TAHUKAH MANTEMAN?
Hari ini kita libur nasional merayakan lahirnya Pancasila.
Padahal dulu merayakan hari ini saja... DILARANG.
1964 โ Soekarno menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila.
1970 โ Soeharto melalui Kopkamtib melarang peringatannya.
Diganti dengan "Hari Kesaktian Pancasila" tiap 1 Oktober.
Pancasila tetap ada. Tapi tanggal lahirnya... dihapus dari kalender.
Dan ini bukan sekadar soal tanggal.
Ini soal siapa yang berhak mengklaim Pancasila.
Orde Baru tak mau 1 Juni dirayakan karena 1 Juni identik dengan Soekarno.
Memendam tanggalnya = memendam narasinya.
Eits! Tapi tunggu dulu.
Mereka yang membela 18 Agustus juga punya argumen kuat:
Rumusan Pancasila pada 1 Juni 1945 berbeda dengan yang kita kenal sekarang.
Sila pertama versi Soekarno: Kebangsaan โ bukan Ketuhanan.
Ketuhanan ada di urutan ke-5.
Lalu ada 22 Juni 1945 โ Piagam Jakarta.
Di sana ada kalimat yang kemudian dihapus:
"...dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya."
Dihapus demi persatuan. Pada 18 Agustus 1945.
Jadi Pancasila yang kita hafal hari ini โ itu produk 18 Agustus, bukan 1 Juni.
Lalu mana hari lahirnya yang benar?
Sejarawan Anhar Gonggong: 1 Juni adalah "puncak artikulasi nilai-nilai keindonesiaan."
Ahmad Syafii Maarif: "Tanpa fajar 1 Juni, Pancasila tak akan pernah dilahirkan. Tapi tanpa kompromi 18 Agustus, Pancasila akan menjadi eksklusif."
Jadi kita sekarang libur untuk merayakan sebuah tanggal yang:
โ Pernah dilarang oleh rezim yang mengatasnamakan Pancasila itu sendiri
โ Masih diperdebatkan kesahihannya oleh para sejarawan
โ Baru resmi jadi libur nasional pada 2016 โ 71 tahun setelah pidato itu
Tapi mungkin justru di situlah letak relevansinya.
Pancasila bukan monumen yang sudah selesai.
Ia adalah percakapan yang belum berakhir.
Dan hari ini โ mau tidak mau โ kita dipaksa ikut dalam percakapan itu.
Selamat Menikmati Pidato Pak Presiden
Yang terjadi di Nepal sama dengan yang terjadi di KONOHA,
Pejabatnya flexing & hura hura tanpa pernah mau melihat rakyatnya kelaparan..
Yg paling menyedihkan angka kemiskinan dimanipulasi sedemikian rupa spy terlihat rendah.
Towel
Menpora
Raffi Ahmad
Jika Pati Tidak Cukup Membuat Para Pejabat Sadar, Jangan Salahkan Rakyat Membuat Arc Selanjutnya.
---
Mulai Dari Menantang Rakyat Sampai Dipaksa Mundur--- salut untuk Warga Pati
#Patimelawan#PatiBersatu Pati #pati
Bismillah ...
Seruan Jihad Fiisabilillah
Imam Masjid Al Aqsha memanggil seluruh tentara muslim terbaik di seluruh negeri ๐ฅ๐ฅ๐ฅ
Allaahu Akbar โ๏ธ
Allaaahu Akbar โ๏ธ
Viral video ini. Pemimpin lebah membunuh seekor lebah, maka seluruh rakyat lebah membunuh pemimpinnya. Mereka kecil2 tp kompak-besatu, dan menang. Ada 2 pelajaran dari lebah ini: 1) Membuat madu yg menyehatkan bg manusia: 2) Sangat kompak utk melawan kedzaliman hingga menang.
Sumatera Selatan, Kota Palembang, Kecamatan Sematang Borang, Desa Karyamulya, TPS 013:
C1:
Anies: 126.
Prabowo: 100.
Ganjar : 16.
Sirekap:
Anies: 0.
Prabowo: 400.
Ganjar: 0.
Gantung mati ketua KPU curang!
#GantungMatiKetuaKPU#GantungMatiKetuaKPU