Di tengah maraknya kemajuan teknologi informasi, SuperStar perlu membiasakan untuk menjadi “Inovator Muda” dan menerapkan budaya literasi sains serta memanfaatkan kemajuan tersebut untuk memecahkan masalah yang ada di tengah masyarakat.
Tips untuk meningkatkan literasi sains selanjutnya adalah melalui media Outbond.
Mengapa Outbond?
Karena Outbond merupakan media pembelajaran yang dikemas secara menarik dengan mengkombinasikan permainan, teori, dan praktik langsung dalam penyampaian materi.
Selain itu, Outbond dapat diterapkan ke semua kalangan mulai dari anak-anak hingga dewasa dalam proses peningkatan literasi sains.
Menarik bukan? Yuk baca postingan lengkapnya supaya tahu lebih detail!
@lpdp_ri@PK191_LPDP#LPDP#DiriUntukNegeri#SDMUnggulIndonesiaMaju
Pembahasan terhadap isu nyata penting diterapkan dalam pembelajaran sains. Metode ini dapat membantu untuk menginternalisasi ilmu. Tujuannya adalah mencapai pemahaman teori, tahap berlogika, berpikir kritis, dan implementasi terhadap ilmu secara nyata.
Proses peningkatan literasi sains, khususnya bagi anak di jenjang Sekolah Dasar atau lebih rendah, akan lebih efektif bila dilakukan dengan lebih interaktif dan disajikan dengan menarik.
Salah satu caranya adalah dengan menyajikan pembelajaran menggunakan media alat peraga.
Dalam meningkatkan literasi sains, SuperStar juga perlu memahami cara mengetahui kebenaran dari sebuah pengetahuan. Tentunya kemampuan ini penting agar SuperStar dapat menilai suatu informasi dengan baik, terutama yang berasal dari media sosial.
Selama beberapa hari menjalani PK LPDP, aku terus "dipaksa" untuk berkontemplasi ulang mengenai banyak hal. Oleh Prof. Nasikin, yang mendorong kami untuk berani menggantungkan cita-cita setinggi langit.
Selama kita selalu meluruskan intention untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi sesama, aku sangat yakin Allah akan selalu membukakan jalan untuk mimpi-mimpi kita. Seperti kata Paulo Coelho, "When you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it."