- KITA ADA PILIHAN POTONG GAJI PEJABAT.
- KITA ADA PILIHAN TARIK BIAYA TUNJANGAN.
- KITA ADA PILIHAN SURUH MEREKA BAYAR PAJAK.
- KITA ADA PILIHAN STOP MBG, STOP KOPDES
TAPI YANG MEREKA PILIH
- KITA DISURUH HEMAT
- PAJAK DINAIKKAN
- CONTENT CREATOR REMAHAN DIPAJAKIN
- UMKM KENA PAJAK SEPERTI PT
- LISTRIK MENYALA BERGILIR
- BBM DINAIKKAN
- SUKA BUNGA DINAIKKAN
- KALO NGK SUKA DSURUH PINDAH WARGA NEGARA
NASIB +62
Temen gue minjem duit Rp 500 juta. Jaminannya sertifikat rumah asli senilai Rp 700 juta. Janji 10 bulan balik.
Gue: "Aman lah ya, sertifikat asli di tangan gue." Pas jatuh tempo lewat 2 bulan, bisnisnya bangkrut, duitnya amsyong.
Gue: "Gue sita ya rumah lo." Dia ngakak: "Sita aja bro kalau bisa. Megang sertifikat asli gak bikin lo bisa milikin rumah gue."
Gue langsung lemes.
KESALAHAN 90% ORANG: NYAMAIN "PEGANG SERTIFIKAT ASLI" = OTOMATIS AMAN
Banyak orang mikir, kalau sertifikat rumah debitur udah di tangan, kita udah jadi "raja" yang bisa usir dia kapan aja kalau macet. Ini blunder fatal.
Di mata hukum, pegang sertifikat doang tanpa eksekusi yang sah itu cuma modal megang kertas mahal. Surat lamaran sita lo bakal masuk tong sampah pengadilan.
RAHASIA 1: PEGANG SERTIFIKAT TANPA APHT = AMPAS
Temen gue pinter memanfaatkan celah hukum, sedangkan gue cuma modal percaya.
Harusnya pas pinjemin duit Rp500 juta, gue gak cuma ambil sertifikatnya. Tapi wajib bawa dia ke Notaris/PPAT buat bikin APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan).
APHT itu lalu didaftarin ke BPN sampai terbit Sertifikat Hak Tanggungan. Di situ baru ada titel eksekutorial "Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa".
FUNGSI HAK TANGGUNGAN: JALUR CEPAT SITA JAMINAN
Kalau ada APHT dan Sertifikat Hak Tanggungan, posisi gue aman sebagai Kreditur Preferen (diutamakan).
Begitu dia nunggak bayar (wanprestasi), gue punya hak:
1.Langsung jual objek jaminan lewat lelang KPKNL.
2.Gak perlu izin dia lagi, gak perlu nunggu sidang perdata yang tahunan.
Tanpa APHT? Sertifikat aslinya cuma jadi pajangan lemari. Lo gak bisa apa-apain.
RAHASIA 2: JEBAKAN BATMAN TANPA PERJANJIAN TERTULIS
Udah jatuh tertimpa tangga. Pas gue ancam mau gugat perdata ke pengadilan, dia malah nantang.
Temen: "Gugat aja, Bro. Emang lo punya bukti apa kalau gue ngutang?" Gue: "Kan gue ada bukti transfer Rp500 juta!"
Temen: "Gue tinggal bilang di sidang kalau duit itu modal investasi bisnis bareng. Lo investornya, bukan utang. Kalau bisnis rugi, ya tanggung bareng. Lo punya bukti chat atau kontrak utang?" Gue: Zonk.
KASUS UTANG TANPA KONTRAK = BUNUH DIRI FINANSIAL
Bukti transfer doang GAK CUKUP buat buktiin itu transaksi utang-piutang. Di pengadilan, argumen "modal usaha" atau "pemberian" sering dipakai debitur nakal buat ngeles.
Apalagi kalau gak ada surat perjanjian utang (SPH) di bawah tangan maupun notariil.
Niatnya mau baik bantuin temen, malah habis duit puluhan juta buat bayar pengacara dan waktu habis di sidang yang gak jelas ujungnya.
RAHASIA 3: ATURAN MAIN UTANG PIUTANG AMAN
Biar lo gak zonk kayak gue, ini pola aman kalau mau pinjemin duit jumlah besar pakai jaminan properti:
1.Wajib bikin Perjanjian Pokok (Perjanjian Utang Piutang).
