Setelah mendengar kisahnya, saya menyusunnya seperti berikut ini.
Namanya Uwak Jaman, atau Jaman saja. Setelah menikah, dia ditawarkan tanah sekaligus bangunan oleh temannya. Letak di pinggir jalan, harga terjangkau. Jaman membeli rumah itu dan segera menempatinya bersama istrinya, Imas.