terus kalo anak-anaknya sekolah dimana? dengan keadaan seperti ini
di TENDAAAAA! sekali lagi, di tenda!!
panas banget dan ini semua kelas digabung😭💔
buku pelajaran mereka juga hanya satu, karena sisanya hanyut…….
Dari dulu selalu arguing kalo jumlah langkah rata-rata ≠ negara/kota ramah jalan kaki. Kita males jalan kaki (selain karena kondisi trotoar), juga karena rutenya yang memutar buat jarak A ke B yang sebenernya ga terlalu jauh kalo ditarik garis lurus.
Perhitungan ini biasa disebut sebagai "straightness" yang termasuk ke dalam salah satu perhitungan UNA (Urban Network Analysis)
Terima kasih banyak atas atensi yang diberikan dari pihak Pemprov untuk membuka kembali akses pejalan kaki ke Kokas ini
While we appreciate the small win, kedepannya kami tentu berharap peningkatan fasilitas umum di sekitar mall ini bisa dilakukan. Paling minimal bisa buat Shelter TJ yang lebih manusiawi mungkin dengan CSR?
Terbayang sedikit di gambar terakhir apabila kita bisa tambahkan shelter bus yg lebih bermartabat dan dengan akses pejalan kaki yang lebih direct
But anyhow, kudos pak @prastow 🙏
Ini jujur gajelas banget daerah Kokas akses pejalan kaki dan transumnya
1. Pemprov DKI sudah bangun halte di depan JPO
2. Dianggap biang kerok macet, TJ jadi harus pindah ke titik halte yang tidak ada shelternya
3. Di titik ini sempat ada akses pedestrian masuk kokas ke bawah, tapi malah DITUTUP lagi jadi buat mobil dan kembali pedestrian dilarang masuk
4. Pedestrian akhirnya disuruh mutar ke kedua ujung mal yg aksesnya jg gak ada bagus2nya
5. Padahal di sebelah titik bus stop sekarang ada akses tangga direct yg malah jadi ditutup tanaman
6. Sekarang mereka lebih mending invest gede untuk buat ramp raksasa di sisi timur buat further development mereka
Heran? Saya juga tentunya
Badan Gizi Nasional (BGN) belanja tablet, motor,
kaos, sampai semir sepatu dengan total triliunan rupiah pada 2025.
Apa saja rinciannya dan kenapa pengadaan ini dikritik sebagai "alarm serius bagi tata kelola keuangan negara"? https://t.co/DumAVg6faa
gen z gak akan ikut drama kantor, apalagi jilat atasan..
mereka cuma
- butuh gaji
- jam kerja normal
- pulang tenggo
- main ke blok m
- weekend ga diganggu
@KuntoAjiW@jogokariyan 15 januari kemaren ke Tamiang. warga sana akhirnya mengemis ke orang yang lewat karna belum ada perbaikan untuk masyarakat dalam hal bantuan makanan atau pun pemberdayaan. mereka kelaparan
@tanyakanrl Ternyata MBG itu ga gratis ya, dibayarnya pake:
- sulitnya akses pendidikan layak
- keracunan makanan
- sulitnya nyari pekerjaan
- pemulihan bencana yg lambat
- non aktifnya bpjs
Semoga semuanya lekas membaik, hanya kepada Tuhan kita berharap.
@ernarahma05@Dickneypixar Iya ka ini aku juga dari kandang sendiri, padahal di pasar aja ikut harga pusaka. Pemilik dapur disini rata2 catering besar yg sering buat nikahan dll, emg mbg ini sasarannya buat memperkaya yg udah kaya 😓