Tidak bosan-bosannya ku mengatakan ini, “Apapun yang terjadi, jalan, tetep hidup, bangun, mandi, makan, tetep hidup, lanjutin hidupnya, Tuhan engga sekecil itu ninggalin hambaNya yang biasa-biasa aja, dan Tuhan itu besar buat dunia ini. Keep it your faith in everything.” 😇🙏🏻
Di sekitarku, temen dan keluarga udah pada ngalamin mending ga nikah daripada nikah sama orang yang ga sesuai, ya personality, ya financial, mau cwk atau cwk sama. Udah lah ribut, harta abis.
Jadi ya gapapa, bikin kriteria yang rumit sekalian aja
Kalau diskusinya masih sebatas “laki-laki provide rumah, mobil, lalu perempuan provide apa,” berarti pemahamannya masih di level transaksi, bukan pernikahan.
Karena hari gini, banyak perempuan bisa provide rumah, mobil, dan kehidupannya sendiri. Itu bukan lagi sesuatu yang eksklusif milik laki-laki.
Yang jauh lebih langka dan jauh lebih mahal adalah kemampuan membangun dan mengelola kehidupan bersama.
Pernikahan bukan semata biaya rumah dan mobil. Itu bagian obrolan level permukaan banget 😅
Biaya terbesar dalam pernikahan adalah hal yang tidak bisa dibeli pake uang: kematangan emosional, kapasitas intelektual, stabilitas karakter, dan kemampuan mengelola rumah tangga sebagai sebuah sistem.
Apalagi kalau you memutuskan punya anak.
Biaya membesarkan anak bukan hanya makan dan sekolah. Tapi kemampuan orang tua menjadi figur yang stabil, hadir, dan layak dicontoh. Kemampuan mengelola emosi. Kemampuan membuat keputusan jangka panjang. Kemampuan menjaga struktur keluarga tetap utuh. Semua itu ngga bisa digantikan oleh uang.
Jadi kalau diskusinya masih berhenti di “siapa provide rumah dan mobil,” honestly bukan perempuannya yang perlu dipertanyakan.
Tapi kesiapan berpikir laki-lakinya.
Karena pernikahan bukan tentang siapa membawa apa. Tapi tentang apakah dua orang punya kapasitas untuk membangun sesuatu yang jauh lebih besar dari diri mereka sendiri?
Kalau masih melihatnya sebagai transaksi, mungkin memang belum siap untuk menikah.
jangan menikah sebelum paham bahwa nafkah yang ditelantarkan akan dituntut pada hari kiamat, dan tidak memberi nafkah sama dengan maksiat dan kedzaliman. laki-laki yang tidak taat pada fiqih akan menyepelekan nafkah dan berpotensi dzolim, jangankan memenuhi nafkah wajib, rokok aja malah minta sama istrinya, the audacity of menormalisasi semua beban ke istri, lalu merasa tetap jadi “kepala keluarga", padahal nafkah adalah kewajiban mutlak suami, meski istri kaya dan bekerja. memalukan, hindari
Dlu plan saya, ingin bisa kerja di jepang. Jadi fokus belajar bahasa jepang secara otodidak. stress tiap hari tapi lolos juga di level N3 dan N2. Walaupun sy gagal di N2, 3kali.
Untuk sekarang sih, walaupun saya tidak kerja di jepang. At least kerja dengan client orang jepang😅, Tp dream untuk bs stay di jepang itu, masih sy simpen sebagai goals🙏
Bused dah x jlek bgt, saya gatau ada yg dm
Kalau mau tanya-tanya soal jft-a2/jlpt/ssw perhotelan (accomodation) sok dm aja tapi mention saya ya kawan 🙏🏻
'travel the world on exo’s ladder' season 5 is set to be released on march 4, 2026 and will air every wednesday at 8pm kst on mnet and wavve with a total of 6 episodes! 🤍