Sama demo, takut.
Sama tenda, takut.
Sama kritik, takut.
Sama lagu, takut.
Sama lukisan, takut.
Sama meme, takut.
Sama media, takut.
Sama sosmed, takut.
Sama warga, takut.
Sama tulisan, takut.
Sama bendera, takut.
Sama stand-up comedy, takut.
Ringkih bener ya?
Prabowo dalam pidatonya memilih didampingi Megawati dibanding wapresnya sendiri. Apakah Gibran emang nggak diajak atau hanya sekadar out of frame. Tapi ini aneh sih. Silakan yang bisa membaca signal politik…
sebelom bapak memerintah saya mah udah gak percaya dan saya tidak pernah bisa paham sama orang orang yang memilih bapak yang jelas jelas tidak kompeten dalam hal apapun
Sudah tiba ‘sesuai titik’ ya mas Affan. Selamat beristirahat, selamat jalan orang baik, begitu banyak yang mengantar kepergianmu hari ini.
Semalam mas Affan, besok atau lusa bisa kita. Lawan.
#1312 #ripkeadilan#stoppolicebrutality
Sederhana:
Kematian dalam melaksanakan tugas “melindungi rakyat” itu termasuk risiko pekerjaan polisi, tentara, aparat.
Tapi mati dibunuh polisi itu bukan dan tidak pernah termasuk risiko menjadi rakyat.
Bedain. Pikirin.
Serius ini mah, buat kalian yg pengen iseng2 nonton animasi burik itu di bioskop buat materi meme n lucu2an di sosmed, mending gausah deh. Mau walk out dr bioskop di tengah2 pelm, or buat direview buriknya visual atau plot, plis jangan. Pokonya jgn kasi exposur/kontribusi apa2