1. pemabuk + pengemtot handal vs mantan atlet basket terbaik pada masanya.
2. makanya di tinju ada “kelas berat” tuh ya biar seimbang.
ini malah sok-sok an bilang “ga peduli bb lu berapa” kocak 🤣
3. ya pasti kalah lah dari awal sebelum bertarung juga. ibarat GM vs Ex Imo 😂
Kapan ya si pedofil, child groom, manipulative ini stop betingkah?
Gimana sih ngasih tau para pengikutnya kalo ini salah satu tindakan pelecehan? Muak banget gw
@ARSIPAJA Wtf tujuannya buat stunting awalnya dikasih ke anak sekolah jg udah ga tepat
Emg mau diternak ini suaranya sama kaya bansos
Pake duit rakyat lg buat danain ini mah pasti. The real pork barrel politic
Dear men:
Tetep nafkahin istri, walopun dia mampu cari duit sendiri. Duit dia, untuk dia. Kebutuhan keluarga (dia dan anak), tetap dari pria.
Kalo lagi ga mampu, ya apa bole buat. Istri pasti rela support kita.
Tapi ya effort sebagai pria, tetap maksimal dong. Berusaha kuat bangkit lagi.
Begitu udah ada duit, walopun 100 perak, tanggungjawab nomer 1. Jangan abai.
Istri bisa cari duit, bukan berarti kita lupakan kewajiban kita.
Makes sense ya.
Anggaran MBG itu 1,2 triliun PERHARI!
Sekali lagi, PERHARI!
Itu program ngaco kalo diliburin seminggu, trus duitnya buat bangun sekolahan, renovasi sekolah rusak, bayar gaji guru dengan layak, dandanin infrastruktur, sama buat beasiswa, udah banyak yg terselamatkan!
MBG taek!
Nah..
Anggota DPR! Gak bisa jawab kan?
(Bandingin gaji anggota DPR dengan UMR. Indonesia paling gak masuk dengkul dibanding negara lain. Padahal hasilnya juga apa buat rakyat?)
EVALUASI MBG!
⛔ Guru repot mengatur MBG:
-membagikan
-mengikat
-mengumpulkan
-memastikan habis
-dipaksa mencicipi
-mengganggu jam ajar
⛔ sekolah terbebani tanggung jawab: -jika tempat makan hilang
-jika makanan tersisa
-jika keracunan
⛔ Orang Tua:
- tidak ada jaminan sehat
- resiko anaknya keracunan
⛔Siswa beresiko:
- tidak enak
-basi
-keracunan
-terganggu belajar karena ketiganya
Kenapa perlu dihentikan:
Ketika terjadi MBG basi/keracunan:
✅ tidak ada tindak lanjut
✅ tidak transparan
✅ tidak ada penjelasan
✅ tidak memperlihatkan adanya sanksi
Masyarakat/ orang tua, sekolah, guru dan siswa adalah pihak yang paling dirugikan. Padahal keempatnya adalah penerima program yang tidak terlibat dalam proses produksi MBG.
Makan bergizi adalah mandat kementerian kesehatan, dan makan sekolah (school meals) adalah kegiatan penunjang di sekolah dalam mendukung pembelajaran.
Ketika MBG malah beracun dan mengganggu proses belajar di sekolah, maka MBG harus dihentikan karena sistem pengawasan, dan mekanisme yang diatur kementerian kesehatan tidak dijalankan.
Sampai detik ini BGN belum pernah mengumumkan penyelidikan atas keracunan MBG, kemudian memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang bersalah. Sementara siswa, guru dan sekolah selalu dipersalahkan atas keracunan masal.
Jika ini diteruskan, tanpa pengawalan, pengawasan, dan evaluasi, kami khawatir keracunan akan semakin membesar.
Pemerintah harus bertindak cepat sebelum matahari terbit besok pagi, ketika MBG datang ke sekolah.
Ingat, MBG datang ke sekolah untuk membantu anak-anak kita belajar, melalui tambahan gizi, bukan tambahan racun.