2.Wajib bikin Perjanjian Aksesoir (Pengikatan Jaminan lewat APHT).
3.Urus semua di depan Notaris/PPAT yang sah.
Jangan pernah transaksi di bawah tangan cuma modal "enggak enakan" sama temen.
SIKAP DI INTERVIEW: CARA JAWAB SOAL RISK MANAGEMENT
Kasus ginian sering keluar di interview user bank/BUMN bagian legal atau risk analis.
User: "Bagaimana mitigasi risiko kredit macet dengan jaminan properti?" Jawaban gagal: "Saya pegang sertifikat aslinya, Pak, biar aman."
Jawaban cerdas: "Melakukan pengikatan Hak Tanggungan (APHT) hingga terbit Sertifikat HT dari BPN untuk mendapatkan hak eksekutorial langsung tanpa jalur gugatan perdata biasa."
KENAPA JASA NOTARIS MAHAL? KARENA MEREKA JUAL AMAN
Banyak orang pelit bayar biaya Notaris/PPAT pas utang piutang karena merasa kemahalan.
"Ah, masa bikin akta sama daftarin jaminan habis jutaan rupiah?" Akhirnya milih jalur bawah tangan. Begitu macet, rugi Rp500 juta.
Biaya notaris itu adalah premi asuransi hukum lo. Bayar mahal di awal, aman di akhir. Jangan pelit buat legalitas bisnis.
SKILL LEGAL YANG WAJIB DIKUASAI DI DUNIA KERJA:
Kalau lo mau masuk perbankan, BUMN, atau korporat, kuasai ini:
1.Hukum Jaminan: Paham beda Hak Tanggungan (properti) vs Fidusial (kendaraan/benda bergerak).
2.Drafting Kontrak: Bisa bikin klausul wanprestasi yang mengunci ruang gerak debitur nakal.
3.Litigasi Dasar: Paham alur gugatan sederhana (Small Claim Court) buat utang di bawah Rp500 juta.
Punya skill ini, lo bakal dicari banyak perusahaan.
KALIMAT SI TEMEN NAKAL YANG BIKIN GUE SADAR:
"Hukum itu gak melindungi orang yang naif. Hukum itu melindungi orang yang tertib administrasi."
Artinya: Di hadapan hukum, niat baik lo itu gak bernilai kalau gak ditulis di atas kertas bermeterai dan didaftarkan ke negara.
Stop pinjemin duit modal percaya. Mulai tanya: "Gimana legalitas pengikatan jaminannya?"
cc : ngoprekbareng2
baru saja MSCI tidak menyebutkan indonesia
- tidak statement unfreeze saham
- tidak ada statement downgrade ke frontier
Kata MSCI soal pasar modal Indonesia:
- Saham tidak transparan
- Diduga ada permainan harga
- Informasi susah diakses
- banyak tidak tersedia dalam bahasa Inggris
- Investor global jadi ragu masuk karena tidak bisa percaya datanya
GMAIL LO BUKAN PENUH. CUMA KOTOR DOANG.
Tadi storage gue udah 13.8GB dari 15GB, hampir aja bayar Google tambahan.
Eh ternyata bisa dibersihin dalam 20 menit doang, tanpa ilang satu invoice penting pun.
Langsung pake 5 filter otomatis ini:
Kalian tau ga sih, Pak SBY dulu pas jaman
krisis global mau naikin bensin
400 PERAK doank aja dia pidato loh Live di TV2..
beliau minta maaf ke rakyat dengan wajah yg sedih.
Minta maaf berkali2 harus ambil keputusan itu.
Dia juga banyak kekurangannya, tapi sumpah gw kangen dengan pemimpin kek gitu, yg bertanggung jawab, yg punya empati ke rakyat!
Bukan malah denial bilang rupiah lemah ga ngaruh! Rakyat cuma butuh makan, ga mimpi jadi kaya! 4jg 4jg
cc:threadris_kaanisya
MENGAPA HANYA INDONESIA YANG HANCUR?
Sementara mata uang tetangga berhasil memanfaatkan fundamental ekonomi untuk menahan gejolak global, Rupiah justru anjlok dua digit (-10,84%).
Alasan "Tekanan Global" tidak lagi relevan.
INI SALAH URUS !!!
GUYS, TGL 29 MEI KEMARIN
TERNYATA TERJADI SESUATU DILUAR NALAR KEPALA,
BURSA SAHAM DIJUAL ASING HAMPIR 8.5 TRILIUN RUPIAH HANYA DALAM SATU HARI !!!
