Ada yang bingung ~ udah terlanjur kaing-kaing di banyak media kalo tuannya pasti datang di persidangan,
eh ternyata ngga muncul..
Ternaknya aja di bohongi apalagi rakyat 😂
Febrie itu bukan cuma "gembong", dia adalah raja korupsi berjubah pahlawan. Sok-sokan membongkar kasus di sana-sini, bikin pengusaha batubara ketar-ketir, tapi ujung-ujungnya rakyat yang jadi sasaran tembak. Listrik dimatikan berhari-hari, pulau-pulau gelap gulita, lemari es mati, dagangan busuk, warung sepi, rakyat kecil menjerit kelaparan dan kepanasan. Tapi dia? Tetap cengar-cengir sambil ngitung duit.
Dari dulu kita tahu, orang-orang model begini itu hobi main sandiwara pemberantasan. Bongkar korupsi musuh politik biar kelihatan gagah, tapi korupsi sendiri jauh lebih kejam dan sistematis. Blackout listrik ini bukan kecelakaan, ini kejahatan terhadap kemanusiaan yang dibungkus dengan jas pemerintahan.
Yang lebih parah, dia masih berani pasang muka sok bersih di depan kamera. Padahal tangannya belepotan duit rakyat. Pengusaha batubara pada ngeluh? Wajar. Karena yang dia incar bukan keadilan, tapi siapa yang tidak mau bayar upeti.
Rakyat sudah bosan jadi korban sandiwara elit. Yang gendut di atas, yang kurus di samping, dan antek-anteknya seperti Febrie ini cuma alat untuk saling sikut. Semua demi kekuasaan dan uang. Rakyat cuma jadi pelengkap penderita.
Rakyatpun sudah paham perang ini diperuntukan pada siapa dan ke siapa.
Karena MUARA nya tertuju pada 2 manusia.
Yang satu gendut dan yang satu lagi kurus.
Rakyat tau arahnya kemana drama ini, karena itu rakyat sudah MUAK 🖕