kasian dah mamah gw jualan gada yang beli sama sekali, sampe kemaren gw keluar rumah terus pura-pura jadi pembeli lewat gofood, pas pulang kesenengan ada yang beli, padahal yg beli itu gw 🥹🥹🥹
Jangan berlindung di balik kalimat “tiba-tiba menghilang itu juga bentuk closure.”
Nggak ada keren-kerennya. Pergi tanpa penjelasan itu bukan solusi, tapi pengecut. Buat gw, itu justru penghinaan terjahat terhadap waktu dan ketulusan yang sudah gw kasih. He shouldn't have done that, apa pun alasannya.
suka banget sama trend "love should be fun".
karena jatuh cinta harusnya bikin hidup lebih ringan, bukan nambah beban pikiran. sebagai cewe kita semua butuh cowo pintar yang bisa dominan, cowo yang bisa kasih penjelasan logis tentang overthinking kita, yg ga lari/kabur pas ada masalah, yg bisa konsisten mencintai, yg ngga insecure dan terlalu santai, yg action dan effort nya nyata bukan cuma janji atau ucapan belaka, yg bisa jadi tempat pulang ketika lelah bukan malah adu "capek", yg engga menghambat pertemanan, pendidikan, pekerjaan dan paling penting SETIA !
karena pada akhirnya, cinta yang sehat bukan tentang siapa yang paling romantis. tapi siapa yang paling konsisten hadir, menjaga, dan bikin kita merasa aman. 🤍
ternyata bener ya, kita memang harus cari yang sama sama butuh, yang sama sama takut kehilangan, yang sama sama suka dan sayang, yang sama sama berjuang punya effort biar dapet feedback yang setara, yang sama sama bisa saling mengerti serta menghargai.
aku tipe yg harus naksir duluan. kalo mikir aku gampang dideketin, itu aslinya aku udah naksir duluan dan aku ngasih kamu kesempatan. but technically, i don’t chase, i choose. so, play your cards right (hehe)
saya rasa obrolan yang berkesan adalah hal termanis yang orang lain bisa berikan ke kita. terlebih di dunia yang super sibuk ini.
gift giving bisa dikasih lewat perantara kurir, dititipkan ke satpam, atau orang yang kita kenal.
tapi obrolan yang berkesan cuma bisa terjadi ketika orang tersebut menyempatkan sepersekian dari waktu di hidupnya buat momen saat itu aja.
atensi, tenaga, pikiran, dan waktu (terkadang uang) dikeluarkan bersamaan.
and we will live forever with that memories.
isn’t that beautiful?
LASTT. duit bisa habis, but a good character lasts. if you value love based on what the other person can physically give to you, jangan kaget kalau frustrasimu dan sedihmu besok hanya akan dibungkam pakai transferan uang, as if your feelings can be bought—oh wait, bisa ya? 🏃♀️