May bikin skenario lagi berantem sama Park Jihoon. Ngambek, bilang gini..
"Kita ga usah ketemu dulu, soalnya kalau aku lihat mukamu, marahnya pasti langsung ilang."
π: "Terus, gimana caramu bujuk aku?"
π°: "Aku bakal nungguin di depan rumahmu terus."
π: "Walaupun aku suruh pergi?"
π°: "Iya, (sambil bilang) 'ayo kita ngobrol'."
π: "Bakal terus-terusan gitu?"
π°: "Nanti kan ujung-ujungnya kamu pasti keluar juga."
π: "Kalau aku tetap ga mau keluar gimana?"
π°: "Tapi ini posisinya lagi hujan lebat lho, atau lagi turun salju. Aku di luar sampai menggigil kedinginan.. masa kamu tega ngebiarin aku gitu aja?"
Dah lah nyerah aja mba sama Park Jihoon. Mulutnya terlalu pro π€£π€£π€£
Park Jihoon beneran jago ngelawak ππ
π°: "Ada yang mau main skateboard sama aku?"
π: "Mau! Mau!"
π°: "Hah?"
π: "Ajarin kita dong!"
π°: "Oh, minta diajarin? Nanti aku yang pegangin deh."
π: "Emangnya kamu bisa?"
π°: "Enggak π "