"When lu sadar lu punya potensi yang gede banget, tapi udah ga punya ambisi lagi karena energi lu udah abis cuma buat bertahan di survival mode instead of growing.”
setujuuu 🥹🥹
💔 DIA LULUS FISIKA DENGAN MEDALI EMAS. TAPI MIMPINYA DIDUGA DIJUAL OLEH PENIPU BERKEDOK KONSULTAN PENDIDIKAN.
Laiba Ijaz, 21 tahun, asal Pakistan, bermimpi kuliah S2 di Harvard agar bisa mengangkat ekonomi keluarganya.
Ayahnya penjual susu keliling. Demi masa depan anaknya, keluarga ini sampai menjual tanah dan menggadaikan perhiasan.
Total uang yang dilaporkan diserahkan ke konsultan mencapai jutaan rupee Pakistan.
Lalu datang kenyataan pahit: dokumen penerimaan dan beasiswa yang diberikan ternyata palsu.
Laiba kemudian ditemukan meninggal dunia, diduga akibat bunuh diri.
Gue nggak habis pikir.
Orang tuanya menjual aset demi membeli masa depan anak. Para terduga penipu justru menjual masa depan palsu demi mengambil uang mereka.
Ini bukan sekadar penipuan administrasi. Dampaknya bisa menghancurkan kehidupan satu keluarga.
Kasusnya dilaporkan sudah ditangani aparat Pakistan.
Dan satu hal yang harus kita ingat: korban penipuan bukan pihak yang pantas disalahkan.
Yang memalukan bukan orang yang tertipu karena punya mimpi besar, tapi orang yang menjadikan mimpi itu ladang kejahatan.