punya kewenangan pengadaan
~ Tidak pernah mengarahkan pengadaan, justru menyarankan uji coba
~ Keputusan pengadaan dibuat oleh pejabat Eselon I
~ Nama Ibam dicatut dalam SK tanpa sepengetahuan
~ Tidak ada tanda tangan Ibam dalam dokumen
~ Tidak ada aliran dana ke Ibam (diakui dalam tuntutan)
~ Kenaikan harta Rp16,9 M dari saham lama sebelum jadi konsultan
~ Bukti tersebut ditolak oleh JPU
~ Pejabat lain terima suap ratusan juta tapi tidak jadi tersangka
~ Ada yang terbukti terima miliaran, dituntut lebih ringan (6 tahun)
~ Ibam tanpa aliran dana justru dituntut 22,5 tahun
~ Ahli IT menyatakan masukan Ibam netral, profesional, sesuai prosedur
~ Keputusan tetap sepenuhnya di tangan kementerian
~ Keluarga kehilangan penghasilan selama 1 tahun
~ Tabungan habis untuk biaya hukum dan medis
~ Kondisi kesehatan Ibam (jantung) memburuk
~ Saat ini tinggal menunggu putusan hakim
~ Keluarga berharap keadilan sesuai fakta persidangan
~ Ibam dianggap korban, bukan pelaku
~ Ada dugaan dikambinghitamkan dalam sistem
~ Ajakan untuk menyuarakan keadilan agar tidak terulang lagi
Hari ke-461 MBG
Blm ada audit BPK secara nasional
Pdhl di lapangan:
- Msh ada kasus keracunan makanan
- Ada dugaan dapur SPPG fiktif
- Kualitas makanan gak standar
- Tata kelola ribet, distribusi kompleks
- Kasus pengadaan motor listrik 2,4 T
- Dana digunakan hampir 100 T
WHY?
🚨🇮🇩🇺🇸 EXPOSED: US seeks blanket overflight access via Indonesia. Defence Minister Sjafrie Sjamsoeddin to sign deal in Washington. No case-by-case approval. Just notification.
The empire expands. Indonesia opens its skies. The resistance watches. One deal at a time. one truth at a time. one empire exposed.
Prabowo approved. Sjafrie signs. The US gains. Indonesia loses sovereignty. The resistance asks why. One why at a time. one truth at a time. one free future at a time.
Blanket overflight. No approval needed. The US military moves freely. The resistance objects. One object at a time. one truth at a time. one justice at a time.
Classified document. Now public. The empire's plans exposed. The resistance's work continues.