Ami : “De simpen es krimnya di kulkas, masih cair”
Kirana : “ Ami kok marah sama dede”
Padahal ga marah sama sekali 🥹, mungkin nadanya aga beda kali ya. Cerminan banget diri ini wkwk sering mengira suamiku marah kalo nadanya beda. Ternyata ini rasanya dikira marah padahal engga.
Menstruasi tiap bulan, kehamilan beberapa kali, lalu diakhiri menopause.
Sementara kita laki-laki, secara biologi, ya hidup lurus-lurus aja.
Ayo kita sadari sebentar.
Perempuan itu setiap bulan berhadapan dengan biologinya sendiri.
Dengan nyeri datang rutin sekali.
Dengan emosi naik turun tanpa diingini.
Dengan darah yang keluar, tanpa permisi.
Lalu di satu fase hidup, perempuan mengandung.
Menumbuhkan manusia hidup dalam dirinya.
Membagi nutrisi tubuhnya, energinya, tidurnya, napasnya.
Rahim membesar puluhan kali lipat. Organ-organ perutnya bergeser. Trus hormonnya loncat-loncat menari tanpa henti.
Dan ketika semua itu selesai, di dekade ke 5 tubuh berkata,
Haha belum selesai.
Tiba-tiba Menopause datang.
Badan rasa jadi tungku panas, lelah, gelisah, tubuh terasa asing, tapi tetap harus menjalani semua fungsi dan perannya sebagai Ibu.
Sementara biologi kita laki-laki?
Bangun tidur.
Tarik napas.
Minum air.
Kerja seharian.
Lalu merasa wah hari ini produktif sekali.
Kadang kita demam tinggi sedikit saja,
Nada bicara langsung melemah.
Rasanya ingin nulis pidato perpisahan
Setelah memahami ini, aku sering bertanya dalam hati, bagaimana bisa perempuan setangguh ini.
Bayangkan kita laki-laki yang mengalami menstruasi.
Mungkin sebulan sekali kantor akan tutup.
Grup WhatsApp penuh keluhan.
Rumah sakit penuh drama.
Satu kram kecil, sudah minta dipijat se-RT.
Kehamilan?
Laki-laki lapar satu jam saja sudah gelisah.
Jadi kalau hari ini kita melihat perempuan tetap tersenyum,
tetap bekerja,
tetap mengurus keluarga,
tetap peduli orang lain,
Kita menyadari kekuatan versi berbeda.
Dan kita, para laki-laki,
Sudah selayaknya lebih menghargai dan menyayanginya. 🩷
Selalu beranday-anday kalo mamah masih ada pasti bakal sama kirana terus. Mah, meskipun mamah sudah jauh disana tapi ntah kenapa anis merasa mamah itu dekat. Setelah punya anak, aku yakin ikatan batin antara ibu dan anak itu sangat indah. Ya Allah aku percaya semua takdir indahMu
Lagi kangen banget sama mamah. Udah lama ga mimpi mamah. Mamah lagi apa ya, pasti lagi happy deh soalnya udah ga repot ngurusin aku, aa, dan ayah. Biasanya mamah sibuk motongin bawang buat masak. Sibuk beresin rumah. Sibuk cuci baju, setrika baju.
Mah, anakku bentar lagi tiga tahun. Namanya kirana. Sama kaya anak yg selalu aku tunjukkin ke mamah. Pengen curhat ke mamah kalo ternyata masa2 anak bayi tuh ga kerasa ya mah. Kirana udah gede sekarang udah bisa bilang kalo kirana sayang ami dan udah bisa bergaya kalo difoto
Lagi galau banget karna merasa bersalah terkait kerjaan di kantor tapi tiba2 abis disuapin kirana bilang “ade bangga sama ami” Nangis dikit dengernya😭😭😭. Pas ditanya emang kenapa ade bangga, soalnya ami kerja terus main sama ade. Makasih ya de apresiasinya 🥹.
🚨🚨🚨🚨🚨🚨
INDONESIA NEEDS HELP!
INDONESIA NEEDS HELP!
Indonesian democracy is dead today 🥀. Thousands of people were injured and even died after being run over by police, simply because we demanded workers' rights and justice. Over 150 people were injured, and medical personnel were shot. This even violates international law.