tapi memang orang indonesia ini kenapa ya kayak sirik banget sama orang pinter? sama orang yang juara kelas, sirik. sama orang yang kuliah, juga sirik. apalagi kalau 2 orang ini susah dapat kerja tuh kenapa di farming segitunya sih? gw benci bgt crab mentality yg kaya gini tuh๐ญ
Nah mantep nih udah mulai dimainin narasi utk membenturkan masyarakat vs masyarakat dengan membandingkan-bandingkan kampus pake indikator suka-suka dia aja.
Btw poster AI lu jelek banget.
When ๐ yah ๐ ada ๐ hari ๐ dimana ๐ kita ๐ ga ๐ perlu ๐ khawatirin ๐ career ๐ pressure ๐ academic ๐ pressure ๐ dan ๐ semua ๐ pressure ๐ lainnya ๐
sebenarnya menarik banget gimana mahasiswa ini diperceive sebagai orang yang ga beradab dan beretika perkara *cross check* melawan rezim yang korup. kaget ketika mahasiswa itu aware dengan isu sosial. kayak... kan itu ya tujuannya pendidikan ๐ญ isn't like thats the whole point
aelah mendadak jadi banyak si paling mengedepankan diskusi. lah kemarin-kemarin ke mane aja lu tong waktu mahasiswa diskusi dibubarin, nobar film dokumenter dibubarin, forum akademik dibatalin alesannya demi ketertiban dan menjaga suasana kondusif. giliran sekarang aja lu pada playing victim.
Lagi skripsian, tiap hari aku browsing jurnalnya pake browser Microsoft Edge. Ternyata search-nya otomatis pake Bing, dan tiap browsing itu dapet poin. Poinnya bisa ditukerin jadi voucher Alfamart, grab gift card, donasi, zalora gift card, roblox digital card, dll.
Berhubung saya sekarang udah dicap sebagai si paling jurnal, izin berbagi cara "sederhana" untuk membaca jurnal ilmiah. Skill ini sebenarnya penting, tapi sangat jarang diajarkan, bahkan semasa S1, apalagi dengan adanya AI sekarang yang bisa dengan mudah membuat summary-nya agar mudah dipahami.
Kebetulan ada satu paper menarik yang menjelaskan itu dengan membaginya menjadi 3 tahap, agar lebih mudah.
Yuk kita bahas!
1. ๐ง๐ต๐ฒ ๐๐ถ๐ฟ๐๐ ๐ฃ๐ฎ๐๐
Dalam 5-10 menit, lakukan hal ini:
-Baca cepat judul, abstrak, dan pendahuluan,
-Baca sub judul
-Baca kesimpulan dan referensi
Niatkan fase pertama untuk menjawab 5C (Category, Context, Correctness, Contributions, Clarity).
Setelah melalui fase ini, kalian bisa memutuskan apakah jurnal ini menarik atau apakah kalian bisa membaca ini dengan baik. Karena untuk membaca jurnal ilmiah dibutuhkan ekspertise tertentu.
Tentunya saya yang backgroundnya medis, akan kesulitan membaca jurnal ekonomi atau mengenai mesin pesawat.
2. ๐ง๐ต๐ฒ ๐ฆ๐ฒ๐ฐ๐ผ๐ป๐ฑ ๐ฃ๐ฎ๐๐
Dalam 1 jam, lakukan hal ini:
-Perhatikan gambar, diagram, atau ilustrasi lainnya, terutama grafik. Perhatikan apakah memang hasilnya valid atau "dibuat-buat".
Setelah fase ini, harusnya kita sudah bisa menangkap isi dari jurnalnya, serta mampu membuat summary dari jurnalnya untuk diceritakan ke orang lain.
Bila kalian membaca jurnal yang BUKAN ekpertise kalian, maka membaca sampai second pass itu sudah bagus banget.
3. ๐ง๐ต๐ฒ ๐ง๐ต๐ถ๐ฟ๐ฑ ๐ฃ๐ฎ๐๐
Fase ini terutama ditujukan bila kalian adalah reviewer dari jurnalnya, yang artinya mencapai fase ini tidak selalu dibutuhkan. Pada fase ini kita harus mengidentifikasi dan challenge asumsi pada setiap statement penelitian ini. Bahkan kita harus mempertanyakan apakah argumen dan hasilnya valid, apakah bukti ilmiahnya sudah cukup atau belum untuk support kesimpulannya.
Jujur, saya baru belajar fase 3 ini saat pendidikan S3, karena benar-benar dilatih untuk melakukan review pada studi ilmiah yang belum dipublikasikan.
๐๐ธ๐ต๐ถ๐ฟ ๐๐ฎ๐๐ฎ
Ini adalah tahapan yang sangat disederhanakan dan mungkin sangat berbeda antar bidang ilmiah.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
Keshav. How to Read a Paper.
Biasanya orang yang nyampurin inggris x bahasa Indo itu mmg karena kebiasaan (dari lahir konsumsinya media inggris) gak biar โkeliatan pinterโ, orang-orang yang pengen keliatan pinter ya pake bahasa Indonesia baku nan tertata rapih