@azisrt012@faisalnk_@lukmansaifuddin ikuti kata hati dan gengsi ya?, metode yg dipakai pemerintah indonesia, juga dipakai oleh banyak sekali negara didunia, mayoritas, landasan hadisnya sama dengan cara tafsir yg sama.
@royroza4@txtdrimedia soalnya ulil amri disini menghargai perbedaan banyak organisasi, kalo ulil amri dinegara lain tegass, gaboleh ada yg beda dg pemerintah (ulil amri)
@mochmasykur12@txtdrimedia MD selalu diundang sidang isbat, bahkan standar rukyat saja sudah disesuaikan agar menyesuaikan apa dalil yg dimiliki MD seperti sudut 3 derajat dan elongasi 6.4, cuman MD yg selalu menutup diri dan memilih menggunakan caranya sendiri tanpa membuka ruang diskusi dg jemaat lain
@honeydewsummer@Raaazzhh@txtdrimedia bener dong, emang pada dasarnya hanya ulil amri yg berhak menyebarluaskan berita lebaran, lembaga yg beda hari raya nya gaboleh secara terang2 an menyatakan perbedaan