@AraituLaki Salah satu kesalahan Koperasi adalah kurangnya daya saing SDM para anggota koperasi. Semua orang bebas masuk jadi anggota koperasi, tanpa tes selektif sesuai pengalaman dan keterampilan. Makanya kalah bersaing dengan konsep Ekonomi Kapitalisme
@tempodotco Ini mungkin sebaiknya jadi pembelajaran kita agar jangan mau kerjasama dengan pemerintah, apalagi ditawari jadi pejabat pemerintahan. Karena jika pahamnya agak bersebrangan dengan pihak pemerintah sudah pasti ada jebakan. Lebih baik jadi pengusaha
@wawanhartanto@BiLLRaY2019 Iya, ngelus dada (dalam paribahasa Jawa artinya bikin khawatir sehingga sesak nafas karena suatu permasalahan nyata)
Aplikasi CRUD bahkan bisa dibuat oleh ChatGPT hingga Gemini Google dalam waktu kurang dari 30 menit. Kenapa harus kerjasama dengan perusahaan ilegal
@Gendoet3G Ini sangat sulit jika tidak dipaparkan jumlah anggota penerima langganan Zoom nya. Namun, jika pemerintah cerdas, maka jangan berlangganan Zoomnya, namun buat aplikasi seperti Zoom maka barulah beli API Zoom.
Sebenarnya membuat aplikasi seperti Zoom mudah apalagi ditambah A.I
@kenhans03 Sebenarnya di lapangan, banyak siswa yang bosan mengeluh lauknya sama setiap minggunya, cuman karena mereka terlanjur sudah dikasih pemerintah secara gratis maka tetap makan.
Jadi kesalahannya di variasi lauk yang kurang beragam dan inovatif
@Hans_prayoga70@Bambangmulyonoo@prabowo Karena fokusnya ke 3 hal, anggaran besar untuk Koperasi Desa Merah Putih, Makan Bergizi Gratis dan pembelian alutsista, anggaran TNI dan Polri. Jadi ketiganya inilah yang perlu dievaluasi.
Karena investor asing banyak kabur, daya beli turun dan IHSG sering anjlok
@Mdy_Asmara1701 Kalau menurut saya, tidak mungkin gajinya berasal dari profit koperasi itu sendiri. Kemungkinan dari PAJAK RAKYAT INDONESIA. Karena banyak konten berseliweran kalau Koperasi yang dibangun berkonsep Toko Sembako dan Jualan Hasil Agraria. Sementara daya beli tidak sebagus AS
@caragampang Salah satu alasan kenapa perusahaan Kapitalis lebih baik daripada Koperasi adalah tenaga kerja/anggotanya banyak ditempatkan di bidang yang sesuai, alias the Right Man In the Right Place. Lalu SDM memiliki keterampilan teori dan teknologi terapan yang cukup baik.
@addy11111@regar_op0sisi Dan usahanya pun modelnya sama seperti bisnis lainnya. Bersifat tradisional dan Semi-Modern. Banyak yang gagal paham tentang arti modern adalah jualan live Tik Tok atau hanya sekedar punya akun Shopee dan Tokopedia.
Kelemahan tentang penguasaan STEM di anggota koperasi inilah
@P3gEl@regar_op0sisi Menurut saya gak laku. Tidak ada Inovasi lain jika hanya mengandalkan sistem jual beli tradisional dan semi modern.
Kelemahan Koperasi (bisnis khas Indonesia) adalah kurangnya SDM yang memadai untuk mengolah dan mengevaluasi kerja-bisnis
@djabrik76@KangManto123 Sebetulnya ada cara lain yang dilakukan seperti negara lain, misalnya seperti Brunei Darrusalam dan Qatar yang memiliki devisa besar dari Minyak Bumi.
Lalu ada Maladewa yang memiliki devisa besar dari Parawisata
@gelaskacaa5@KangManto123 Biasanya besarnya pajak ditentukan oleh persentase. Misalnya pajak 1% diperlakukan jika keuntungan laba bersih kurang dari 1 juta per hari.
Tetapi ada pajak tingkat atas sebesar 4% jika laba bersih dari penjualan diatas 1 juta per hari.
@kapten__monyet Sebetulnya definisi kebahagiaan itu abstrak di dunia nyata. Mana ada orang mengaku bahagia tapi misalnya ada rasa kekhawatiran terhadap perang dunia ketiga, pandemi hingga krisis ekonomi kedepannya. misalnya saja