TERBESAR SEPANJANG SEJARAH INDONESIA !!
DAN KALO DILIHAT LIST DIBAWAH,
6 PENJUALAN ASING TERBESAR TERJADI DI ERA PRABOWO !!!
ADA APA SEBENARNYA?
ISU MARKET INDONESIA AKAN DI DOWNGRADE IS REAL?
SOMETHING TERRIBLE AHEAD !!!
RANGKING PENJUALAN ASING TERBESAR SEPANJANG SEJARAH DI IHSG.
No. 1 — 29 Mei 2026
Net sell: Rp 8,52 triliun (all market) / Rp 8,36 triliun (pasar reguler)
Pemicu: MSCI rebalancing + rupiah mendekati Rp 17.900 + sentimen negatif kebijakan PT DSI + ketidakpastian ekonomi domestik. IHSG ditutup di 6.127. Ini rekor net sell harian tertinggi dalam data publik modern BEI.
No. 2 — 28 Januari 2026
Net sell: Rp 6,17 triliun
Pemicu: MSCI mengancam pangkas bobot Indonesia akibat isu free float. IHSG anjlok 7,35% ke 8.320, trading halt diaktifkan. IHSG sempat ambruk lebih dari 8% intraday. Nilai transaksi harian melonjak ke Rp 45,5 triliun karena volume jual yang masif.
No. 3 — 18 Maret 2025
Net sell: Rp 2,57 triliun (pasar reguler) / Rp 2,49 triliun (all market)
Pemicu: Kombinasi kontroversi pembentukan Danantara, rupiah melemah tajam, efisiensi anggaran masif, dan tekanan global. IHSG anjlok 6,12%, trading halt diaktifkan. BBCA seorang diri dibuang Rp 1,53 triliun, BMRI Rp 642 miliar, BBRI Rp 361 miliar hanya dalam satu hari.
No. 4 — 27 April 2026
Net sell: Rp 2,04 triliun
Pemicu: IHSG berbalik arah mendadak di tengah penguatan, asing memanfaatkan reli untuk distribusi. BBCA dibuang Rp 897,5 miliar, BMRI Rp 679 miliar dalam satu hari.
No. 5 — 26 Mei 2026
Net sell: Rp 1,88 triliun
Pemicu: Tekanan jual sektor perbankan dan konglomerasi. TPIA dibuang Rp 386 miliar, BBCA Rp 359 miliar, BBRI Rp 264 miliar. Akumulasi net sell YTD saat itu sudah Rp 56,46 triliun.
No. 6 — 22 Mei 2026
Net sell: Rp 1,06 triliun
Pemicu: Meski IHSG naik 1,10%, asing tetap jual. IHSG sempat menyentuh level terendah 5.966 intraday sebelum rebound ke 6.162.
No. 7 — Berbagai hari di Maret 2020 (rata-rata harian)
Net sell: estimasi Rp 500 miliar - Rp 2 triliun per hari
Pemicu: COVID-19 pandemi global. BEI memberlakukan 6 kali trading halt sepanjang Maret 2020 saja. Data harian spesifik era ini sulit diverifikasi secara publik karena pencatatan berbeda, tapi akumulasi bulanannya sangat masif.
No. 8 — Oktober 2008
Net sell: tidak terukur (BEI tutup total 3 hari)
Pemicu: Krisis subprime mortgage, Lehman Brothers bangkrut. BEI terpaksa menutup perdagangan penuh 3 hari mulai 8 Oktober 2008, satu-satunya kasus dalam sejarah bursa Indonesia
CATATAN PENTING:
Data net foreign sell harian sebelum 2020 tidak terdokumentasi secara publik dengan angka yang bisa diverifikasi.
BEI tidak mempublikasikan ranking historis resmi. Angka-angka di atas diambil dari laporan media keuangan terpercaya (Kontan, CNBC Indonesia, Bloomberg Technoz, Kabarbursa) dan bisa berubah jika ada data yang lebih akurat.
Yang jelas: 29 Mei 2026 dengan Rp 8,52 triliun adalah rekor net foreign sell harian tertinggi yang pernah terdokumentasi secara publik dalam sejarah IHSG modern.
Ini bener2 gedeg sih
Minum pakai atas nama bangsa Indonesia,
Ngutang pakai atas nama rakyat Indonesia,
Giliran berkurban atas nama pribadi
Ngaca wowo, ngacaaaa !!!