Surya Utama atau Uya Kuya resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jakarta periode 2024-2029. Usai menerima amanah tersebut, ia berjanji bekerja serius untuk masyarakat dan memperkuat PAN di Ibu Kota.
Uya menegaskan akan tetap tampil apa adanya meski kini memimpin PAN Jakarta. Namun, ia siap menjadi "panglima perang" bagi partainya dan turun langsung membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan.
Dalam kesempatan itu, Uya juga mengenang awal perjalanannya masuk ke dunia politik. Menurut dia, sosok yang paling berperan mengajaknya bergabung dengan PAN adalah Sekjen PAN Eko Patrio, yang saat itu menjabat Ketua DPW PAN Jakarta.
Saat itu, kata Uya, sang istri, Astrid, juga tidak mendukung dirinya terjun ke politik karena menilai dunia politik penuh tantangan. Selain itu, pendapatannya sebagai artis televisi dinilai jauh lebih besar dibandingkan ketika menjadi politisi.
Uya mengaku mulai mempertimbangkan terjun ke politik setelah pandemi COVID-19. Saat itu ia mulai mengurangi aktivitas di dunia hiburan dan fokus membuat podcast yang mengangkat berbagai persoalan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan hukum.
Menurutnya, sejumlah konten yang dibuat sempat memicu tekanan, mulai dari laporan polisi hingga ancaman terhadap dirinya. Kondisi tersebut membuat sang istri menyarankan agar ia masuk ke dalam sistem agar bisa membantu masyarakat dengan lebih luas.
-
Selengkapnya kunjungi website dengan klik link di bio atau download aplikasi di AppStore dan Google Play Store.
#inilahNews #UyaKuya #Inilahcom #TitikTengah #titikcerah
Koreksi jika salah ya.
Jusuf wanandi itu, bukan sekadar pendiri media, dia simpul jaringan intelektual trans-nasional yg paling terhubung di Indonesia.
Dia juga senior fellow & co-founder CSIS Jakarta, sekaligus Presdir perusahaan penerbit the Jakarta post.
2 jabatan tsb, merupakan arsitektur tunggal. Think tank geopolitik+media berbahasa Inggris yg jadi corong ke audiens internasional.
Yg paling menarik adalah, di mana dia juga anggota Trilateral commission (Indonesia investment), badan supranasional yg didirikan oleh David Rockefeller di 1973, utk menyelaraskan kebijakan elit Amerika Utara, Eropa Barat, & Jepang. Itu fakta.
Tempo mengeluarkan artikel tentang keragaman gender dan seksualitas, tapi justru mempromosikan penyimpangan yang tidak sesuai dengan Pancasila. #TempoDukungPelangi
Dukungan Tempo terhadap kelompok LGBT sangat disayangkan. Media besar seharusnya tidak ikut-ikutan mendorong hal yang merusak generasi muda. #TempoDukungPelangi
Tempo dukung LGBT menjadi perhatian banyak kalangan karena dinilai tidak selaras dengan nilai yang dianut sebagian besar masyarakat.
Tak sedikit yang menyebut media perusak moral dan norma agama ketika konten yang disajikan dianggap mengabaikan kearifan lokal dan nilai keagamaan.
@xquitavee Sangat disayangkan. Di negara yang mayoritas penduduknya beragama, media seharusnya menjaga moral bukan malah mengampanyekan hal yang bertentangan dengan keyakinan rakyat.
Nyatanya Presiden Prabowo justru marah besar setelah tahu segala perbuatan mereka, lalu menyetujui pemberhentian Kepala BGN dan dua Wakil Kepalanya.
Beberapa thread akan kami buat khusus membahas modus kejahatan Sony Sonjaya yg ujung2nya berdampak pada boncosnya APBN kita.
Masyarakat berhak mengingatkan bahwa ruang hiburan juga memiliki dampak sosial. Karena itu, setiap film yang menuai kontroversi layak dikaji secara lebih cermat sebelum mendapat dukungan luas. #BoikotPenayanganMaatrubhumi https://t.co/37Sbo13EDs
Budiman Sudjatmiko diilustrasikan sebagai penjilat oleh media yang rekam jejaknya hitam (tukang tifu & tukang fitnah).
Dulu sibuk minta audiensi sampai dua kali, sekarang bercerita di podcast seolah ditawari proyek memoles Jokowi lalu menolak dengan gagah.
Kalau memang menolak sejak awal, kenapa yang aktif mengetuk pintu justru mereka? Jangan-jangan yang dipoles bukan citra Jokowi, melainkan citra diri sendiri.
https://t.co/59mg7LJSjh
@RD_4WR1212 Budiman Sudjatmiko konsisten berjuang untuk rakyat. Dulu lawan tirani, sekarang masuk sistem untuk entaskan kemiskinan. Bukan penjilat, tapi pejuang yang berani kerja nyata. Respect Mas Budiman!
Sebagai orang tua, kehadiran Program MBG ini sangat meringankan beban dapur sekaligus memberikan ketenangan karena tahu anak-anak mendapatkan asupan gizi yang seimbang di sekolah. Kami berharap program ini dipertahankan dan terus ditingkatkan. #RelawanBergerak
Dari dapur lokal untuk anak bangsa. Program Makan Bergizi Gratis terbukti mampu menggerakkan roda ekonomi di tingkat akar rumput melalui pelibatan warung dan UMKM. Keberlanjutan program ini adalah napas bagi perekonomian warga. #RelawanBergerak
Selama ini kita diam bukan karena takut, tapi karena fokus bekerja Hari ini, saatnya suara kita menggema di Monas Jangan bubarkan harapan kami, karena Rakyat Butuh MBG https://t.co/vcyDQHCHwS