Banyak yang tanya soal vibe coding:
“Ini buat apa sih? Kok bisa dapet duit?”
Let me explain in simple way.
Bayangin AI itu otaknya. Kita kasih dia "tangan" buat kerja dan komputer virtual buat jalan sendiri. Dari situ kita bisa bikin SaaS (Software as a Service) dan menjualnya.
🤷♀️: Tapi gue ga punya IT background..
Menurut gue, di era sekarang itu bukan faktor utama. Ibaratnya:
- Dev butuh 50 prompt buat hasil A.
- Non-IT butuh 500 prompt buat hasil A.
Tapi ujungnya? Sama-sama bisa menghasilkan A.
Yang lebih penting justru kemauan buat belajar, eksperimen, dan gabung komunitas yang suka sharing knowledge kaya @StressCapitals. Gue sendiri waktu mulai juga banyak dibantu orang lain, shoutout for @langs_id & @hyemuluv 🫰
Gue yakin diluar sana juga banyak yang udah lakuin hal serupa. Jadi penasaran, kalian sekarang ada di tahap mana?
1. Baru mau belajar Agent AI
2. Stuck cari ide SaaS
3. Lagi progress ngerjain ide sendiri
Lo biasanya booking hotel lewat Agoda atau Traveloka?
Gue juga dulu gitu. Sampai suatu malam temen gue yang kerja di front office hotel bintang 4 di Bali ngasih satu kalimat yang langsung ngegas otak gue.
Gue tanya: “Kalau gue mau nginep di hotel lo, booking di mana yang paling murah?”
Dia jawab santai:
“Telepon langsung ke hotel. Bilang lo liat harga di Agoda Rp sekian. Minta lebih murah. Kita PASTI kasih.”
Mau share hotel langganan kalo gue ke Bali. Harganya masih di 350-ish (kalo share berdua bisa hemat banget!) tapi super nyaman, ada kolam renang, open space & kamarnya luas 🫶🏻
📍Kerobokan
and some crypto bros still living with delusional mindset that $10,000 is not money.
people outside crypto bubble travel 130 days, visit 9 countries with $12,000.
you only live once.
Did not expect a question that starts out 'Do you think before you speak?' to go so well. A+ question from Charlotte Harpur A++ response from Eileen Gu.
Salah satu cara buat bikin pegawai punya sense of ownership dalam sistem kapitalisma ini adalah dengan bikin sistem Employee Stock Option Plan (ESOP) kayak perusahaan2 di Sillicon Valley, macem Google, Apple, Microsoft
ESOP intinya ngasih hak (bukan kewajiban) kepada pegawai untuk beli saham pada harga tertentu (exercise price) dalam jangka waktu yang telah ditentukan
Misal exercise price nya Rp 1 juta, kemudian harga sahamnya naik terus sampe Rp 3 juta, maka si karyawan bisa membeli saham seharga 3 juta cuma dengan 1 juta alias dapet capital gain sebesar 2 juta
Dengan program ESOP ini karyawan jadi semangat juga buat naikin value (atau harga saham) dari perusahaannya
Berikut video Bill Gates tahun 1983 yang jelasin tentang employee stock option:
mending malu nanti daripada missing out of momentarily prideful victory.
semua memalukan kalo hati lu sinis penuh sama mentalitas "lu belom tau ntar gimana". idup cuma sekali, sarjana cuma sekali, kenapa mesti dibuang demi keliatan cool, collected, bersikap "mr know it all"??🤪
@bulanmei377@FredomMan123@clef66798902@flnnch lagian ya, mending mainin titus sendiri aja deh masturbasi daripada mainin titus orang lain, heran emang, love is love? itumah nafsu hewani, mending nafsu nabati aja dah mainin tuh terong di dapur
Ringkasan.
Sisi gelap tinggal di luar negeri:
1) Nyuci baju sendiri
2) Masak sendiri
3) Bersihin rumah sendiri
4) Buang sampah sendiri
Emang kalian gak melakukan ini semua di Indonesia? 😲
Cara cepat untuk belajar versi aku adalah "bikin proyek pribadi".
1. Maunya belajar apa
2. Buat targetnya
3. Turunkan jadi target kecil
Ga semua orang harus tau jg soal apa yang mau kita pelajari.
Kenapa high performer itu kelihatannya santai tapi kualitas kerjanya bagus?
Karena mereka gak sekedar menjalankan tugasnya, tetapi juga punya kebiasaan-kebiasaan unik ini.