@Asunazr Sama aku suka kesel ama pemerintah sendiri kita mau kerja diluar negri kdu bngt belejr bahasa negara tujuan sdngkn mereka seenak jidat. Udah snengnya marah2 ditnyain bhasa inggris plenger ditnyain bhsa indo plenger jga sumpah ksel bgt aku.
too much, benet bener too much. kaya everything happen in a week. stop pls my brain cant handle all of this???? negara, drama sosmed, penjara, koruptor, masalah diri sendiri everything???
pls guys cobain berteman atau at least kenalan sama siapa aja. bukan buat opportunity this and that tapi buat kenal diri mu sendiri dan tentunya silaturahmi.
kenalan sama banyak orang tuh bikin kita tau kita nyaman dengan lingkungan yg kayak gmn, apa yg bisa ditoleransi dan enggak, berhadapan dengan org kayak gmn yang bikin nguras energi, mana yg bikin recharge dan jdnya bisa belajar menempatkan diri di manapun berada. plus, bisa lebih menerima perbedaan.
tapi juga harus diiringi dengan punya level prioritas dan selektivitas, mana yang bisa dijadiin temen, mana yg cukup jadi "kenalan".
Btw banyak anak muda di Indo yang mau kerja ngurus kebun di Jepang. Artinya mereka mau aja kerja di kebun, even sebagai petani di sawah.
Tapi yang mereka butuh itu “kepastian” dan di Indo rasa kepastian itu tidak ada, makanya mereka memilih negara lain.
Selesai baca laporan tempo mengenai kegagalan PSN Tambak Udang di Kebumen. Ada beberapa poin:
- PSN ini dibangun 2023, tapi sejak Juli 2025 sudah berhenti beroperasi. Padahal proyek ini dijadikan sebagai percontohan pengelolaan tambak udang nasional.
- Target panen tidak tercapai, hanya sekitar 327 ton. Padahal 149 tambak dengan luasan 60 ha itu ditargetkan menghasilkan 40 ton per ha.
- Lingkungan sekitar tercemar, terutama kualitas air. Kandungan logam dan amonia melebihi ambang batas. IPAL masih jadi persoalan. Penyu yg sebelumnya menetas telur di pesisir pantai, sekarang menghilang.
- Petani lokal tergusur. Dari 100 petani tambak kini tinggal 15. Masyarakat lokal tidak dilibatkan.
Dengan kondisi ini, maka tak heran jika banyak pihak khawatir kegagalan proyek ini terulang di Waingapu yg luasnya 20 kali lipat lebih besar dibanding Kebumen.
https://t.co/IXgbLnt8nF
Emg hidup "lavish" tuh jd mimpi tiap orang kah?
Padahal jd average WNI tuh yg kita pengen seringkali simpel aja.
- Jalan rusak cepet dibenerin
- Jalanan aman dari begal
- Upah cukup buat kebutuhan hidup
- Akses kesehatan pendidikan yg layak
- Orang punya usaha ga diganggu ormas