Pada nyadar ga sih ada lagu Indo yang skrg lagi viral yang ketauan banget bikinnya pake AI?
Yang kena dan resah soal gini2an bukan cuma visual artist doang, musisi udah mulai kena 😅.
skripsi gw sekarang bahas ini lagi 😭 no matter how many degrees you had, somehow it's not gonna be any important selama lu enggak bawa bayi ke acara keluarga atau dipertanyakan kalau ga punya pacar (syukur2 kalau ga dibilangin jangan sekolah tinggi-tinggi nanti gada yang mau)
(no hate to op pls im just wondering)
kenapa yang trending brandingnya dari luar negeri malah rame ya. dubai cuwicuki, matcha dll. kenapa kalo misal jajan tradisional susah? apa karena udah gak penasaran lagi?
Living abroad benar-benar mengubah perspektif & cara berpikir gue.
Ternyata, kita bisa mulai APAPUN dari nol tanpa melihat usia.
Standard sosial di Indonesia jadi terlihat toxic. Tentang, usia sekian harus lulus S1, usia sekian harus kerja, menikah, punya anak, yadda-yadda.
gw jadi berpikir kalo hal ini ada kaitannya kenapa anak-anak muda di western countries punya self esteem sama confident yang tinggi dibanding negara timur (especially indonesia) karena ya banyak standar-standar tolol yang dibuat ama boomers
Jujur, gw suka bgt dg kata²nya Cinta Laura di suatu podcast. Kurang lebih gini.
"I want a leader. I want my man to be my leader in our relationship. I would like the man to actually be a man. Tapi bukan berarti aku ingin dalam hubungan yang misogynist juga . Dalam arti, if I were to get married and have kids one day, laki-laki juga harus mengerti bahwa karena aku juga bekerja, karena aku juga memiliki karir, dia juga mengerti bahwa kadang-kadang, let's say ada apa-apa dengan anaknya, kita bergantian dalam mengurus anak tersebut. Shared responsibility."