Hampir nekat pompa sepeda, ndak jadi soalnya kelupaan. Terus badan meriang kan, yang dilakukan kemudian adalah buat capsule wardrobe. Copping strategy awak adalah, tidak ada 🥲
Akhirnya ada minion yang neruskan bagi wang raye keliling, pertama bagi si abang soalnya tahun lalu jadwal tidurnya masih jam 8 max. Meskipun sambil sibuk main obeng 🥲
Siap-siap daring lagi ye kan. Sesungguhnya aku bahagia karena dekat dengan anak-anak huahahaha. Tapi asli males daring dahlah ngajar para alumi learning loss
Tau gak gais??
Kenapa tidur habis Subuh/Sahur terus bangun jam 10 pagi itu badan terasa capek bnget ? 🫠🫠
Sebenernya itu bukan istirahat, tapi simulasi masuk dimensi lain. 😩👋🏼
Secara biologis, hormon kortisol kita lagi tinggi²nya jam segitu tapi malah dipake tidur. Efeknya? Ritme sirkadian hancur lebur, bangun² malah brain fog, kepala berat kayak manggul beban hidup, dan metabolisme jadi lemot.
Alih² seger, malah kayak habis dikeroyok massa gak sih? Badan pegel semua padahal cuma rebahan. Ada yg ngerasa hal yg sama atau emang gue yg udah jompo? 🤡
Anak dengan ADHD tuh sering sekali kena stigma negatif:
- Bandel, bodoh
- Cengeng, pemarah
- Gak mau kalah, dll.
Tapi orang suka lupa liat mereka itu juga:
- Mudah cemas sama kegagalan
- Merasa gak percaya diri sama kemampuannya
- Kasih sayangnya bisa bertumpah ruah
Hari ini saya habis nanganin anak dengan ADHD. Ortu bilang di sekolah dia sering nangis pas pelajaran.
Beberapa sesi sebelumnya, saya ajarin dia Matematika dengan cara yang berbeda di sekolah. Soalnya, dia baru dikasih penjumlahan menurun ke bawah aja udah nangis.
Pas saya ajarin cara yang menurut saya lebih ngajarin fundamentalnya/"logic", dia seneng banget. Dia ngerasa itu lebih mudah dimengerti. Padahal sebelumnya dia takut, nangis, dia bilang gak bisa.
Hari ini, saya ajarin dia cara menghitung seperti di sekolahnya, yaitu menurun ke bawah. Dia nangis intens lagi, berkali-kali bilang “I don’t wanna do that."
Saya encourage dia untuk ngomong apa yang dia rasain/pikirin, apa yang bikin dia gak mau ngelakuin itu. Saya bilang, saya mau ngerti supaya saya bisa bantu dia.
Dia bilang "I don't wanna do that. I can't do it. I can't do it". Setelah saya pandu ngerjain satu soal dan jawabannya benar pun dia tetap bilang hal yang sama berkali-kali.
Akhirnya saya gali lagi dan akhirnya dia bilang "I cannot do that, later I'm wrong." Ternyata dia setakut itu terhadap kesalahan. Dia gak percaya diri dengan kemampuannya.
Saya sedih banget sih sebenernya dan kasihan karena mungkin dia terlalu sering mendapat perhatian justru ketika melakukan kesalahan. Jadi, itu sangat membekas di benaknya.
Akhirnya, saya mulai dari soal-soal paling mudah. Saya pandu satu per satu langkah pengerjaannya. Setiap selesai mengerjakan soal, saya tanya lagi "So how many numbers you got it right? Now you can or cannot?".
Setiap dia masih bilang "Cannot" walaupun jawabannya benar, saya akan ajak lagi"Okay, let's find out again if you can or cannot do this".
Iya, saya sengaja melakukan ini berulang kali untuk membuat dia percaya diri dengan kemampuannya. Sampai akhirnya setelah beberapa soal saya lihat ekspresi wajahnya mulai berubah.
Di soal nomor 5 saya tanya lagi "Now how many numbers you got it right? Now you can or cannot?", akhirnya dia bilang "I can!" sambil senyum.
Setelah itu? He was ready to learn. He was willing to learn. He was ready to level up the question. 🥲🥹🥹🥹 (ngetik ini sambil nangis dikit).
Lesson to learn: Please be kind to them, after all, they are still children 🥹🩷. The voices in their head are formed from the words they listened from others.
Learn to trust and encourage them to face difficulties. Notice when they do great things not only focus on their mistakes.
#ADHD
Atau bapak ku yang tiba-tiba bilang mau belikan cucunya baju. Mau kasih duit belum ngerti, mungkin SD nanti baru mereka paham. Ndak tau, sampai ndak umur ngeliat mereka SD 🥹
Terus sebenarnya mamak awal ramadhan ini ngomong, kayaknya kali ini belum bisa mamak ikut taraweh di mesjid juga ya. Aku jawab, insyaallah tahun depan mak, anak-anaknya udah lebih besar. Dalam hati aku panjangkan usia mamak ku ya Allah 🥹
@lilaccountz Bidang aku PGPAUD, yang mana aja boleh kok. Asalkan orang tua juga imbang membersamai di rumah. Sama liat tipe anaknya atau kebutuhan dia. Kalau aktif banget, misal cari opsi TKIT berbasis alam.
Artikel tentang Lucian Despoiu lebih lengkap loh daripada di Bocor Alus. Baca ya. Dia ada juga di Hambalang saat Prabowo bahas MBG. https://t.co/GfF08LmnUB