Kadang yang bikin kerja lebih nyaman bukan upgrade laptop.
Tapi upgrade barang yang dipakai setiap hari. π Kalau kalian masih tim touchpad atau udah tim mouse wireless? π
Baru sadar...
Kalau kerja depan laptop 6-8 jam sehari,
ternyata yang paling sering disentuh bukan laptopnya.
Tapi mouse. π
Dulu kupikir semua mouse ya sama aja.
Sampai nyobain mouse yang lebih nyaman dipakai.
Baru kerasa bedanya...
Aku cek produknya di sini dulu π
π https://t.co/ey1UxHjZnz
Yang bikin aku tertarik:
β Bisa di-charge (nggak perlu beli baterai terus).
β Wireless.
β Bentuknya enak digenggam.
Ratingnya juga 4,9β dengan 10 ribuan+ terjual.
Tapi barang yang akhirnya cuma jadi penghuni laci. π Kalau kalian, pernah punya barang yang semangat belinya... tapi ujung-ujungnya jarang dipakai? π
Salah satu kebiasaan yang pelan-pelan aku ubah...
Sebelum checkout, aku berhenti nanya:
""Ini murah nggak?""
Sekarang aku lebih sering nanya:
""Ini bakal sering kepake nggak?"" π
Barang yang dipakai 300 kali biasanya terasa jauh lebih murah,
daripada barang yang cuma dipakai 3 kali.
Makanya sekarang aku lebih senang beli barang yang benar-benar menunjang aktivitas sehari-hari.
Karena yang bikin rugi sering kali bukan harga barangnya...
Sekarang aku lebih senang beli 1 barang yang awet,
daripada beli 3 barang murah yang ujung-ujungnya cepat rusak.
Bukan soal pelit.
Tapi capek juga kalau harus beli barang yang sama berulang kali. π
Kalau kalian lebih pilih:
Murah tapi sering ganti atau lebih mahal tapi awet? π
Mungkin ini cuma pendapatku...
Barang yang paling bikin puas itu bukan yang paling mahal.
Tapi yang bikin kita nggak perlu beli lagi dalam waktu lama π
Sekarang berubah jadi,
"Ini bakal kepake hampir tiap hari nggak ya?"
Lucunya, justru barang-barang sederhana yang sering dipakai itu yang paling jarang bikin nyesel. π
Kalau kalian, ada nggak barang yang awalnya dikira biasa aja, tapi sekarang malah nggak bisa lepas dipakai? π
Menurutku ini tipe barang yang awalnya terasa "nggak terlalu penting".
Tapi begitu dipakai buat kerja, kuliah, atau presentasi...
baru sadar kalau hampir tiap hari kepake. π
Kalau laptop kalian sekarang, port-nya masih lengkap atau udah ikut tren "minimalis"? π
Baru sadar...
Laptop sekarang makin tipis.
Tapi port-nya juga ikut dikurangin. π
Mau colok mouse.
Flashdisk dicabut.
Mau presentasi pakai HDMI.
Charger malah harus dilepas. π
Akhirnya nemu adapter 6-in-1 ini.
Kelihatannya kecil...
tapi kayaknya bakal sering kepake...
Aku cek produknya di sini dulu π
π https://t.co/lCebtSCOIB
Yang bikin menarik, satu alat ini udah ada:
β USB 3.0
β HDMI 4K
β SD Card
β Micro SD
β USB-C PD Fast Charging sampai 87W
Ratingnya juga 4,9β dengan 10 ribuan+ terjual.
Kelihatannya yang pertama lebih murah.
Padahal belum tentu lebih hemat.
Makanya sekarang sebelum checkout aku selalu mikir:
""Ini bakal sering kepake nggak?""
Kalau jawabannya iya, baru lanjut checkout. π
Kalau kalian, biasanya lebih lihat harga atau nilai jangka panjangnya? π
Baru sadar...
Kadang yang bikin kita boros bukan karena harga barangnya mahal.
Tapi karena kita cuma lihat harga, bukan nilainya... π
Contohnya gini.
Barang Rp50 ribu rusak dalam 3 bulan.
Barang Rp150 ribu dipakai sampai 3 tahun.
Sekarang malah mikir,
""Kalau semua orang berhenti ngomongin barang ini minggu depan, aku masih tetap pengen beli nggak?""
Kalau jawabannya masih iya,
baru lanjut checkout. π
Kalau kalian lebih sering checkout karena butuh, penasaran, atau lagi FOMO? π
Mungkin ini cuma perasaanku...
Semakin dewasa, aku makin nggak gampang checkout cuma karena lagi viral π
Dulu lihat orang pakai,
langsung pengen ikut punya.
""Sebulan dari sekarang, ini masih bakal kepake nggak?""
Kalau jawabannya iya,
baru lanjut checkout.
Entah kenapa, cara mikir kayak gini bikin belanja jadi jauh lebih tenang π
Kalau kalian, biasanya apa yang bikin yakin buat checkout? π
Baru sadar...
Ternyata barang yang paling sering bikin puas itu bukan yang paling mahal.
Tapi yang tiap hari kepake tanpa bikin nyesel π
Sekarang sebelum checkout aku biasanya nanya ke diri sendiri:
Kayaknya salah satu barang yang baru kerasa penting pas lagi butuh. πKalau kalian, laptopnya masih banyak port atau udah ikut tren "minimalis"? π
Baru sadar...
Laptop sekarang makin tipis.
Tapi port USB-nya juga ikut diet. π
Mau colok mouse.
Flashdisk harus ngalah.
Mau colok flashdisk.
Mouse malah dicabut. π
Akhirnya iseng cari solusi, nemu USB Hub GOOJODOQ ini.
Kelihatannya simpel, tapi kayaknya bakal sering kepake..
Aku cek produknya di sini dulu π
https://t.co/TkgVnzSRbS
Terus iseng baca spesifikasinya.
Ternyata bukan cuma nambah port USB.
Ada slot SD Card, microSD, bahkan bisa dipakai buat transfer data sampai USB 3.0.
Ratingnya juga udah 4,9 dengan 10 ribuan+ terjual.