Nama fav lu aja gk disebut cma li peien dan rekan-rekannya😂, trs itu fd bangga"in penampilan fav nya ini pdhl tanpa fav gw fav lu gk bsa tampil di acara TV nasional gini KOCAK🤣🤣🤣
Ini buktinya kalau undangan untuk "LiPeien dan rekan rekannya" Dan konser kebudayaan ini juga yang kalian bangga banggain ke publik "D4 tampil di tv nasional" "Fave gue tampil solo di tv nasional" Hahaha padahal undangan ini dan fave lu tampil solo, karena hasil dari collab LiPeien dengan Pemerintah. Sedangkan Peien? Peien sama sekali ga mendapatkan tampil untuk menyanyikan lagu solonya yang collab dengan Pemerintah. LiPeien hanya mendapatkan lagu couple dan lagu group doang.
Dan karena setelah tampil dari sini, NJ buat konser D4 di mainland, ternyata udah dibanned. Tapi NJ ga ngasih tau kalau D4 dibanned di mainland kan? Malah kasih narasi kalau D4 gagal konser karena direport. Dan siapa yang kalian fitnah? Yap penggemar JiangLi. Kalian memfitnah kalau kami yang mereport konser D4 ini supaya batal. Padahal kenyataannya D4 gagal konser itu, karena ketololan NJ sendiri.
Aku bersumpah, semoga semua perkataan dan perbuatan kalian kembali kepada kalian sendiri, terutama kepada fave kalian. 😇😇
Semoga kedengkian yang kalian pelihara justru menjadi alasan fave kalian terus anjlok dan terjun ke jurang. Semoga mereka selalu mendapatkan mismanagement, terus dikelilingi keputusan-keputusan buruk, selalu diselimuti kegelapan, dan nggak pernah mendapatkan kesempatan maupun pengakuan yang layak.
Semoga semua kebencian, fitnah, dan doa buruk yang kalian lontarkan kepada orang lain kembali kepada kalian berlipat ganda. Semoga setiap standar ganda yang kalian terapkan, setiap ketidakadilan yang kalian dukung, dan setiap keburukan yang kalian harapkan untuk orang lain menjadi bayangan yang terus mengikuti fave kalian sendiri.
Kalian begitu sibuk berharap orang lain jatuh, sampai lupa bahwa fave kalian sendiri juga bisa kehilangan banyak hal karena keputusan dan perlakuan yang mereka terima.
Aku bersumpah, semoga suatu hari kalian merasakan LEBIH DAN LEBIH PARAH DARI SEMUA UCAPAN KALIAN ITU TERMASUK FAVE KAMU ITU.
Semoga semua perkataan kalian kembali kepada kalian. Semua perbuatan kalian kembali kepada kalian. Dan terutama, semoga fave kalian merasakan konsekuensi dari segala kebencian yang kalian sebarkan atas nama mereka. Semoga mendapatkan karma.
Amin. 😇
@dingjiepookie Aduhhh kak klo solo mana bsa fav nya, dri dlu klo bsa solo mah udh di gas buktinya tanpa nj dan d3 fav mereka bsa apa? Debut aja gagal mlu🤣🤣🤣
Flop katanya awokawok lu bandingin fav lu sma 3 aktor yg emg gk ada basic idol dan hrs belajar ini itu dlu, fav lu gagal jdi idol lu pikir karena apa? Karena flop di antara pesaing yg lain😂, jgn merasa fav lu itu keren nyatanya dia dikenal dari bl bkn dri penyanyi/idol😛
Banyak penggemar Peien dan Jiang Heng yang menyebarkan narasi penuh kebencian, melontarkan insinuasi yang merendahkan, serta menunjukkan perilaku misoginis terhadap Huang Xing (Axing) dan para pendukungnya.
1. @xxjiayi — Menyiratkan bahwa Axing adalah “peliharaan NJ” yang mendapat kasih sayang khusus dan perlakuan istimewa dari NJ. Akun ini juga menyindir simbol dan warna ulang tahun dua orang, lalu melontarkan komentar merendahkan tentang “punya dua istri” dan “punya dua tante girang”.
2. @renavyra — Mempertanyakan apakah Axing adalah “anak emas NJ”, kesayangan NJ, atau “peliharaan CEO”, disertai insinuasi tentang siapa yang menjadi “nyonya NJ”.
