after watchin the clip like 150 times i finally caught the exact sec minah looked down locked eyes w woobin n let out a lil laugh hasshshskskdjjdfhhfjggjjgjgkgkfjfjdjshaahgahsjdjfjfkdjshsha
Jadi si Park Jihoon ini saking ngebetnya wamil sampe request dan nekenin ke reporter buat nulis berita wamilnya.
"Biar agensi ngelarang pun, aku tetep mau berangkat. Tolong tulis di artikel kayak gitu ya. Aku ga mau nunda2."
Sampe akhir pun dia bilang gini ke reporter.
"Saya bakal berterima kasih banget kalau Anda nulis saya berangkat tahun depan."
Besok aja gimana berangkatnya? Wkwkwkwkwk
bagian terpilu dari anak yang selalu memeluk dan memendam segala lukanya sendiri adalah di saat ia sesekali ingin menunjukan lelahnya, tapi beberapa orang sibuk mengatakan “jgn banyak mengeluh, coba lebih bisa bersyukur atas hidupmu” 🙂
the way he didnt get this mad when everyone around him was trying to tear him apart but seori getting an intimate scene on set???? hes burning the world down
#myroyalnemesisep8#myroyalnemesis
terlepas dari itu semua, gue berharap gue gak melukai siapapun pas lagi kerja atau debat😔 karena itu pure profesional dan gak scr sengaja bertujuan gitu
gue melihat diri gue terstruktur dan logis bgt kalo di lapangan, gue sadar ucapan gue sering sharp😔 maff bgt teman²ku
Imo, aku agak setuju, tapi menurutku ini lebih nuanced.
High intelligence + low emotional regulation, bisa jadi tajam, sinis, impatient.
High intelligence + high emotional regulation, biasanya justru tenang, precise, dan tahu kapan harus blunt.
Tapi ada jg org merasa dirinya “smart and direct”, padahal kadang cuma underdeveloped interpersonal skill yg dibungkus intellectual superiority
:(