3. @renavyra — Menulis “Threesome” dalam konteks percakapan yang menyiratkan hubungan antara tiga orang.
4. @renavyra — Mengejek narasi “poor Axing” dengan menyindir bahwa NJ konon mencintai Axing, meskipun konsernya dijadwalkan berdekatan dengan hari ulang tahunnya.
5. @xxjiayi, @Haru28by, dan @selenophileliaa — Menunjukkan perilaku yang patut dikritik karena penggunaan bahasa misoginis terhadap perempuan lain. Mereka menggunakan atau menormalisasi sebutan seperti “jalang” dan “pelacur” terhadap sesama perempuan hanya karena persoalan yang melibatkan seorang pria. Ketika ada yang menegur penggunaan kata-kata tersebut, orang itu justru dicap sebagai penjilat NJ tanpa konteksnya dipahami terlebih dahulu. Seolah-olah, menolak penggunaan bahasa yang merendahkan perempuan otomatis berarti membela NJ. Padahal, mengkritik misogini tidak sama dengan membela seseorang.
6. @xxjiayi — Menuduh orang lain “menjilat pantat CEO” karena dianggap membela CEO. Padahal, persoalan yang dipermasalahkan adalah penggunaan bahasa vulgar dan merendahkan untuk menyerang orang lain. Menegur perilaku tersebut tidak otomatis berarti mendukung atau membela CEO.
7. @Haru28by — Menggunakan sebutan yang bermakna “penjilat CEO” untuk menyerang orang-orang yang membalas atau mengkritik unggahannya. Alih-alih membahas inti persoalan, mereka justru mengalihkan pembicaraan dengan melabeli pihak yang berbeda pendapat.
8. @selenophileliaa — Menyatakan bahwa NJ pantas disebut dengan sebutan merendahkan seperti “jalang” atau “pelacur” karena dianggap tidak kompeten dan tidak adil terhadap para artisnya. Kritik terhadap kinerja atau keputusan seseorang dapat disampaikan tanpa harus menggunakan istilah misoginis yang merendahkan perempuan.
9. Beberapa akun lainnya —
menyebarkan gambar telanjang hasil rekayasa AI yang menggambarkan Huang Xing. Gambar-gambar tersebut dilaporkan pernah diadukan kepada polisi. Beberapa akun juga melontarkan komentar seksual yang merendahkan Axing, termasuk insinuasi bahwa ia telah “dipakai oleh NJ”.
Semua ini hanyalah beberapa contoh unggahan dan narasi yang diarahkan kepada Axing maupun para pendukungnya. Mengkritik keputusan agensi adalah satu hal, tetapi melontarkan insinuasi seksual tentang seorang artis, menyebarkan gambar seksual palsu, dan menggunakan bahasa misoginis untuk mempermalukan orang lain adalah hal yang berbeda.
Hal yang paling mengkhawatirkan adalah standar ganda yang terlihat dalam perilaku tersebut. Ada orang-orang yang mengaku memperjuangkan keadilan bagi artis favorit mereka, tetapi pada saat yang sama menggunakan istilah seksual yang merendahkan perempuan, membuat asumsi tanpa memahami konteks, dan melontarkan tuduhan terhadap orang yang berbeda pendapat.
Menolak misogini bukan berarti menjilat NJ. Menegur penggunaan kata “jalang” dan “pelacur” bukan berarti membela CEO. Seseorang berhak mengkritik agensi maupun artis tanpa harus menormalisasi penghinaan seksual dan merendahkan perempuan lain.
@SunShineElQiu Emang penggemarnya XQ nggak pernah menyebar kebencian ke JL??? Serius nanya deh ini. As long as I know, its your fandom who started this and dari awal NJ sendiri kok yang pilih kasih, kalo fans JL belain JL mah kata gw wajar aja. Orang biasanya fans XQ yang suka mulai duluan
@dingjiepookie Jgn terlalu di dewakan bgt lah fav nya🙂, tanpa nj fav lu lbh kasian beneran dah 3 lainnya hrs bljr ini itu demi mewujudkan mimpi fav lu, klo emg yg lain flop suruh berkarier sendiri aja lah, ohh gk bsa ya karena flop sma yg lain☺
@reinrein29840 Memory otaknya cuma 1gb kak maklum🤣🤣🤣
Dia gk sadar apa setoxic apa fd nya, emg kumpulan org" toxic tuh gini, pda lupa sma perbuatan sendiri dan playing victim cuihh